Saturday , 19 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Penyebab dan Tipe Obesitas

Seputar Penyebab dan Tipe Obesitas

Seputar Penyebab dan Tipe Obesitas

Seputar Penyebab dan Tipe Obesitas

Seputar Penyebab dan Tipe Obesitas

Seputar Penyebab dan Tipe Obesitas – Obesitas merupakan proporsi lemak dalam tubuh dengan proporsi yang berlebihan. Dapat dikatakan obesitas apabila beratnya 20% ataupun lebih di atas pada berat normal. Berat yang normal merupakan apabila indeks pada massa tubuhnya ada pada kisaran 18,5 sampai 24,9, sedangkan berat badan yang berlebihan apabilaindeksnya 25 sampai 29,5, namun seseorang dapat dikatakan obesitas apabila indeks masa tubuhnya di atas 30. Pada kondisi obesitas dapat terjadi apabila kalori yang dikonsumsi dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan yang dibakar. Terdapat banyak faktor obesitas, diantaranya:

1.    Faktor Genetik
Obesitas akan cenderung dapat terjadi pada seseorang dengan riwayat keluarga dengan kondisi obesitas, atau dapat terjadi secara keturunan. Apabila orang tua atau salah satunya mempunyai berat badan yang berlebihan, dengan demikian sang anak juga akan mempunyai resiko besar untuk mengalami hal yang sama. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa apabila ibu secara biologis badanya mengalami obesitas, sehingga keturunannya mempunyai peluang 75% akan mengalami obesitas.

2.    Faktor Usia
Apabila usia semakin tua, maka kemampuan dalam tubuh seseorang untuk dapat memetabolisme makanan dapat melambat, dengan demikian tubuh tidak akan membutuhkan kalori yang terlalu banyak.

3.    Faktor Gender
Wanita akan cenderung dengan mudah untuk mengalami obesitas jika dibandingkan pada pria. Hal ini diakibatkan karena pria mempunyai tingkat metabolism yang lebih tinggi jika dibandingkan pada wanita, bahkan pada saat beristirahat ataupun tidur. Hal tersebut artinya bahwa pria akan memerlukan lebih banyak kalori di dalam tubuhnya. Dengan demikian pada saat wanita memasuki masa menopause dimana tingkat metabolismenya maka akan semakin menurun. Sehingga banyak wanita yang sudah menopause badannya menjadi lebih gemuk.

4.    Faktor Lingkungan
Selain akibat faktor genetic atau keturunan, factor dari lingkungan juga sangat mempunyai peranuntuk terjadinya obesitas. Dimana faktor lingkungan yang meliputi pola hidup ataupun kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya terkait apa yang ia konsumsi ataupun seberapa aktif ia dalam menjalani aktivitas setiap harinya.

5.    Aktivitas Fisik
Dengan seseorang yang menjalani aktifitas secara fisik maka memerlukan lebih banyak kalori daripada orang yang kurang aktif dalam beraktifitas. Orang yang selalu aktif menjalani aktifitas setiap harinya maka dapat membakar kalori lebih banyak, dan juga dapat menggunakan lemak tubuh untuk energi apabila kalori di dalam tubuhnya sudah tidak mencukupi.

6.    Obat-obatan tertentu
Beberapa jenis obat-obatan juga dapat mengakibatkan berat badan bertambah secara berlebihan, misalnya steroid serta pada beberapa jenis obat dengan sebagai antidepresan.

Untuk mengetahui resiko penyakit serta jenis olahraga yang tepat, maka perlu diketahui tipe obesitas.Berdasarkan distribusi pada lemak yang ada di dalam tubuh terdapat dua kelompok obesitas, diantaranya :

1.    Tipe android (buah apel)
Dalam tipe ini dimana penumpukkan lemak terjadi pada tubuh di bagian atas misalnya dada, pundak, leher serta muka. Pada obesitas tipe android dimana tubuh dapat menyerupai seperti bentuk buah apel. Keadaan ini biasanya dapat terjadi pada pria maupun wanita yang mengalami masa menopause.

Tipe android mempunyairesiko lebih tinggi untuk terkena penyakit yang berkaitan dengan metabolisme lemak serta glukosa seperti penyakit jantung, diabetes, stroke atau hipertensi, sebab terjadi timbunan lemak dengan kategori lemak jenuh. Dengan demikian, pada obesitas dengan tipe android dapat lebih mudah dalam menurunkan berat badan. Dalam menurunkan berat badan pada tipe obesitas ini bisa dengan melakukan olahraga yang tepat serta dengan diet yang benar.

2.    Tipe Ginoid (buah pir)
Pada obesitas tipe buah pir ini pada umumnya diderita oleh wanita. Dimana penumpukan lemak dapat terjadi di bagian bawah pada daerah perut, daerah pinggul, paha serta pantat. Sebab lemak yang mengalami penumpukan merupakan adalah lemak tidak jenuh, tipe obesitas ini juga relatif lebih aman jika dibandingkan dengan tipe sebelumnya. Akan tetapi pada tipe ini juga lemak akan sulit dibakar, dengan demikian untuk menurunkan berat badan bisa lebih sulit.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates