Monday , 11 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Bahaya Penyakit Asma pada Ibu Hamil

Bahaya Penyakit Asma pada Ibu Hamil

Bahaya Penyakit Asma pada Ibu Hamil

Bahaya Penyakit Asma pada Ibu Hamil

Bahaya Penyakit Asma pada Ibu Hamil

Bahaya Penyakit Asma pada Ibu Hamil – Asma adalah jenis penyakit yang berkaitan dengan saluran pernafasan. Apabila seseorang mengalami penyakit asma ini maka penderitanya dapat merasa sulit atau sesak dalam bernafas serta kadang akan terdengar suara pada saat bernafas. Penyakit asma berbahaya apalagi jika dialami pada wanita hamil. Penyakit asma adalah jenis penyakit yang dapat terjadi secara tiba – tiba pada wanita hamil. Pada kasus yang sudah terjadi sebanyak 8% wanita hamil kemungkinan akan mengalami penyakit asma pada saat hamil tanpa ada riwayat asma dari sebelumnya.Penyakit asma memang bukanlah penyakit yang termasuk penyakit kronis, gejala penyakit asma juga masih dapat dikontrol, dengan demikian tidak dapat mengganggu kesehatan ibu hamil serta bayi. Akan tetapi apabila penyakit asma sudah parah sehingga dapat membahayakan kesehatan bayi dan juga ibu yang mengandungnya.

Wanita hamil dengan penyakit asma yang sudah parah tidak hanya akan mengancam nyawa seorang ibu yang mengandung, akan tetapi juga dapat mengancam nyawa sang janin bayi di dalam kandungan. Pernafasan janin yang ada di dalam kandungan akan sangat dipengaruhi oleh pernafasan pada ibunya sebab bayi akan mendapat oksigen yang berasal dari ibunya. Asma yang terjadi dengan waktu yang relatif lama bisa memutus pernafasan ibu hamil dengan demikian akan berdampak negatif juga pada janin yang dikandungnya.

Berikut merupakan beberapa bahaya penyakit asma pada ibu hamil diantaranya:
1. Gangguan oksigen pada janin
Gejala asma yang akan dialami pada ibu hamil akan berdampak pada pernafasan janin. Hal tersebut bisa mengakibatkan gangguan oksigen pada sang janin. Untuk proses perkembangannya janin di dalam kandungan memerlukan oksigen. Apabila asupan oksigen tersebut terganggu sehingga perkembangan janin untuk tumbuh akan ikut terganggu. Hal tersebut dapat menjadikan janin tidak dapat berkembang dengan normal.

2. Vagina mengalami pendarahan
Mengidap penyakit asma pada saat hamil menyebabkan vagina akan mengalami pendarahan. Segeralah untuk mengatasi penyakit asma apabila sedang pada tahap ringan supaya tidak dapat membawa dampak buruk hingga vagina mengalami pendarahan.

3. Morning sickness
Morning sickness banyak dialami pada wanita hamil. Gejala morning sickness seperti mual serta muntah – muntah dan sering mengalami pusing di pagi hari. Morning sickness juga akan terjadi akibat kurangnya suplai oksigen pada ibu maupun bayi. Kurang suplai oksigen ini dapat terjadi akibat adanya penyakit asma yang dapat mengakibatkan ibu menjadi sesak nafas serta akan kesulitan untuk melakukan pernapasan.

4. Persalinan sulit
Wanita hamil yang mempunyai penyakit asma akan meningkatkan resiko persalinan yang sulit. Proses persalinan memerlukan tenaga yang sangat ekstra dan pernafasan yang lancar. Pada saat mengambil tenaga agar dapat mendorong kelahiran pada saat proses persalinan dengan demikian sangat dibutuhkan pernafasan yang panjang dalam membantu mengumpulkan tenaga supaya proses persalinan bisa berjalan secara cepat serta lancar. Apabila wanita yang hamil mengidap penyakit asma, apalagi pada saat melahirkan kambuh sehingga akan sangat berbahaya, hal tersebut bisa mengakibatkan untuk memilih melahirkan secara Caesar.

5. Tekanan darah tinggi pada ibu hamil
Pada wanita hamil apabila sering mengalami penyakit asma dapat mengakibatkan terjadinya tekanan darah tinggi atau hipertensi selama kehamilan. Tekanan darah pada saat hamil seharusnya pada kondisi yang normal. Darah tinggi pada wanita hamil, apabila terlalu tinggi ataupun terlalu rendah pada bisa membahayakan kesehatan ibu maupun calon bayi.

6. Kelahiran bayi premature
Bayi dapat berkembang secara baik apabila memperoleh asupan makanan dan oksigen yang seimbang dengan demikian bisa tumbuh dengan baik hingga waktu lahiran terjadi. Akan tetapi apabila salah satu asupan tidak cukup seperti asupan oksigen yang kurang sehingga bisa mengakibatkan kelahiran bayi yang menjadi prematur.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates