Monday , 11 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Penyebab Kenaikan Berat Badan Yang Tidak Terduga

Penyebab Kenaikan Berat Badan Yang Tidak Terduga

Penyebab Kenaikan Berat Badan Yang Tidak Terduga

Penyebab Kenaikan Berat Badan Yang Tidak Terduga

Penyebab Kenaikan Berat Badan Yang Tidak Terduga

Penyebab Kenaikan Berat Badan Yang Tidak Terduga – Anda pernah merasa bahwa berat badan Anda selalu bertambah walaupun Anda tidak makan lebih banyak dari yang Anda makan biasanya? Apakah Anda pernah Anda merasa heran karena berat badan Anda tiba-tiba naik?
Anda biasanya akan berpikir bahwa asupan makanan adalah penyebab utama meningkatnya berat badan Anda. Akibatnya Anda akan mengurangi asupan makanan untuk menurunkan berat badan. Padahal, asupan makanan bukan merupakan satu-satunya penyebab kenaikan berat badan, tetapi juga dapat dipicu oleh gaya hidup Anda. Berikut ini adalah paparan mengenai beberapa penyebab kenaikan berat badan naik yang tidak terduga yang perlu Anda ketahui.

1. Makanan terlalu bervariasi
Tanpa disadari, saat Anda memiliki banyak variasi makanan, kemungkinan besar Anda akan makan lebih banyak dari jumlah yang seharusnya. Anda boleh memiliki makanan yang bervariasi, hanya namun asupan gizi yang terkandung di dalamnya perlu diperhatikan. Sebaiknya Anda memperbanyak mengonsumsi makanan yang kalorinya rendah namun kaya akan nutrisi, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, sup kaldu, serta produk olahan susu rendah lemak.

2. Depresi
Suatu penelitian di University of Alabama of Birmingham mengungkapkan bahwa terdapat hubungan antara depresi dan obesitas yang telah dikorelasikan dengan kenaikan resiko terjadinya kanker serta penyakit kardiovaskular.

Wanita cenderung lebih mudah untuk mengalami depresi dibandingkan dengan pria. Umumnya, wanita yang sedang mengalami depresi akan cenderung meningkatkan konsumsi makanannya kemudian banyak tidur untuk melarikan diri dari masalah. Oleh sebab itu, merupakan hal yang wajar jika hal tersebut dapat berdampak pada peningkatan berat badan.

3. Kecanduan gadget
Bermain gadget sebelum tidur tentunya bisa memengaruhi kualitas tidur Anda. Penelitian yang dilaksanakan oleh Harvard T.H Chan School of Public Health mengungkapkan bahwa remaja yang menggunakan smartphone ataupun komputer dalam waktu yang sangat lama memiliki resiko yang sangat besar untuk mengalami obesitas. Hal tersebut terjadi karena remaja yang gemar bermain smartphone atau gadget tersebut biasanya akan meminum minuman yang manis serta minim melakukan aktivitas fisik. Hal ini dapat berakibat remaja tersebut memiliki resiko 43 kali lebih besar untuk mengalami kegemukan dibandingkan dengan remaja yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.

4. Melakukan aktivitas lain sambil makan
Makan sembari menonton televisi atau sambil bekerja di depan komputer ditemukan bahwa dapat meningkatkan berat badan Anda. Tanpa disadari, saat Anda makan sambil melakukan aktivitas lainn, aktivitas makan menjadi terganggu dan Anda menjadi cenderung tidak bisa mengendalikan konsumsi makanan Anda.

Saat Anda tidak sadar dengan makanan yang masuk ke dalam mulut, Anda tidak bisa memproses informasi tersebut lalu tidak akan disimpan di dalam ingatan Anda dalam otak. Dampaknya, tanpa memori setelah makan, Anda cenderung untuk makan lebih cepat dari waktu yang semestinya.

Oleh sebab itu, sebaiknya anda menghindari makan sambil melakukan aktivitas lain. Saat Anda menikmati apa yang dimakan, Anda cenderung akan lebih cepat merasa kenyang sehingga bisa mengendalikan konsumsi makanan yang akan masuk ke dalam tubuh Anda.

5. Bertambahnya usia dan penuaan
Tanpa disadari, bertambahnya usia atau penuaan bisa meningkatkan resiko peningkatan berat badan. Hal ini tidak dapat Anda hindari. Akan tetapi, hal tersebut terjadi karena beberapa pemicu, di antaranya ialah gaya hidup dan pola makan yang tidak baik, faktor genetik, faktor sosial, konsumsi obat-obatan, serta ketidakseimbangan hormon. Berikut ialah beberapa fakor yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan saat bertambahnya usia Anda.
Berkurangnya aktivitas fisik. Seiring pertambahan usia biasanya Anda akan cenderung lebih sering duduk untuk mengerjakan segala tugas dan aktivitas. Hal ini menyebabkan berkurangnya aktivitas fisik Anda sehingga asupan gizi seperti kalori tidak diubah menjadi energi oleh tubuh melainkan akan disimpan sebagai lemak.
Seiring pertambahan usia, Anda akan lebih sering stres. Hal ini dampak dengan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproses makanan yang masuk ke dalam tubuh sehingga dapat terjadi penumpukan zat gizi yang meningkatkan berat badan.
Proses penuaan umumnya berkaitan dengan penurunan kadar dan aktivitas hormon, di antaranya, testosteron, estrogen, progesteron, hormon pertumbuhan dan dua hormon tiroid. Penurunan alami ini diistilahkan sebagai penurunan hormon yang terkait dengan usia, dan akan terus berlangsung sampai 30 tahun.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates