Saturday , 19 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Resiko Operasi Caesar untuk Ibu dan Bayi

Ketahui Resiko Operasi Caesar untuk Ibu dan Bayi

Ketahui Resiko Operasi Caesar untuk Ibu dan Bayi

Ketahui Resiko Operasi Caesar untuk Ibu dan Bayi

Ketahui Resiko Operasi Caesar untuk Ibu dan Bayi – Operasi Caesar merupakan jenis operasi yang dilakukan untuk ibu yang akan melahirkan. Operasi caesar dilakukan untuk menyelamatkan nyawa bayi serta ibunya apabila dilakukan kelahiran secara normal. Operasi caesar ini dilakukan proses pembedahan pada dinding perut hingga rahim. Operasi caesar yang akan dilakukan diberikan obat bius terlebih dahulu agar dapat menjaga timbulnya rasa sakit. Operasi caesar dilakukan pada kehamilan yang mengalami masalah seperti posisi bayi yang tidak sesuai, ketuban pecah secara dini, dan lain sebagainya. Namun dibalik kelebihan operasi caesar, terdapat kekurangan yang menjadi resiko pada bayi dan ibu, diantaranya:1. Masalah baru seputar operasi
Meskipun operasi caesar cukup aman untuk dilakukan, akan tetapi dapat terjadi masalah seputar operasi. Timbulnya rasa sakit pada pasien dapat dirasakan pasca operasi caesar. Bahaya pasca operasi caesar dapat segera ditangani supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

2. Muncul resiko alergi dan infeksi
Pada beberapa orang yang akan melakukan operasi Caesar dapat diberikan antibiotik untuk masa penyembuhan serta masa pemulihan. Hal tersebut dapat menimbulkan resiko infeksi serta alergi dari zat antibiotik. Secara alami, tubuh dapat menciptakan antibiotik dengan sendirinya. Apabila antibiotik yang diberikan mempunyai sifat tidak sesuai dengan tubuh pasien, yang dapat terjadi yaitu reaksi alergi.

3. Pendarahan akan lebih tinggi
Operasi caesar dilakukan yang meliputi pembedahan pada bagian perut hingga rahim. Dengan operasi caesar maka banyaknya kulit yang akan dilakukan penyayatan, dengan demikian tidak menutup kemungkinan banyak darah yang akan keluar. Dengan demikian dapat memicu pendarahan yang lebih tinggi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan seorang ibu mengalami anemia, dengan demikian harus segera dilakukan transfusi darah.

4. Rasa sakit caesar lebih lama
Meskipun selama operasi caesar menggunakan obat bius, namun obat bius hanya akan merdam rasa sakit selama masa operasi. Dengan demikian jika obat bius sudah habis maka akan terasa sangat sakit.  Bahkan rasa sakit yang akan dirasakan dapat bertahan lebih lama jika dibandingkan pada pasien yang melakukan persalinan secara normal.

5. Muncul masalah pada organ lain
Pembedahan operasi caesar dilakukan di area mulai dari perut hingga rahim. Dengan demikian, organ lain misalnya kandung kemih, usus besar, otot otot rahim dapat ikut andil. Hal tersebut dapat mengakibatkan berkurangnya fungsi organ yang lainnya. Misalnya resiko dengan melemahnya usus besar serta otot rahim dan juga pembentukan darah menjadi beku di kaki serta panggul.

6. Resiko Caesar kembali Hingga Kemandulan
Pasien dengan melahirkan operasi Caesar, maka biasanya untuk kelahiran yang selanjutnya harus melakukan bedah caesar juga. Hal tersebut disebabkan karena akan terjadi resiko terdapat plasenta yang tertahan. Pasien dengan operasi caesar dapat melukai beberapa organ yang lainnya terlebih bagian organ reproduksi. Wanita dengan bedah caesar dapat mempunyai resiko kemandulan yang lebih tinggi dibandingkan wanita yang melakukan persalinan secara normal.

7. Meningkatkan masalah pernafasan Bayi
Neonatal respiratory distress atau masalah pernafasan menjadi resiko berbahaya yang akan terjadi pada bayi.

8. Resiko infeksi lebih tinggi bagi wanita gemuk
Pada wanita obesitas yang melakukan operasi caesar mempunyai resiko yang lebih tinggi, sebab dapat berhubungan dengan timbulnya masalah pasca operasi misalnya terjadinya infeksi. Masalah yang sangat sering terjadi yaitu infeksi pada bagian saluran kencing.

9. Pemberian ASI yang tertunda
Seorang wanita yang melahirkan dengan operasi caesar maka akan mengalami masa pemulihan yang lebih lama. Sebab cukup banyak titik serta bagian organ yang harus disembuhkan juga akan lebih terasa sakit dengan waktu yang lama. Dampaknya akan merasa kesulitan untuk menyusui bayinya.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates