Saturday , 29 April 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Posisi Tidur Ibu Hamil akan Mempengaruhi Proses Persalinan Benarkah ?

Posisi Tidur Ibu Hamil akan Mempengaruhi Proses Persalinan Benarkah ?

Posisi Tidur Ibu Hamil akan Mempengaruhi Proses Persalinan  Benarkah ?

Posisi Tidur Ibu Hamil akan Mempengaruhi Proses Persalinan  Benarkah ?

Posisi Tidur Ibu Hamil akan Mempengaruhi Proses Persalinan Benarkah ?

Posisi Tidur Ibu Hamil akan Mempengaruhi Proses Persalinan  Benarkah ? – Saat anda memejamkan mata serta memulai beristirahat, kadang – kadang anda sama sekali tidak peduli posisi tidur yang menjadi pilihan anda saat beristirahat. Salah satu yang harus anda ketahui bahwa posisi tidur akan berdampak pada kesehatan tubuh anda. Bahkan di dalam beberapa penelitian mengatakan bahwa posisi tidur yang kurang baik akan mempengaruhi kondisi kesehatan anda. Di dalam sebuah survei kesehatan, wanita ternyata lebih sering mengalami kesulitan tidur, bahkan dalam penelitian yang dilakukan oleh National Sleep Foundation menyatakan bahwa sekitar 50% wanita akan merasakan tubuhnya tidak bugar saat bangun dipagi hari. Kondisi ini dapat diperburuk dengan tubuh yang kurang sehat, suasana hati yang sedang buruk bahkan bisa menimbulkan resiko depresi. Oleh sebab itu, sebaiknya anda mengetahui mengenai cara berbaring yang tepat, ketika menentukan posisi tidur yang membantu menentukan kualitas tidur anda.
Pentingnya untuk mengetahui posisi tidur bagi semua orang ialah penentu kualitas tidur serta mengurangi gangguan kondisi saat bangun di pagi hari. Posisi tidur yang krang tepat akan mengakibatkan bertambahnya resiko timbulnya gangguan kesehatan dalam jangka panjang diantaranya kram serta mempengaruhi sirkulasi darah yang tidak lancar. Begitu juga bagi anda yang sedang hamil sebaiknya anda mengetahui beberapa posisi yang bisa membantu anda guna menjaga kesehatan anda serta janin sehingga bisa terhindar dari beberapa resiko kesehatan selama kehamilan serta menjelang persalinan.

Mengetahui informasi tentang kehamilan memang amat diperlukan, salah satunya untuk menjaga kesehatan anda juga janin anda. Salah satu penelitian terbaru yang dilakukan di Negara Selandia Baru menganjurkan ibu hamil untuk tidur dengan posisi miring ke sebelah kiri guna mengurangi resiko bayi meninggal setelah lahir. Walaupun demikian, ibu hamil tidak perlu khawatir dikarenakan resikonya amat kecil. Bahkan di dalam penelitian menyatakan bahwa kemungkinan bayi meninggal setelah lahir pada ibu yang mempunyai posisi tidur yang tidak miring kekiri ialah 3, 93/1000, sedangkan bagi ibu hamil yang mempunyai posisi tidur miring ke kiri ialah 1, 96/1000 ibu hamil.

Di dalam penelitian yang telah dilakukan, peneliti mewawancarai sebanyak 155 wanita yang pernah melahirkan bayi lahir kemudian meninggal. Para wanita itu ditanyai mengenai beberapa hal diantaranya posisi saat akan tidur, saat bangun tidur di minggu akhir kehamilan serta ketika bangun pada kelahiran bayi. Salah satu hal yang ditemukan ialah adanya peningkatan resiko bayi meninggal sesudah lahir pada ibu hamil yang mempunyaii gangguan tidur seperti mendengkur / kesulitan bernafas, hal ini berhubungan dengan hanya sedikit asupan oksigen yang dihirup oleh bayi. Ada pula hubungan yang signifikan yang ditemukan di antara tidur teratur pada siang hari / tidur yang lama di malam hari bagi ibu hamil. Salah satunya memiliki hubungan dengan aliran darah dari ibu menuju janin. Walaupun demikian, pengujian untuk hipotesa itu perlu dilakukan lebih lanjut guna mendapatkan hasil yang lebih akurat dalam menjelaskan hubungan antara posisi tidur dengan ibu hamil.

Dengan demikian bagi ibu hamil dianjurkankan untuk tidur dengan posisi miring kesebelah kiri saat menjelang proses persalinan. Salah satu penjelasannya adalah jika ibu hamil yang tidak menggunakan posisi miring ke sebelah kiri saat tidur, janin akan menekan vena cava inferior atau pembuluh darah besar yang mengalirkan darah ibu menuju darah janin, sehingga membawa darah kembali ke jantung serta mengurangi pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh ibu juga janin. Walaupun demikian, faktor kesehatan ibu serta janin sangat berpengaruh namun berbeda – beda pada masing – masing ibu hamil. Jika anda mengalami kehamilan yang bermasalah atau memiliki komplikasi saat hamil, maka ada kemungkinan besar reduksi aliran darah akan semakin berpengaruh terhadap kesehatan anda serta janin yang sedang anda kandung.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi ibu hamil yang usia kehamilannya sudah memasuki trimester akhir. Ada baiknya anda selalu memperhatikan hal – hal kecil yang mungkin bisa mempengaruhi kesahatan anda maupun janin anda. Terima kasih.

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates