Tuesday , 23 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Bahaya !!! Banyak Meminum Air Putih

Bahaya !!! Banyak Meminum Air Putih

Bahaya !!! Banyak Meminum Air Putih

Bahaya !!! Banyak Meminum Air Putih

Bahaya !!! Banyak Meminum Air Putih

Bahaya !!! Banyak Meminum Air Putih – Rasanya tak hanya sekali kita dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih, bahkan lebih banyak lebih bagus. Benarkah demikian? Ternyata, saat bicara air putih, istilah ‘too much of a good thing’ juga berlaku. Sama halnya dengan kekurangan air, kebanyakan air juga punya efek negatif. Saat asupan air berlebihan, ginjal tak mampu mengolah kelebihan air tersebut, sehingga kandungan sodium dalam darah pun menjadi sangat rendah. Kondisi ini disebut dengan hyponatremia, yang ditandai dengan gejala hampir mirip dehidrasi, antara lain sakit kepala, rasa letih, mual, dan muntah. Jika hyponatremia yang dirasakan cukup ringan, gejala-gejalanya bersifat sementara dan bisa segera hilang.
Banyak minum itu bagus, tapi tidak 1 galon sekaligus juga, sih….

Akan tetapi, hyponatremia berat juga bukan tak mungkin terjadi. Hyponatremia berat biasanya terjadi akibat asupan air yang terlalu banyak dalam waktu singkat. Seperti dijelaskan oleh Dr. Wolfgang Liedtke dari Duke University Medical Center, saat seseorang minum air dalam jumlah sangat banyak dalam waktu singkat, ginjal tak bisa memproses air tersebut sehingga kadar sodium (elektrolit yang fungsinya mengatur jumlah air dalam setiap sel tubuh) menurun drastis, yang kemudian mengakibatkan sel-sel tubuh, termasuk sel-sel di otak, kepenuhan air. Hal ini akan membuat otak mengalami pembengkakan. Kalau otak membengkak, bisa terjadi kejang-kejang, koma, bahkan kematian.

Pertanyaan besarnya, berapa banyak air yang dibutuhkan tubuh kita? Aturan standar yang berlaku adalah minimal delapan gelas. Itu tidak salah, namun kalau mau lebih presisi, ada rumusnya sendiri. Seperti dikutip dari webmd.com, “Kebutuhan air setiap orang tergantung pada berat badan, aktivitas, dan iklim tempat tinggal. Secara umum, setiap orang sebaiknya minum sekitar 0.5 hingga 1 ounce (atau sekitar 15 hingga 30 ml) air per pound berat badannya setiap hari,” ujar Trent Nessler dari Baptist Sports Medicine di Amerika Serikat. Sebagai contoh, apabila seseorang punya bobot 60 kg (kurang lebih 132 pounds), maka ia sebaiknya minum air putih 66 hingga 132 ounce (kira-kira 1,9 hingga 3,9 liter) per harinya.
Banyak minum = banyak buang air kecil

Apa yang terjadi pada tubuh kita ketika kita terlalu banyak minum?

1. Merusak Komposisi Darah
Darah memiliki plasma darah dengan kadar kekentalan darah secara fisiologis dalam tubuh yang terukur. Bila banyak minum maka dikawatirkan akan mengganggu kadar kekentalan darah.

2.    Meningkatkan jumlah volume darah
Jika volume darah meningkat maka akan mengganggu kinerja jantung dan sistem pembuluh darah kita atau kemungkinan sistem tertutup. Volume air yang meningkat akan seiring dengan meningkatnya tekanan pada sistem pembuluh darah yang tertutup itu. Keadaan seperti itu  akan memperkerjakan organ ginjal bekerja sangat keras untuk mengurangi jumlah air dalam sirkulasi darah di dalam tubuh.

3. Meningkatkan kinerja ginjal dari yang seharusnya
Tubuh memiliki ginjal yang berfungsi untuk  menyaring setiap cairan yang masuk kedalam tubuh. Apabila banyak cairan yang harus disaring, maka beban yang diterima ginjal akan semakin besar. Apabila hal ini terlalu sering maka glomerulus dapat rusak yang mengakibatkan berbagai penyakit ginjal.

4. Tubuh mengalami hiponatraemia
Hiponatraemia adalah kondisi abnormal di dalam tubuh, dikarenakan darah kekurangan kadar natrium (kadar garam). Ginjal tak mampu memfilternya dengan cepat. Natrium ialah mineral elektrolit yang membantu mengatur jumlah kadar air di dalam dan di sekitar sel-sel tubuh. Bila terlalu banyak minum air, akan mengakibatkan natrium dalam tubuh menjadi encer. Natrium atau sodium adalah salah satu mineral penting bagi tubuh, sebagai penjaga kadar garam dalam darah.

Kekurangan natrium dalam tubuh dapat menyebabkan volume darah menurun sehingga tekanan darah menurun, namun denyut jantung meningkat tajam. Secara normal konsentrasi natrium dalam darah berkisar antara 135 – 145 milmol/liter. Namun dalam kondisi hiponatraemia konsentrasi natrium ini kurang dari 135 milmol/liter. Mengakibatkan kadar cairan dalam tubuh akan meningkat, dan sel-sel dapat mengalami pembengkakan.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates