Wednesday , 13 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Esofagus

Seputar Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Esofagus

Seputar Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Esofagus

Seputar Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Esofagus

Seputar Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Esofagus

Seputar Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Esofagus – Esophagus merupakan tabung yang berrongga dengan tugasnya yang mengangkut makanan serta cairan dari bagian tenggorokan ke bagian lambung. Pada saat seseorang menelan, maka dinding -dinding dari esofagus akan berkontraksi agar dapat mendorong makanan untuk turun ke dalam lambung. Kelenjar – kelenjar di bagian lapisan esophagus akan menghasilkan lendir, untuk memelihara jalan terusan menjadi lembab serta agar membuat menelan menjadi lebih mudah. Seseorang yang sudah dewasa, maka memiliki panjang esophagus yaitu kira- kira 10 inches. Terdapa dua macam kanker kerongkongan yang akan tergantung dari jenis sel yang ganas. Kanker esophagus akan dimulai pada kerongkongan akan tetapi bisa berkembang di luar dinding esophagus serta akan menyebar ke bagian tubuh yang lain misalnya hati, tulang, paru-paru, serta bagian otak yang melalui sistem limfatik.

A. Gejala Kanker Esofagus
Adapun gejala-gejalanya dari kanker esophagus ini, diantaranya:
1. Nyeri dada atau mulas
2. Berat badan menurun
3. Muntah Darah dan / atau Kotoran Tarry
4. Suara serak
5. Batuk yang berlangsung dalam jangka waktu lama
6. Mulas perasaan atau asam
7. Dada atau tenggorokan akan merasa seperti terhambat untuk makanan
8. Cegukan bersamaan dengan kesulitan untuk menelan makanan serta sakit pada saat menelan

Beberapa masalah kondisi pada perut serta gejala lain akan menyerang penyakit kanker termasuk masalah mulas, gangguan pencernaan, perut tidak nyaman atau terasa sakit, kembung pada perut apabila sudah mengkonsumsi makanan, nafsu makan menurun, diare, sembelit, kelemahan ataupun kelelahan, mual dan muntah, darah dalam tinja atau, nyeri pada bagian perut, dan lain sebagainya.

B. Faktor-Faktor Risiko Kanker Esofagus
Faktor yang menyebabkan kanker esophagus tidak dapat diketahui secara pasti, namun beberapa studi menjelaskan terdapat  factor -faktor yang bisa meningkatkan risiko untuk mengembangkan penyakit kanker esophagus, diantaranya:

1. Umur
Kanker esophagus akan mudah terjadi pada saat seseorang yang sudah berusia tua, dimana kebanyakan orang akan mengalami kanker esophagus yaitu usia diatas 60 tahun.

2. Kelamin
Kanker esophagus pada umumnya akan terjadi pada pria- pria dibandingkan pada wanita -wanita.

3. Penggunaan Tembakau
Akibat kebiasaan merokok sigaret- sigaret ataupun menggunakan tembakau yang tidak berasap merupakan satu dari banyak faktor risiko utama yang menyebabkan kanker esophagus.

4. Penggunaan Alkohol
Akibat kebiasaan minum beralkohol secara kronis maupun berat merupakan faktor risiko yang menyebabkan kanker esophagus. Seseorang yang memiliki kebiasaan minum – minuman beralkohol serta penggunaan tembakau memiliki suatu risiko yang sangat tinggi untuk menyebabkan penyakit kanker esophagus. Para ahli sudah percaya bahwa kandungan – kandungan yang terdapat dalam bahan tembakau mapun minuman keras, dapat meningkatkan efek – efek berbahaya yang lainnya.

5. Barrett’s Esophagus
Akbat iritasi jangka panjang bisa meningkatkan resiko untuk terkena kanker esophagus. Jaringan – jaringan di dasar dari kerongkongan bisa menjadi teiritasi apabila asam lambung dengan sering balik untuk masuk ke dalam esophagus, hal ini disebut dengan gastric reflux. Dengan melalui waktu, dimana sel- sel pada bagian yang teriritasi dari esophagus akan mungkin berubah serta akan mulai menyerupai sel – sel yang melapisi lambung. Keadaan seperti ini, disebut dengan istilah Barrett esophagus, yang merupakan keadaan sebelum ganas atau premalignant yang dapat berkembang ke dalam bagian adenocarcinoma dari esophagus.

6. Tipe-Tipe Iritasi Lain
Faktor penyebab – penyebab yang lain dari iritasi ataupun kerusakan yang signifikan di lapisan esophagus, misalnya akibat menelan cairan alkali ataupun senyawa – senyawa caustic (tajam) yang lain, maka bisa meningkatkan resiko penyaki kanker esophagus.

7. Riwayat penyakit
Pada penderita yang sudah memiliki penyakit kanker seperti kanker kepala serta leher lainya akan meningkatkan untuk terkena penyakit kanker esophagus.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates