Saturday , 29 April 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Upaya Penanganan, Komplikasi dan Pencegahan Penyakit Lemah Jantung

Seputar Upaya Penanganan, Komplikasi dan Pencegahan Penyakit Lemah Jantung

Seputar Upaya Penanganan, Komplikasi dan Pencegahan Penyakit Lemah Jantung

Seputar Upaya Penanganan, Komplikasi dan Pencegahan Penyakit Lemah Jantung

Seputar Upaya Penanganan, Komplikasi dan Pencegahan Penyakit Lemah Jantung

Seputar Upaya Penanganan, Komplikasi dan Pencegahan Penyakit Lemah Jantung – Pada penderita yang mengalami penyakit lemah jantung, untuk melakukan pengobatannya, terdapat penanganan dengan perlakuan yang berbeda, dimana perbedaan ini sesuai dengan tipe ataupun jenis kondisi lemah jantung yang dialami. Kekhawatiran utama dengan kondisi penyakit ini yaitu timbulnya komplikasi yang serius serta bahkan menyebabkan kematian yang mendadak. Oleh karena itu segala upaya tindakan medis yang dapat dilakukan merupakan upaya untuk mencegah timbulnya komplikasi ataupun terjadinya kematian secara mendadak. Terdapat beberapa prosedur medis atau bentuk tindakan untuk melakukan penanganan terhadap pasien dengan kondisi lemah jantung.1. Upaya Penanganan Penayakit Lemah Jantung
a. Pasien jenis Dilated cardiomyopathy
Pada jenis pasien ini dilakukan penanganan dengan obat-obatan ataupun jenis implan defibrilator kardioversi dimana obat ini ditanamkan di dalam tubuh penderita. Jenis obat- obatan yang diberikan kepada penderita adalah jenis obat agar dapat mencegah penggumpalan darah, dapat menurunkan tekanan darah, dapat memperlambat denyut jantung, dapat meningkatkan aliran darah, dan dapat mengeluarkan kelebihan cairan yang terdapat dalam tubuh. Defibrilator kardioversi juga mempunyai fungsi agar dapat memantau ritme kerja pada jantung.

b. Pasien jenis Hypertrophic cardiomyopathy
Pada penanganan ini jenis obat-obatan yang diberikan merupakan jenis obat-obatan agar untuk menstabilkan ritme detaknya, dapat mengurangi tenaga pada pompa jantung, dan supaya jantung menjadi lebih rileks.

c. Pasien Jenis Restrictive cardiomyopathy
Penanganan jenis ini dilakukan agar dapat mengurangi gejala yang dialami penderita.

d. Pasien Jenis Arrhythmogenic right ventricular cardiomyopathy
Penanganan jenis ini menggunakan obat yang dapat mengontrol serta mengatur ritme kerja pada jantung.

e. Ventricular assist devices (VAD)
Penanganan ini dilakukan agar dapat darah dala jantung sirkulasinya menjadi lancer.

f. Transplantasi Jantung
Penanganan ini dilakukan sebagai alternatif untuk pengobatan yang terakhir. Penanganan ini dilakukan pada saat prosedur pengobatan yang lainnya dirasa kurang maupun tidak efektif.

2. Komplikasi Penyakit Lemah Jantung
a. Penggumpalan darah
Penggumpalan darah dapat beresiko terhambatnya aliran darah ke bagian seluruh organ tubuh serta dapat mempengaruhi kondisi kesehatan organ tubuh yang lainnya.

b. Kerusakan katup Jantung
Penyakit lemah jantung dapat memicu terjadinya kerusakan pada katup jantung. Katup jantung yang rusak akan menyebabkan tidak dapat menutup secara sempurna. Dampaknya darah yang keluar dari jantung dapat berpotensi untuk kembali masuk ke bagian dalam jantung.

c. Gagal Jantung
Keadaan otot jantung yang melemah dapat menyebabkan gagal jantung sebab jantung gagal untuk memompa darah, yang dapat mengakibatkan kematian secara mendadak.

3. Pencegahan Penyakit Lemah Jantung
Tindakan yang terbaik untuk melakukan menghindari penyakit ini yaitu dengan melakukan pencegahan. Berikut pola hidup yang dapat diterapkan agar dapat mencegah penyakit lemah jantung diantaranya :a. Menjaga proporsionalitas berat badan.
b. Melakukan olahraga secara rutin dari mulai yang ringan agar dapat melatih jantung.
c. Hentikan kebiasaan merokok.
d. Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol
e. Istirahat yang cukup untuk kesehatan tubuh dan jantung.
f. Mengurangi asupan kadar garam atau sodium yang berlebihan.
g. Hindari aktifitas yang dapat memicu timbulnya stress.
h. Lakukan pemeriksaan secara rutin agar dapat memantau kesehatan jantung ataupun organ-organ yang lainnya.
i. Bagi pasien dengan penanganan gejala, disiplinlah dalam mengikuti anjuran serta resep-resep yang diberikan oleh tenaga medis serta teruslah berkonsultasi dengan dokter.
j. Untuk orang yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, kewaspadaan haruslah lebih tinggi.

 

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates