Thursday , 21 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Klorin ada di Pembalut Wanita dan Ketahui Bahayanya

Klorin ada di Pembalut Wanita dan Ketahui Bahayanya

Klorin ada di Pembalut Wanita dan Ketahui Bahayanya

Klorin ada di Pembalut Wanita dan Ketahui Bahayanya

Klorin ada di Pembalut Wanita dan Ketahui Bahayanya

Klorin ada di Pembalut Wanita dan Ketahui Bahayanya – Dilakukannya penelitian baru-baru ini dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memperlihatka sebagian besar pembalut yang ada dan terdaftar di Kementerian Kesehatan dan dijual di pasaran ternyata mengandung klorin dengan kadar yang bermacam-macam.

Pengujian kadar klorin dilakukan pada Januari-Maret 2015 di laboraturium independen yang terakreditasi dengan mengambil sampel sembilan merek pembalut dan tujuh merek pantyliner yang dijual di retail moderen (supermarket). Ternyata dari hasil pengujian memperlihatkan bahwa seluruh sampel pembalut yang ada berisi klorin dengan rentang 5 sampai dengan 55 ppm.

Padahal, Food and Drug Administration (FDA) atau lembaga pengawasan obat dan makanan di Amerika Serikat menetapkan bahwa seluruh produk yang digunakan untuk menstruasi, baik pembalut atau tampon, harus bebas klorin karenazat ini membahayakan kesehatan. Klorin adalah bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih.

Anggota Pengurus Harian YLKI Ilyani Sudrajat mengatakan selama ini cukup banyak keluhan dari perempuan yang mengatakan pembalut yang mereka gunakan menyebabkan iritasi.
“Ini mengenai reproduksi perempuan yang harus diperhatikan dengan baik. Sangat disayangkan pemerintah kita belum membuat regulasi akan hal ini,” kata Ilyani.

Dalam pengujian yang dilaksanakan di laboratorium independen TUV NORD pada Januari-Februari 2015, terbukti nyata ada sembilan merek pembalut dan tujuh merek pantyliner mengandung klorin dengan kadar beragam, dengan hasil sebagai berikut:

Pembalut:
1. Charm: 54,73 ppm
2. Nina Anion: 39,2 ppm
3. My Lady: 24,44 ppm
4. VClass Ultra: 17,74 ppm
5. Kotex: 8,23 ppm
6. Hers Protex: 7,93 ppm
7. Laurier: 7,77 ppm
8. Softex: 7,3 ppm9. Softness Standard Jumbo Pack: 6,05 ppm

Pantyliner:
1. V Class: 14,68 ppm
2. Pure Style: 10,22 ppm
3. My Lady: 9,76 ppm
4. Kotex Fresh Liners: 9,66 ppm
5. Softness Panty Shields: 9,00 ppm
6. CareFree Superdry: 7,58 ppm
7. Laurier Active Fit: 5,87 ppm

Produsen dari merk beberapa pembalut tidak mencantumkan kandungan klorin pada komposisi. Namun hasil pengujian YLKI menunjukkan pembalut dan pantyliner itu mengandung klorin yang biasa digunakan sebagai pemutih.

Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan kaget mendengar informasi ini. “Beritahu merk-merknya apa saja nanti saya akan menulisnya dan ini akan jadi PR saya,” kata dia saat dihubungi Tempo pada Selasa, 7 Juli 2015. Dirjen SPK akan berkomunikasi dan membicarakan hal ini dengan pemegang merk yang disebut YLKI.

Menurut dia, selama ini Kementerian Perdagangan telah melakukan upaya pencegahan dalam tingkat prapasar maupun setelah memasuki pasar. Salah satunya ialah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebelum barang memasuki pasar, mereka sudah melakukan uji coba contoh barang dan menentukan apakah layak atau tidak layak untuk dijual di pasaran Indonesia. Saat sudah berada di pasar pun, terkadang dilaksanakan inspeksi mendadak untuk memeriksa kualitas barang.

Namun, menurut Widodo, problem terletak pada konsistensi pengusaha. Ada pengusaha yang saat pemeriksaan sebelum barang di pasarkan dan ternyata barangnya memenuhi standar kelayakan, namun kurang konsisten menjaga kualitas ini. Begitu masuk pasar, kualitas menurun. “Nomor barangnya sudah terdaftar, tapi kualitasnya tak konsisten,” kata dia.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates