Thursday , 21 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Penularan Penyakit Sifilis dan Pengaruhnya Terhadap Kehamilan

Penularan Penyakit Sifilis dan Pengaruhnya Terhadap Kehamilan

Penularan Penyakit Sifilis dan Pengaruhnya Terhadap Kehamilan

Penularan Penyakit Sifilis dan Pengaruhnya Terhadap Kehamilan

Penularan Penyakit Sifilis dan Pengaruhnya Terhadap Kehamilan

Penularan Penyakit Sifilis dan Pengaruhnya Terhadap Kehamilan – Penyakit sifilis merupakan salah satu penyakit seksual yang dapat terjadi pada alat kelamin baik laki – laki ataupun perempuan. penyakit sifilis dapat terjadi akibat troponema palidum yang dapat mengakibatkan luka atau dapat terjadi peradangan di bagian alat vital. penyakit sifilis merupakan jenis penyakit menular.

Sifilis dapat ditularkan atau dapat diturunkan dari seorang ibu ke janin di dalam kandungannya. Sifilis kongenital, dapat terjadi melalui infeksi transplasental yang akan terjadi ketika janin ada di dalam kandungan ibu yang mengalami sifilis.

Cara penularan penyakit sifilis yang lainnya yaitu dapat melalui transmisi darah. Hal tersebut dapat terjadi apabila pendonor darah mengalami penyakit sifilis dengan stadium awal. Selain itu penularan juga dapat terjadi dengan cara lain, yakni melalui barang – barang yang sudah tercemar bakteri penyebab penyakit sifilis yaitu treponema pallidum.

Dengan demikian dapat disimpulkan resiko terjadi penularan penyakit sifilis dapat terjadi apabila:
1. Melakukan hubungan seksual bersama seseorang yang mengalami penyakit sifilis, apabila tidak pernah melakukan hubungan seksual secara aktif bersama penderita sifilis dengan demikian ia tidak akan mempunyai resiko untuk terkena penyakit sifilis ini.

2. Ibu yang menderita sifilis pada saat sedang mengandung maka janinnya akan tertular.

3. Dapat menular lewat transfusi darah dari darah yang mengalami sifilis.

Sifilis yang dialami pada wanita yang hamil bisa mempengaruhi proses kehamilannya serta mempengaruhi janin. Berikut merupakan pengaruh sifilis terhadap kehamilan diantaranya:
1. Infeksi yang terjadi pada janin akakn terjadi setelah minggu ke 16 kehamilan serta pada kehamilan dini, dimana Treponema sudah bisa menembus barier plasenta.

2. Akibatnya kelahiran mati serta partus prematurus.

3. Bayi akan lahir dengan lues konginetal yaitu diskuamasi telapak tangan-kaki, pemfigus sifilitus, serta kelainan mulut dan juga kelainan gigi.

4. Jika ibu hamil menderita baru 2 bulan terakhir tidak dapat terjadi lues konginetal.

Diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan terjadinya gejala. Diagnosis yang pasti dapat ditegakkan berdasarkan dari hasil pemeriksaan laboratorium serta pemeriksaan fisik. Infeksi yang akan terjadi pada janin dapat terjadi minggu 16 kehamilan dimana terjadi kelahiran mati, partus prematurus, cacat bawaan pada sang janin.

Diagnosis pada wanita hamil cukup sulit di tegakkan sebab pada wanita hamil akan terjadi perubahan hormon. Adapun diagnosis dapat ditegakkan, sebagai berikut:

1. Pemeriksaan serologic yakni VDRL atau veneral diesses research laboratory.
2. Dengan menggunakan lapangan yang gelap, agar dapat membuktikan langsung adanya spirokaeta treponea palidum.
3. Fungsi lumbal agar dapat membuktikan neurosifilis.

Wanita hamil yang mengalami penyakit sifilis harus diobati dengan sedini mungkin, alangkah baiknya sebelum hamil ataupun pada usia triwulan I dilakukan pencegahan penularan pada janin. Suami juga harus diperiksa yang menggunakan suatu tes reaksi wasserman serta VDRL, jika diperlukan obati dengan menggunakan terapi penisilin G yang injeksi. Perlu diketahui juga untuk pemilihan pada obat – obatan bagi wanita hamil harus memperhatikan dampak buruk yang dapat terjadi pada janinya. Sedangkan jenis pinisilin dan eritrosin merupakan obat untuk ibu hamil yang tidak memberikan efek atau pengaruh buruk terhadap janinnya.

Berikut merupakan asuhan sesudah persalinan pada penderita sifilis, diantaranya:
1. Jika ke adekuatan untuk pengobatan pada ibu tidak dapat diketahui ataupun apabila ibu tidak memperoleh pinisilin maka ibu harus mendapatkan tindakan terapi.

2. Pada bayi yang selamat, banyak yang mengalami sifilis congenital yang bisa mengakibatkan kecacatan pada fisik serta retardasi mental.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates