Tuesday , 12 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Tips Melakukan Kompres yang Benar

Tips Melakukan Kompres yang Benar

Tips Melakukan Kompres yang Benar

Tips Melakukan Kompres yang Benar

Tips Melakukan Kompres yang Benar – Pada umumnya kondisi demam merupakan bukanlah suatu penyakit akan tetapi lebih cenderung suatu kondisi tubuh yang mungkin akibat kelelahan berlebih karena beraktifitas yang menguras tenaga anggota tubuh ataupun juga kemungkinan terjadi suatu infeksi dalam tubuh karena adanya suatu mikroorganisme yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.Dalam mengatasi demam seringkali masyarakat melakukan kesalahan untuk mengompres pasien pada saat demam. Berikut merupakan hal yang harus diperhatikan dalam pengompresan ketika demam:

1. Perhatikan Kondisi Pasien
Cara memperhatikan keadaan pasien, yakni dengan menganalisa apakah kondisi pasien mengalami gelisah ataupun bahkan hingga mengigau karena ketidaksadaran akibat rendahnya toleransi terhadap kondisi demam itu sendiri. Perhatikan juga kebutuhan pasien terkait cairan untuk mencegah dehidrasi dengan meraba kulit pasien.

2. Suhu Tubuh
Apabila indikasi pasien positif sudah mengalami demam dengan demikian untuk mengukur suhu tubuh dengan alat menggunakan termometer, dimana jika suhu melebihi 39°celcius bisa dikategorikan kondisi demam yang tinggi serta harus cepat mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Obat demam
Sebenarnya kegiatan dalam mengompres badan adalah opsi untuk alternatif dalam meminimaslisir saja, pada saat demam pasien harus diberikan asupan cairan yang banyak dan apabila diperlukan berikanlah jenis obat untuk penurun demam seperti parasetamol maupun ibuprofen. Perrhatikan dosis konsumsi obat, jika berlebihan akan berdampak terhadap kesehatan dimana organ tubuh penderita khususnya pada organ hati serta ginjal akan mengalami gangguan.

Setelah mengetahui serta memahami beberapa keadaan demam tersebut, berikut merupakan cara yang benar dalam mengompres demam sebagai berikut:

1. Hindari Air Dingin
Apaila selama ini sudah terbiasa menggunakan air dingin sebagai air untuk mengompres dengan demikian biasakanlah mulai sekarang mengompres badan yang demam dengan air yang hangat, sebab dengan pengompresan menggunakan air dingin dapat membuat kinerja pada hipotalamus akan menjadi kebingungan yakni antara menurunkan suhu ataupun menaikkan suhu tubuh. Disebabkan terjadinya suatu proses thermoregulator yakni antara badan yang demam dengan proses kompres dengan air dingin dan pada saat kompres dengan air dingin yang menyentuh kulit dengan demikian dapat memberikan dampak reaksi di dalam pembuluh darah yang akan menyempit secara mendadak.

2. Posisi di Bawah Ketiak atau di Lipatan Paha
sebenarnya letak kompres di dahi adalah cara yang salah, sebab hal tersebut tidak dapat mengoptimalkan suatu proses penurunan pada suhu tubuh, karena kompres akan terhalang oleh adanya tulang tengkorak di kepala, alangkah baiknya kompres disimpan di bawah ketiak aupun di lipatan paha yang mempunyai ukuran pembuluh darah yang lebih besar dengan demikian suhu tubuh kan segera turun.

3. Penggunaan Kompres instan
Seseorang dapat memilih opsi untuk menggunakan kompres instan yang sudah dijual bebas di pasaran dimana konsepnya hydrogel dapat berperan untuk menyerap panas pada tubuh serta akan mengalirkannya pada kompres akan tetapi usahakanlah dalam meletakkan pengompresan di daerah yang benar artinya bukan di dahi namun pada ketiak maupun di pangkal paha, sesuaikanlah ukurannya dengan daerah untuk pengompresan agar dapat membuat pasien terasa nyaman.

4. Pengkondisian
Setelah melaksanakan serangkaian pengompresan badan yang dalam kondisi demam secara benar, hal ini juga harus perhatikan yaitu harus tetap memberikan pasien cairan baik itu berupa sup, hangat, air susu maupun air mineral demi menghindari resiko dehidrasi pada saat demam menyerang, pastikanlah tubuh pasien untuk mengenakan baju yang tipis serta nyaman maupun dengan selimut tipis untuk pengoptimalan dalam penurunan suhu tubuh, kurangilah paparan dari udara AC yang secara langsung pada pasien untuk kenyamanan selama pasien istirahat.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates