Sunday , 22 October 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Kenapa Suara Kencang dan Tiba-Tiba Mampu Membuat Kita Kaget?

Kenapa Suara Kencang dan Tiba-Tiba Mampu Membuat Kita Kaget?

Kenapa Suara Kencang dan Tiba-Tiba Mampu Membuat Kita Kaget?

Kenapa Suara Kencang dan Tiba-Tiba Mampu Membuat Kita Kaget?

Kenapa Suara Kencang dan Tiba-Tiba Mampu Membuat Kita Kaget?

Kenapa Suara Kencang dan Tiba-Tiba Mampu Membuat Kita Kaget? – Pernahkah Anda merasa kaget saat mendengar suara kencang dan tiba-tiba? Suara kencang yang Anda dengar tiba-tiba tersebut, sontak membuat rasa kaget muncul. Rasa kaget tersebut adalah respon alami yang dimiliki tubuh ketika suatu kejadian yang tak disangka-sangka terjadi.

Pada awalnya saat suara kencang pertama kali terdengar, Anda sangat kaget. Kemudian, saat suara tersebut terulang kedua kalinya, rasa kaget Anda berkurang, hingga Anda sudah terbiasa dengan suara itu.

Mengapa tubuh merasa terkejut ketik mendengar suara kencang yang tidak disangka-sangka? Apakah wajar jika sering merasa kaget akibat sesuatu hal?

Habituasi akustik, respon tubuh dalam menghadapi suara kencang

Habituasi ialah keadaan di mana Anda sudah terbiasa dengan rangsangan atau stimulus yang datang dari luar. Semakin sering rangsangan itu datang, semakin mudah Anda beradaptasi sehingga perhatian Anda akan berkurang secara perlahan-lahan terhadapnya.

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Western Ontario mengemukakan bahwa habituasi akustik menjadi salah satu kemampuan otak untuk menyaring dan menghalangi suara serta informasi visual yang tidak biasa. Sehingga, Anda dapat fokus dengan hal yang lebih penting lagi, tidak terganggu oleh suara kencang yang membuat Anda terkejut.

Sebagian kelompok orang yang tak dapat melakukan habituasi akustik itu, contohnya orang yang mengalami sindrom autisme dan skizofrenia. Oleh karena itu, penelitian ini sebenarnya dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana penanganan yang tepat jika seseorang tidak memiliki habituasi akustik. Dengan mengetahui seperti apa otak mengatur habituasi akustik ini, para ahli mnegharapkan agar bisa mendapatkan cara baru guna menolong
pasien dengan gangguan mental tersebut.

Lalu kalau saya mudah merasa kaget, apakah normal? Ataukah saya mengalami gangguan mental juga?

Lain lagi jika Anda sangat mudah kaget terhadap kejadian apapun, entah itu rangsangan suara atau pun visual.

Bahkan hingga ada orang yang loncat atau tubuhnya gemetar saking kagetnya mendengar atau melihat suatu rangsangan. Sering merasa kaget bisa jadi tanda Anda mengalami stres yang berat dan jika dibiarkan terus-terusan, bukan tidak mungkin kesehatan mental Anda menjadi semakin buruk.

Kenyataannya seperti ini, ketika Anda mendengar suara kencang dan tiba-tiba yang muncul, tubuh Anda akan merespon bahwa Anda baru saja mendapatkan hal yang kurang baik dalam tubuh anda. Hal tersebut akan menyebabkan hormon kortisol meningkat di dalam tubuh. Hormon kortisol ialah hormon yang mengatur stres di dalam tubuh, semakin banyak jumlahnya maka Anda akan semakin stres.

Seperti pada bayi yang baru lahir. Bayi yang baru dilahirkan harus melakukan adaptasi terhadap lingkungannya. Mendengar suara-suara asing yang dia dengar dari lingkungan akan mengakibatkan stres, yang menyebabkan hormon kortisolnya akan meningkat. Hal ini juga menjadi alasan mengapa bayi menangis pertama kali saat dilahirkan. Ia mencoba untuk melakukan adaptasi dan merespon dengan tangisan karena merasa terganggu saat itu.

Orang yang mudah kaget mungkin mengalami stres yang berlebihan ketimbang dengan yang jarang kaget. Beberapa penelitian mengatakan bahwa respon kaget tersebut terjadi karena seseorang tidak fokus dengan apa yang sedang dilakukannya, hal ini dapat menjadi disebabkan oleh tekanan yang orang tersebut dapatkan sehingga ia tidak terlalu memerhatikan dan fokus dengan sekitar.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates