Saturday , 23 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Efek Alkohol terhadap Sistem Saraf Manusia

Efek Alkohol terhadap Sistem Saraf Manusia

Efek Alkohol terhadap Sistem Saraf Manusia

Efek Alkohol terhadap Sistem Saraf Manusia

Efek Alkohol terhadap Sistem Saraf Manusia

Efek Alkohol terhadap Sistem Saraf Manusia – Alkohol atau disebut dengan etanol adalah komposisi minuman keras yang memiliki kandungan molekul hidrogen, karbon, dan oksigen. Alkohol bisa bersifat sebagai depresan pada saat masuk ke dalam tubuh. Hal tersebut sebab alkohol ataupun metanol (C2H5OH) juga berguna untuk obat bius serta sebagai penenang. Pengaruh atau efek negatif alkohol terhadap tubuh akan lebih besar dibandingkan manfaatnya. Takaran ataupun dosis alkohol dengan berlebihan bisa merusak jaringan tubuh dengan perlahan. Bahkan jika konsumsinya sangat berlebihan bisa mengakibatkan kematian secara mendadak. Berikut merupakan efek alkohol terhadap sistem saraf pada manusia diantaranya:1. Serotonim
Neutransmitter akan membantu untuk menghantarkan pesan dari otak ke bagian organ tubuh yang lainnya dan sangat erat kaitanya dengan gejala depresi. Pada saat mengkonsumsi minuman beralkohol sehingga kadar serotonim di dalam tubuh bisa terpengaruhi bahkan dapat meningkat. Kadar serotonim yang tinggi di dalam tubuh akan disebabkan oleh minum alkohol yang menyebabkan kecanduan. Tingginya serotonim yang ada di dalam tubuh dapat mempengaruhi otak yang dapat memicu terjadinya gejala kecanduan alkohol misalnya gemetar, gelisah serta perasaan dingin.

2. Glutamat
Neutranmitter ini akan berperan serta dapat melibatkan diri terhadap kinerja serta fungsi otot saraf di dalam tubuh.  Alkohol yang masuk ke dalam tubuh dapat mengakibatkan reseptor glumatat akan terpengaruhi di dalam kinerjanya. Dampak yang akan tampak terhadap fisik akibat terpengaruhinya reseptor glutamat akibat alkohol yaitu turunnya kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas atau melakukan kegiatan seperti biasa. Alkohol dapat mengakibatkan seseorang tidak dapat mengontrol emosi, menyebabkan hilangnya kesadaran, dan tidak dapat melakukan komunikasi dengan benar.

3. GABA (Gamma Amino Butyric Acid)
GABA atau Gamma Amino Butyric Acid adalah salah satu bagian dari suatu mekanisme kontrol alami dalam tubuh manusia yang terbius akibat alkohol. Pada saat seseorang minum – minuman beralkohol sehingga akan mempengaruhi aktivitas gamma amino butyric acid di dalam tubuh. Pengaruh tersebut menyebabkan naiknya aktivitas Gamma Amino Butyric Acid di dalam tubuh manusia. Adapun dampak lain akibat konsumsi alkohol yaitu menurunnya aktivitas neutron di dalam tubuh dengan demikian akan mengakibatkan otak menjadi kurang untuk merespon secara baik.

4. Dopain
Dopain adalah jenis neutranmitter yang ada di dalam tubuh. Dopain dapat mengontrol kinerja pada sel – sel otak yang dapat berperan untuk memicu rasa emosional, rasa cemas, dan laju kinestetik pada tubuh. Pada saat alkohol masuk ke dalam tubuh sehingga kadar ataupun tingkat dopain dapat meningkat.

5. Kandung Kemih
Pada saat alkohol masuk ke dalam sistem pencernaan tubuh sehingga kandung kemih bisa terisi secara cepat. Kecerobohan yang diakibatkan oleh pengaruh alkohol dapat menimbulkan meregangnya pada kandung kemih. Peregangan kandung kemih tersebut dapat menyebabkan aliran balik urin yang menuju ginjal dengan demikian orang yang minum alkohol akan berpotensi untuk mengalami infeksi dan kerusakan ginjal.

6. Sistem Saraf Pusat
Mengkonsumsi minuman beralkohol tidak bisa menghilangkan stress ataupun depresi dan memperoleh ketenangan. Akan tetapi akan terjadi yaitu eskalasi kondisi yang akan lebih jauh dengan demikian akan mengakibatkan hilangnya kesadaran dengan tingkatan tertentu. Dengan mengkonsumsi minuman beralkohol hanya dapat membuat seseorang akan menjadi kecanduan serta dapat berdampak buruk terhadap kesehatannya sendiri. Salah satu organ atau bagian penting lain yang akan terpengaruh akibat minum beralkohol yaitu sistem saraf pusat, dimana emosi, persepsi, laju kinestetik atau gerakan, indra penglihatan serta indra pendengaran seseorang dapat berubah secara drastis. Hal tersebut yang mengakibatkan seseorang bisa sangat cepat marah serta agresif pada saat berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates