Friday , 21 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Penyebab Perut Melilit Saat Hamil

Penyebab Perut Melilit Saat Hamil

Penyebab Perut Melilit Saat Hamil

Penyebab Perut Melilit Saat Hamil

Penyebab Perut Melilit Saat Hamil

Penyebab Perut Melilit Saat Hamil – Perut melilit pada saat hamil tentu akan dirasakan serta dialami oleh wanita hamil. Memang pada saat hamil hamil akan merasakan adanya suatu gangguan pada tubuh yang terasa nyeri atau perut terasa melilit. Keluhan perut melilit pada umumnya akan terjadi sebab wanita hamil akan mengalami perubahan hormon di dalam tubuh yang akan membuat perutnya terasa sakit. Terutama pada saat masa awal suatu kehamilan, dimana perut akan terasa melilit. Akan tetapi pada saat memasuki tri semester kedua, maka rasa melilit akan mulai jarang terjadi.Terdapat beberapa penyebab yang akan membuat perut mengalami melilit pada saat hamil sebagai berikut:

1. Perubahan hormon dalam tubuh
Pada masa kehamilan seorang wanita dapat mengalami perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuhnya. Beberapa perubahan itu akan memicu datangnya rasa kram ataupun menyebabkan perut akan terasa melilit. Gejala ini akan sering dialami pada wanita yang ada pada masa awal kehamilan.

2. Kehamilan ektopik
Kehamilan ektopik adalah salah satu jenis kehamilan yang tidak normal. Dimana kehamilan ektopik adalah kondisi kehamilan yang terjadi di luar kandungan di bagian luar rahim. Kehamilan ektopik akan membuat janin tidak dapat bertahan hidup akibat tidak dapat berkembang seperti halnya kehamilan lainnya.

3. Gangguan pada pencernaan
Perut melilit yang terjadi pada wanita hamil disebabkan karena mengalami gangguan pada sistem pencernaan. Gangguan pada sistem pencernaan pada wanita hamil pada umumnya diakibatkan karena sembelit. Untuk wanita hamil yang tidak ingin mengalami kondisi sembelit alangkah baiknya mengkonsumsi makanan dengan kaya serat.

4. Gerakan bayi dalam perut
Selain di awal kehamilan menginjak usia kehamilan 5 sampai 6 bulan, maka perut akan terasa melilit, namun kondisi melilit pada usia tersebut bisa karena ulah bayi. Pada usia kandungan 5 sampai 6 bulan, bayi mulai aktif untuk bergerak. Gerakan bayi yang kadang disertai dengan gerakan tendangan, dapat membuat perut untuk memicu terasa melilit.

5. Implantasi
Pada usia 2 sampai 6 minggu masa kehamilan, janin dapat mengimplan dirinya pada saat berada di dalam rahim. Implantasi yang akan terjadi pada usia awal masa kehamilan, akan membuat ibu terasa kurang nyaman dengan kondisi perut yang terasa melilit. Pada masa usia ini, ibu akan merasakan seolah mengalami sakit seperti menstruasi. Namun rasa sakit yang dialami merupakan hasil dari aktivitas pada tumbuhnya janin di rahim ibu.

6. Kista ovarium
Nyeri di bagian perut dapat diakibatkan oeh adanya penyakit kista pada ovarium. Kista adalah tumor jinak yang dapat tumbuh di bagian ke dua sisi ovarium.

7. Infeksi dalam Rahim
Sakit yang melilit pada wanita hamil kemungkinan akan terjadi infeksi pada rahim. Infeksi bisa terjadi akibat terdapat bakteri yang masuk ke dalam rahim yang melalui vagina. Terdapat berbagai jenis infeksi yang dapat terjadi bahkan dapat mematikan sepeti pada penyakit AIDS.

8. Keguguran
Perut melilit akan diakibatkan oleh akibat keguguran. Keguguran pada wanita hamil, biasanya akan ditandai dengan terjadinya pendarahan. Pada saat mengalami rasa sakit yang sangat hebat di bagian perut juga disertai bersama keluarnya darah yang tidak berhenti sesudah lewat dari setengah jam, segeralah periksakan diri ke bidan atau dokter kandungan. Terdapat beberapa gejala pada kondisi keguguran yang harus di waspadai misalnya:
a. Tidak enak badan
b. Perut akan terasa tidak nyaman
c. Mimisan
d. Nyeri di bagian perut yang sangat menyiksa
e. Ibu akan mengalami hilangnya tanda – tanda kehamilan
f. Kontraksi secara berlebihan

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates