Monday , 11 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Metode Diagnosa dan Upaya Pencegahan Kanker Ovarium

Seputar Metode Diagnosa dan Upaya Pencegahan Kanker Ovarium

Seputar Metode Diagnosa dan Upaya Pencegahan Kanker Ovarium

Seputar Metode Diagnosa dan Upaya Pencegahan Kanker Ovarium

Seputar Metode Diagnosa dan Upaya Pencegahan Kanker Ovarium

Seputar Metode Diagnosa dan Upaya Pencegahan Kanker Ovarium – Kanker ovarium secara umum akan menyerang 5 organ penting, yakni bagian rahim, serviks, rahim, vulva dan vagina. Penyakit kanker ovarium akan sulit untuk dideteksi secara dini. Dengan demikian pada kebanyakan kasus penyakit kanker ovarium sudah diketahui dalam kondisi yang membahayakan. Kanker ovarium terjadi pada saat sel – sel tidak normal di dalam tumbuh tidak terkontrol di dalam ovarium. Jenis kanker ovarium terdapat dua yaitu bersifat kanker dan tidak bersifat kanker. Perbedaanya, pada tipe yang tidak bersifat kanker tidak dapat mengalami penyebaran ke bagian tubuh yang lain. Meskipun kanker ovarium sulit dideteksi secara dini, namun terdapat beberapa gejala yang umum dari kondisi kanker yang harus waspadai, diantaranya:

1. Nyeri pada abdomen, panggul, atau kaki.
2. Abdomen membengkak.
3. Mual, diare, dan sembelit.
4. Lelah yang berlebihan.
5. Sulit makan.
6. Penurunan atau peningkatan berat badan secara drastis.
7. Lesu.
8. Sakit ketika berhubungan seks.
9. Terlalu sering buang air kencing.
Dokter akan melakukan diagnosa dengan bertanya terkait hal – hal penting tentang gejala apa saja yang dialami pasien, lalu dilanjutkan dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga, kemudian beranjak ke pemeriksaan secara fisik. Berikut merupakan beberapa upaya untuk pemeriksaan yang di rekomendasikan diantranya:

1. USG
Dengan melakukan USG maka dapat diketahui struktur, ukuran atupun bentuk dari ovarium penderitanya.

2. Tes Darah
Prosedur pemeriksaan dengan tes darah ini dapat membantu untuk mengetahui positif tidaknya mengidap penyakit kanker ovarium.

3. CT atau MRI Scan, Biopsi Kanker, dan Rontgen Dada
Prosedur ataupun metode yang dilakukan dalam pemeriksaan ini merupakan prosedur lanjutan jika dokter sudah menyatakan bahwa pasien positif mengalami kanker ovarium dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan. Dengan melakukan CT atau MRI scan berikut juga dengan rontgen dada kemudian biopsi ini maka akan mengetahui perkembangan kanker ovarium tersebut. Sampel cairan dapat diambil dari jaringan ovarium serta pada rongga perut untuk dapat diperiksa perkembanganya.

Berikut merupakan perkembangan kanker ovarium yang pada umumnya terdapat 4 stadium diantaranya:

1. Stadium 1 merupakan fase dimana hanya salah satu ataupun dua ovarium yang akan diserang oleh kanker, akan tetapi ini masih tahap awal dengan demikian penyebarannya belum terjadi.

2. Stadium 2 merupakan fase di mana sudah mengalami penyebaran kanker terhadap jaringan yang ada di area pinggul dari ovarium.

3. Stadium 3 merupakan fase dimana menyebarnya kanker sudah sampai pada selaput perut, di kelenjar getah bening yang terdapat pada panggul dan permukaan usus.

4. Stadium 4 merupakan fase dimana menyebarnya kanker sudah sampai ke bagian tubuh yang lainnya, misalnya paru-paru, ginjal dan hati.

Obat untuk dapat menyembuhkan penyakit kanker sebetulnya memang belum ditemukan. Dengan demikian alangkah baiknya berusaha untuk mencegahnya sebelum semuanya terjadi. Berikut merupakan upaya yangdapat dilakukan agar terhindar dari penyakit kanker ovarium diantaranya:

1. Dengan mengkonsumsi pil KB selama lebih dari 5 tahun gar dapat mengurangi risiko penyakit kanker ovarium. Kan tetapi harus tetap berkonsultasi kepada dokter kandungan.

2. Hamil serta menyusui merupakan salah satu cara yang dapat menurunkan risiko penyakit kanker ovarium. Sehingga jangan ragu untuk menikah muda serta mempunyai anak sebelum usia dua puluh delapan tahun supaya risiko kanker ovarium semakin kecil.

3. Operasi merupakan cara terakhir untuk mencegah kanker ovarium. Seperti dengan melakukan prosedur oophorectomy atau dengan pengangkatan indung telur supaya tidak terserang penyakit kanker ovarium.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates