Tuesday , 26 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Hidup Normal bagi Penderita Hepatitis B

Hidup Normal bagi Penderita Hepatitis B

Hidup Normal bagi Penderita Hepatitis B

Hidup Normal bagi Penderita Hepatitis B

Hidup Normal bagi Penderita Hepatitis B

Hidup Normal bagi Penderita Hepatitis B – Mendengar vonis dari dokter bahwa Anda menderita penyakit hepatitis B kronis bisa menjadi hal yang sangat menakutkan. Namun dengan melakukan tindakan yang tepat, Anda tetap bisa menjalani hidup secara normal layaknya orang sehat pada umumnya.

Pada umumnya kekebalan tubuh bisa membasmi sepenuhnya virus hepatitis B yang bisa menyebabkan peradangan pada hati manusia. Akan tetapi tubuh sebagian orang tidak mampu untuk melakukannya, sehingga virus bisa bertahan dan berkembang di dalam tubuh dan berubah menjadi hepatitis B kronis.

Apabila hal ini tidak ditangani secara akurat, hepatitis B kronis bisa menyebabkan gangguan kesehatan dalam jangka waktu yang panjang, antara lain gagal hati, kerusakan hati, kanker hati, hingga bisa menyebabkan kematian.

Meskipun belum ditemukan obat guna membasmi virus hepatitis B seluruhnya, kini sudah terdapat obat-obatan antivirus seperti entecavir dan peginterferon alfa-2a, yang bisa menekan aktivitas virus sehingga hal ini dapat mencegah perkembangan komplikasi yang serius pada hati.

Rata-rata penderita hepatitis B kronis mempunyai usia harapan hidup yang lama. Namun terdapat hal yang perlu diingat ialah penderita perlu untuk selalu berhati-hati sebab bisa menularkan virus itu kepada orang lain melalui darah serta cairan tubuh yang lain, misalnya melalui berbagi jarum suntik ataupun hubungan seksual.

Cara Mengatasi Gangguan yang Menyertai Penyakit Hepatitis B

Tidak dapat disangkal, mengidap penyakit kronis bisa menyebabkan gangguan pada kondisi tubuh sekaligus bisa memengaruhi kondisi kesehatan mental. Beberapa hal yang biasanya dirasakan oleh penderita Hepatitis B kronis adalah :

  1. Sering merasa Lelah

Para penderita hepatits B dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas yang terlalu banyak. Ketika Anda merasakan lelah, gunakan waktu untuk beristirahat ataupun tidur siang dapat  mengembalikan stamina tubuh Anda.

  1. Rasa mual bisa merusak selera makan Anda.

Makan serta minumlah semampu Anda. Bila perlu, tanyakan pada dokter anda mengenai obat yang bisa membantu mengurangi rasa mual itu. Asupan vitamin ataupun suplemen nutrisi perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter penyakit dalam.

  1. Merasa stres.

Selain menyerang kesehatan tubuh, hepatitis B kronis pun dapat menyebabkan gangguan emosional pada penderitanya. Penderita bisa mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat, misalnya dari pasangan ataupun keluarga. Disamping itu, penderita juga dapat bergabung dengan Komunitas Peduli Hepatitis.

Walaupun demikian, beberapa penderita hepatitis B kronis sama sekali tidak merasakan gejala apapun. Tidak heran bila banyak yang merasa kondisinya sehat, walaupun sebenarnya organ hati sudah terinfeksi dan digerogoti virus. Sekitar 20 % penderita hepatitis B kronis yang tidak mendapatkan perawatan akan mengalami sirosis hati pada puluhan tahun yang akan datang.

Semangat untuk Hidup Sehat

Penyakit hepatitis B kronis memang tidak bisa dikendalikan secara penuh oleh penderitanya, akan tetapi yang perlu diingat ialah penderita masih bisa memegang kendali dari berbagai faktor yang bisa menentukan tingkat kesehatannya sendiri. Berikut ini ialah beberapa hal yang bisa dilakukan.

  1. Jauhi rokok serta minuman keras sebab bisa berbahaya bagi organ hati yang sudah terinfeksi virus hepatitis B.
  2. Makan makanan bernutrisi guna membantu menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh. Misalnya biji-bijian utuh, daging tanpa lemak serta buah dan sayuran sebagai sumber protein. Hindari untuk mengonsumsi makanan siap saji atau makanan di dalam kemasan yang sudah diproses secara kimiawi.
  3. Minum banyak air putih serta jus.
  4. Hindari makanan kerang mentah sebab bisa mengandung bakteri yang berbahaya bagi hati.
  5. Lakukan olahraga secara teratur serta beristirahat dengan cukup guna memperkuat sistem imunitas tubuh yang sangat diperlukan dalam melawan virus.
  6. Ketika mengonsumsi obat serta pengawasan kondisi kesehatan penderita hepatitis B kronis, tetap perlu melalui konsultasi dengan dokter ahli.
  7. Efektivitas obat-obatan untuk menekan virus hepatitis B hanya akan bisa sampai beberapa tingkatan tertentu saja. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah pengobatan yang Anda lakukan efektif / tidak, yakni dengan mengecek darah dan pemeriksaan kondisi organ hati melalui pemeriksanan ultrasound atau USG.
  8. Selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam ataupun ahli hepatologi, sebaiknya dilakukan sekitar 1 – 2 x dalam setahun, atau tergantung dari kondisi kesehatan tubuh Anda.

 

About seli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates