Friday , 28 April 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Tips Memerah, Menyimpan dan Memberikan ASI

Ketahui Tips Memerah, Menyimpan dan Memberikan ASI

Ketahui Tips Memerah, Menyimpan dan Memberikan ASI

Ketahui Tips Memerah, Menyimpan dan Memberikan ASI

Ketahui Tips Memerah, Menyimpan dan Memberikan ASI

Ketahui Tips Memerah, Menyimpan dan Memberikan ASI – Pada saat ini banyak wanita yang bekerja sehingga harus meninggalkan anaknya yang masih dalam kondisi membutuhkan ASI. Namun untuk tetap bisa memberikan ASI kepada bayi, seorang ibu tidak kehabisan akal sehingga asupan ASI tetap terjaga. Dengan demikian dapat memberikan air susu ibu merupakan kebahagiaan utama untuk perempuan sendiri. ASI adalah makanan anak usia 0-2 tahun yang terbaik untuk anak, setiap bayi mempunyai hak untuk memperoleh ASI dari seorang ibunya. Akan tetapi, bagi wanita yang pekerja, untuk memberikan ASI maka membutuhkan perjuangan.

Berikut merupakan tips-tips yang bisa dijadikan panduan seorang ibu supaya tetap bisa memberikan ASI kepada bayinya, diantaranya:
1.    Persiapan yang dilakukan sebelum memerah atau memompa susu :
a.    Pilihlah waktu dimana ASI dalam payudara dengan kondisi paling penuh terisi, pada umumnya akan terjadi di waktu pagi hari.

b.    Gunakanlah peralatan yang sudah disterilkan terlebih dahulu. Jika menggunakan alat breast pump, bersihkan segera sesudahdigunakan supaya sisa susu tidak mengering serta akan menjadi sulit dibersihkan.

c.    Pilihlah tempat yang nyaman serta tenang ketikamemompa susu.

d.    Sebelumnya mencuci tangan dengan menggunakan sabun serta payudara dibersihkan dulu dengan air ataupun ASI dikeluarkan dengan sedikit kemudian dioleskan pada puting. Sebelum mulai minumlah satu gelas air atau cairan yang lain misalnya susu, juice, dan lainya. Disarankan untuk minum yang hangat agar dapat membantu untuk merangsang ASI.

e.    Usahakan kondisi tubuh dalam keadaan relax.

f.    Kompres payudara dengan menggunakan air hangat kira – kira 2 sampai 10 menit agar bisa membantu ASI dapat keluar secara lancar.

g.    Jika mengalami kesulitan bisa meminta oksitosin ke dokter.

2.    Lama penyimpanan ASI setelah diperah / dipompa :
a.    Apabila ruangan tidak ber-AC dianjurkan untuktidak lebih dari empat jam.

b.    Akan tetapi apabila ruangan ber-AC bisa menyimpan hingga 6 jam. Harus diingat bahwa suhu ruangan harus tetap stabil, seperti AC tidak mati pada saat terdapat botol ASI.

c.    ASI perah dapat disimpan di dalam lemari es yang akan bertahan hinggadelapan hari di ruangan terpisah dari bahan yang lainnya. yang ada di lemari es. Jika disimpan dengan bahan yang lainya, maka ASItidak disimpan lebih dari 3×24 jam atau 3 hari.

d.    ASI hasil perah yang disimpan di dalam freezer bisa bertahan hingga 3 bulan. Akan tetapihindarimenyimpan ASI dalam freezer sebabdapat mengalami variasi perubahan terhadap suhu terbesar.

e.    Apabila kebetulan memiliki freezer yang terdapat penyimpanan untuk daging terpisah atau deep freezer maka mempunyai suhu yang lebih rendah dari suhu freezer dengan demikian ASI perah bisa disimpan hingga 6 bulan.

3.    Cara menyimpan ASI hasil pompa atau perasan, yaitu:
a.    Simpanlah ASI ke dalam botol yang sudah disterilkan terlebih dahulu.

b.    Botol yang paling baik sebenarnya yang terbuat dari gelas atau dari kaca. Apabila menggunakan botol dari plastic pastikanlah jenis plastiknya yag cukup kuat (tidak akan meleleh apabila direndam dengan air panas).

c.    Hindari penggunaan botol susu yang berwarna ataupun bergambar sebab kemungkinan catnya akan meleleh apabila terkena panas.

d.    Tempelkan label pada botol ASI dengan mencantumkan tanggal penyimpanan serta jam ASI diperah atau dipompa.

e.    Simpanlah ASI ke dalam botol dengan tutup yangrapat.

f.    Apabila dalam satu hari ibu memompa ASI dengan beberapa kali, ibu dapatmenggabungkan ASI ke dalam botol yang sama. Dengan ketentuan jangka waktu pompa atau perah yang pertama serta yang berikutnya tidak melebihi 24 jam serta suhu pada tempat botol disimpan dengan suhu yang stabil antara 0 sampai 15 °Celcius.

4.    Cara memberikan ASI perah pada bayi, yaitu:
a.    Panaskanlah ASI dengan membiarkan botol yang dialiri air hangat (tidak mendidih) atau dengan merendam botol ke dalam baskom menggunakan air hangat.

b.    Hindarimendidihkan air kemudian botol ASI dimasukan ke dalamnya.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates