Thursday , 24 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » 7 Tanda Keputihan Tidak Normal Pada Daerah Kewanitaan

7 Tanda Keputihan Tidak Normal Pada Daerah Kewanitaan

 7  Tanda  Keputihan  Tidak Normal Pada Daerah Kewanitaan

 7  Tanda  Keputihan  Tidak Normal Pada Daerah Kewanitaan

7 Tanda Keputihan Tidak Normal Pada Daerah Kewanitaan

 7  Tanda  Keputihan  Tidak Normal Pada Daerah Kewanitaan  – Semua kaum wanita pasti tidak asing dengan masalah keputihan. Keputihan yang dialami wanita kerap membuat kesal. Terlebih, bila keputihan menyebabkan munculnya bau tidak sedap di organ wanita. Sayangnya, hampir semua wanita berhadapan dengan masalah ini minimal wanita mengalmi keputihan 1-2 kali dalam hidupnya. Keputihan terbagi atas dua jenis, yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis.

Yang pertama adalah keputihan fisiologis, keputihan ini biasanya terjadi pada masa subur dan menstruasi. Ciri-cirinya, cairan yang keluar dari vagina encer, berwarna bening, serta tidak berbau dan jumlahnya pun sedikit. Keputihan jenis ini merupakan keputihan yang normal  terjadi pada setiap wanita. Yang kedua yaitu keputihan patologis, keputihan ini merupakan  keputihan yang tidak normal. Cirinya yaitu cairan bersifat kental, bewarna putih seperti susu, terkadang berwarna kekuningan dan berbau yang tidak sedap, disertai rasa gatal disekitar kewanitaan.

Keputihan sebenarnya merupakan reaksi alami dari tubuh sebagai pembersih alami vagina supaya terhindar dari virus dan bakteri. Para ibu hamil biasanya akan mengalami keputihan lebih sering dikarenakan perubahan hormone yang terkait dengan kehamilan. Saat keputihan, wanita akan mengeluarkan lendir dimana lendir ini diproduksi di dalam leher rahim dengan membawa kotoran yang ada di dalam vagina. Jumlah dan warna keputihan biasanya akan tergantung dengan kondisi menstruasi yang dialami. Keputihan yang normal biasanya akan mengeluarkan lendir putih yang tidak berbau dan tidak perih serta gatal pada daerah kewanitaan.

Jika mengalami keputihan yang disertai dengan rasa gatal, berbau tidak sedap dan warnanya tidak putih maka anda harus waspada karena itu merupakan salah satu indikasi bahwa anda mengalami keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal ini sangat jarang di alami oleh remaja putri yang belum masuk masa pubertas dan orang yang sudah manapause. Jadi, jika anda atau anak anda, teman anda dan kerabat anda mengalami gejala keputihan yang tidak normal sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnose dan pengobatan yang tepat dan optimal.

Ketahui Jenis Keputihan yang Tidak Normal

Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa keputihan juga bisa menjadi tidak normal. Berikut ini adalah jenis-jenis keputihan yang tidak normal yang perlu anda ketahui :

1. Keputihan berlendir dan berwarna cokelat atau bercampur darah

Keputihan jenis ini biasanya disebabkan karena siklus menstruasi yang tidak teratur. Namun anda tetap disarankan untuk periksa ke dokter karena bisa menjadi salah satu indikasi adanya penyakit kanker serviks atau mulut rahim.

2. Waspadai keputihan yang disertai dengan rasa nyeri dan pendarahan

Jika anda merasa  nyeri pada daerah kewanitaan anda, disertai sakit di daerah tulang panggul serta bagian vagina saat buang air kecil serta mengeluarkan darah dan disertai dengan keputihan, ini mengindikasikan adanya penyakit gonorhoe atau klamidia. Kedua penyakit tersebut jika dibiarkan saja maka bisa menyebabkan terjadinya penyakit kelamin menular yang bisa merusak organ kewanitaan anda. Penyakit ini termasuk penyakit yang sangat berbahaya sehingga mengharuskan anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat jika memang benar anda mengalaminya

3. Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning dan berbuih

Jenis keputihan ini biasanya disebabkan oleh adanya parasit trikomoniasis dimana ini merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual. Lendir keputihan yang seperti ini biasanya mengeluarkan bau yang tidak sedap, jumlahnya banyak dan berbau amis ketika buang air kecil biasanya juga disertai dengan rasa nyeri dan sakit yang sangat luar biasa. Pada vagina biasanya akan mengalami gatal dan bintik merah. Jika anda mengalaminya sebaiknya segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter secepatnya.

4. Keputihan yang disertai dengan rasa melepuh di area kewanitaan

Kepuithan ini biasanya disebabkan oleh adanya herpes genital. Gejala dari keputihan jenis ini ditandai dengan adanya melepuh seperti sariawan di area organ intim. Penyakit ini juga bisa menular dan bisa diatasi dengan menggunakan antivirus. Namun bagi para penderitanya harus selalu waspada karena ada kemungkinan untuk kambuh lagi di masa yang akan datang.

5. Berwarna merah mudadan berlendir pada keputihan Keputihan

Seseorang yang mengalami keputihan jenis ini biasanya terjadi pada para wanita yang telah melahirkan, karena keputihanya bercampur dengan darah nifas yang belum pulih dengan sempurna.

6. Keputihan dengan lendir yang cair dan berwarna putih disertai rasa gatal pada daerah kewanitaan

Keputihan ini disebabkan oleh adanya infeksi jamur atau ragi yang menyebabkan munculnya lendir yang berwarna putih dengan rasa gatal yang luar biasa namun lendir keputihan tersebut tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Lendir tersebut akan membuat gatal di area vagina serta saat berhubungan intim. Keputihan ini bukan merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual namun harus segera diobati dengan menggunakan antijamur yang sudah banyak dijual di pasaran dan bisa ditemukan dengan mudah.

 7. Keputihan dengan lendir yang berwarna abu-abu  disertai bau amis

Keputihan ini terjadi karena bakteri baik yang ada di dalam lendir keputihan lebih sedikit dibandingkan dengan bakteri jahatnya sehingga menyebabkan vaginosis bakteri. Penderitanya akan mengalami kepuithan dengan lendir berwarna putih hingga abu-abu, namun tidak disertai dengan iritasi, gatal dan bau tidak sedap. Ini merupakan salah satu akibat dari adanya infeksi namun tidak akan menular melalui hubungan seksual. Penderita disarankan untuk mengkonsumsi obat antijamur yang saat ini sudah banyak dijual bebas di pasaran.

Selain karena infeksi, bakteri dan virus, keputihan yang tidak normal juga bisa disebabkan oleh penggunaan sabun yang tidak sesuai untuk membersihkan area kewanitaan sehingga vagina akan merasa perih dan nyeri. Sangat disarankan bagi anda untuk menggunakan air hangat dan sabun khusus supaya vagina tetap sehat dan terbebas dari keputihan yang tidak normal.

About ida purnamasari43@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates