Friday , 26 May 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Mengapa Anda Merasa Waktu Terasa Cepat Berlalu

Mengapa Anda Merasa Waktu Terasa Cepat Berlalu

Mengapa Anda Merasa Waktu Terasa Cepat Berlalu

Mengapa Anda Merasa Waktu Terasa Cepat Berlalu

Mengapa Anda Merasa Waktu Terasa Cepat Berlalu

Mengapa Anda Merasa Waktu Terasa Cepat Berlalu

Waktu cepat berlalu

“Wah, hari ini sudah hari Senin lagi, ya? Cepat sekali waktu berlalu!” Anda pasti pernah mengalami momen-momen seperti ini. Tak terasa waktu sehari, seminggu, sebulan, smapai setahun lewat begitu saja. Perasaan sepertinya terakhir melihat kalender, kemarin masih hari Kamis atau Sabtu.

Sedangkan di saat Anda masih anak-anak, waktu justru terasa begitu lambat. Anda menanti-nanti terus saatnya liburan sekolah. Bahkan ketika ada rencana berdarma wisata bersama teman-teman sekolah, Anda merasa hari itu tak kunjung tiba juga.

Dengan begitu, semakin bertambahnya usia, Anda merasa bahwa waktu cepat berlalu. Bagaimana fenomena ini dapat terjadi, ya?

Mengapa waktu cepat berlalu ketika beranjak dewasa?

Pada kenyataannya, berjalannya waktu akan tetap sama apapun yang terjadi. Cuma manusia mempunyai cara yang istimewa untuk merasakan waktu yang di alaminya. Para ahli menemukan dua teori kuat yang dapat menerangkan mengapa waktu begitu cepat berlalu semakin bertambahnya usia. Inilah penjelasan kedua teorinya.

1. Jam biologis tubuh berubah
Anda punya sistem sendiri supaya segala fungsi tubuh berjalan dengan baik, bahkan tanpa perlu Anda kendalikan. Misalnya pernapasan, detak jantung, dan aliran darah. Semua sistem ini diatur oleh jam biologis. Jam biologis itu pusat kendalinya terdapat di otak, tepatnya oleh saraf suprachiasmatic (SCN).

Ternyata jam biologis anak-anak, terdapat lebih banyak aktivitas fisik yang berlangsung selama jangka waktu tertentu. Sejumlah riset menemukan bahwa dalam semenit misalnya, anak-anak menunjukkan jumlah detak jantung dan tarikan napas yang lebih banyak daripada orang dewasa. Semakin Anda bertambah tua, aktivitas fisik yang terjadi dalam rentang waktu semenit pun akan berkurang.

Ternyata jam biologis orang dewasa lebih slow atau santai, maka Anda pun merasakan waktu yang begitu cepat berlalu. Contohnya dalam satu menit jantung anak berdetak sebanyak 150 kali. Sedangkan dalam satu menit jantung orang dewasa bisa berdetak hanya 75 kali. Itu tandanya orang dewasa memerlukan waktu dua menit untuk mencapai jumlah detak jantung yang sama dengan zaman Anda ketika kecil dulu. Maka, meskipun waktu sudah berjalan selama dua menit, otak Anda mengira ini masih satu menit lantaran Anda dulu cuma butuh waktu semenit untuk mencapai 150 detak jantung.

2. Semakin terbiasa dengan lingkungan sekitar
Teori kedua berkaitan dengan daya ingat dan bagaimana otak mengolah informasi yang akan diterima. Semasa kecil, dunia adalah tempat yang sangat menarik dan sarat pengalaman baru. Anda seperti haus untuk menyerap beragam informasi yang tidak terpikirkan sebelumnya. Hidup sepertinya tidak dapat diprediksi dan Anda bebas melakukan hal apapun.

Hal tersebut dapat berubah di saat Anda menginjak usia dewasa. Dunia sudah bisa ditebak dan tak menawarkan pengalaman baru lagi. Keseharian Anda juga tinggal menjalani rutinitas seperti biasa dari bangun pagi sampai tidur di malam hari. Anda tahu kalau seharusnya sekolah, mencari pekerjaan, membangun sebuah keluarga, dan akhirnya pensiun. Bukan hanya itu, bermacam-macam informasi yang diterima sudah tidak mengejutkan lagi karena Anda sudah belajar banyak hal. Misalnya Anda tahu kalau mendung artinya mau hujan.

Ketika menerima stimuli (informasi) dengan mempelajari hal-hal baru, otak akan berproses lebih keras untuk memahami dan menyimpannya ke dalam ingatan. Proses ini tentu memakan waktu dan tenaga. Oleh karena itu, seolah-olah waktu berputar lebih lama waktu Anda kecil dan banyak menerima stimuli baru. Ketika kita berusia 20-an, Anda sudah jarang menerima stimuli sehingga Anda akan merasakan waktu cepat berlalu.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates