Thursday , 24 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Penyebab Kadar Trombosit Tinggi

Ketahui Penyebab Kadar Trombosit Tinggi

Ketahui Penyebab Kadar Trombosit Tinggi

Ketahui Penyebab Kadar Trombosit Tinggi

Ketahui Penyebab Kadar Trombosit Tinggi

Ketahui Penyebab Kadar Trombosit Tinggi – Trombosit mempunyai peran untuk proses pembekuan darah dimana pada saat trombosit dalam kondisi yang berlebihan, maka hal tersebut disebut dengan trombositosis reaktif. Kondisi tersebut karena akibatterlalubanyak platelet di dalam tubuh. Seseorang dengan kondisi trombosit yang berlebih, ia akan mengalami gejala seperti badan akan terasa lemah, terasa nyeri di bagian dada, berjalan sempoyongan, sakit kepala, mengalami perubahan di bagian indera penglihatan secara sementara, tangan dan kaki kesemutan atau mati rasa, pingsan, pembesaran limpa, pada kulit timbul memar, feses yang keluarnya bersama dengan darah, gusi berdarah, mimisan, denyut cepat pada bagian kaki dan tangan, sensasi nyeri ditambah seperti halnya terbakar di area tangan dan kaki serta akan muncul kemerahan di bagian kaki dan tangan.

Jumlah trombosit yang tinggi akan diketahui dengan hasil tes darah di labratorium. Terdapat berbagai faktor penyebab yang dapat mampu menyebabkan produksi tinggi pada trombosit sebagai berikut:

1.    Anemia Hemolitik
Kondisi anemia hemolitik merupakan jenis anemia yang mengakibatkan tubuh dapat melakukan penghancuran pada sel-seldarah merah dengan cepat.

2.    Kekurangan Zat Besi
Akibat mengalami anemia,dapat mengakibatkan sel-sel darah merah menjadi tidak normal. Trombositosis mempunyai potensi dapat mengakibatkan kadar zat besi menjadi rendah di dalam tubuhnya.

3.    Pasca Operasi
Seseorang yang sudah menjalani operasi bisa mengalami trombositosis. Dimana risiko produksi trombosit akan tinggi pada orang yang sudah menjalani prosedur pembedahan akan lebih besar dibanding mereka dengan melakukan pengobatan.

4.    Peradangan
Produksi trombosit bisa meningkat dengan berlebihan pada saat tubuh mengalami kondisi inflamasi atau mengalami peradangan. Trombositosis akan terjadi karena akibat kondisi rheumatoid arthritis, mengalami gangguan jaringan ikat, akibat penyakit celiac, maupun karena inflamasi atau radang usus.

5.    Gangguan Sumsum Tulang Belakang
Pada saat mengalami gangguan pada sumsum tulang belakang, dapat memicu terjadinya trombositemia yang esensial serta dapat membuat produksi untuk membentuk trombosit akan menjadi berlebihan. Sehingga jumlahnya juga akan berlebihan dibanding jumlah normalnya.

6.    Serangan Jantung
Seseorang dengan kondisi serangan jantung dapat meningkatkan risiko untuk mengalami trombositosis atau terjadinya kelebihan trombosit. Produksi trombosit bisa mengalami peningkatan pada penderita yang mengalami serangan jantung.

7.    Pankreatitis
Kondisi akibat penyakit pankreatitis dapat berakibat kematian sebab hanya terdapat bagian organ pancreas saja yang akan diserang, baik pada pancreatitis akut ataupun kronis, keduanya akan sangat berbahaya serta bisa meningkatkan potensi trombositosis.

8.    Trauma
Trauma ataupun syok dapat terjadi akibat mengalami cederayang beratyang dapat meningkatkan jumlah trombosit tinggi. Masalah trauma yang terjadi alangkah baiknya dikonsultasikan dengan ahlinya, misalnya kepada psikiater supaya kondisi kesehatan mental dapat terjaga dengan baik.

9.    Olahraga
Akibat aktifitas olahraga yang berlebihan maka pada beberapa orang akan menjadi pemicu mengalami trombosit yang berlebih di dalam tubuh.

10.    Perdarahan Serius
Pada saat seseorang mengalami kondisi cedera serta mengalami perdarahan dengan kondisi yang parah, dengan demikian dapat mengakibatkan seseorang akan kehilangan banyak darah. Pada kondisi tersebut, maka dapat menjadikan produksi trombosit menjadi naik dari jumlah yang secara normal.

11.    Reaksi Alergi
Seseorang yang mengalami sensitivitas tinggi karena beberapa hal ataupun benda, dengan demikian akan menghasilkan suatu reaksi alergi. Dengan adanya reaksi alergi dapat meningkatkan resiko penderita alergi akan mengalami trombosit yang tinggi di dalam tubuh.

12.    Penyakit Ginjal
Seseorang yang mengalami penyakit ginjal, dapat meningkatkan resiko terjadinya trombositosis.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates