Friday , 21 July 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Tentang Test TOEFL dan IELTS

Tentang Test TOEFL dan IELTS

Tentang Test TOEFL dan IELTS

Tentang Test TOEFL dan IELTS

Tentang Test TOEFL dan IELTS

Tentang Test TOEFL dan IELTS – TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) dan IELTS (International English Language Testing System), mempunyai beberapa perbedaan dalam pelaksanaan tesnya walaupun fungsinya kurang lebih memiliki tujuan fungsi yang sama. Jika kamu memiliki harapan untuk mengejar beasiswa ke luar negeri, biasanya baik pihak universitas maupun lembaga penerima beasiswa, sama-sama mewajibkan calon penerima beasiswa untuk melampirkan sertifikat hasil TOEFL atau IELTS.

Tentu saja ini bertujuan untuk melihat kemampuan bahasa Inggrismu. Skor yang diminta pun sudah ada batas minimalnya. Skor kamu yang kurang dari skor yang sudah di tentukan itu akan membuat kamu pasti tidak lolos dalam daftar penerima beasiswa. Ada beberapa perbedaan mendasar yang dimiliki masing-masing tes tersebut. Hal tersebut akan menentukan kesiapan kamu dalam menentukan tes mana yang seharusnya diikuti. Simak dan catat baik-baik ya!

1. Perhatikan syarat yang diajukan dari universitas tujuan kamu akan mendaftar
Biasanya, TOEFL akan di perlukan di universitas di Amerika Serikat dan Kanada karena TOEFL sendiri diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) yang berkantor di Princeton, New Jersey, USA dari 1964. Sementara IELTS merupakan kerjasama 3 lembaga yaitu; University of Cambridge, British Council dan IDP Education Australia dan mulai berjalan sejak 1989. Dengan demikian, banyak dari universitas di Australia, Inggris,

Selandia Baru dan bahkan Asia yang memerlukan IELTS sebagai salah satu syarat pendaftaran.
Meski begitu, saat ini banyak universitas yang menerima kedua tes tersebut. Seperti, banyak universitas Amerika Serikat yang bahkan menerima tes IELTS. Oleh karena itu, perhatikan baik-baik mengenai syarat yang diajukan dari universitas tujuan dimana kamu akan mendaftar agar tidak salah pilih mengambil tes. Pada tes IELTS, bahasa Inggris yang dipakai adalah bahasa Inggris Britania atau British.

2. Baik TOEFL maupun IELTS punya jenis dan fungsi yang berbeda-beda. Hal tersebut harus kamu ketahui agar tidak asal dalam mempersiapkan segalanya

TOEFL dalam perkembangannya memiliki 3 jenis, yaitu; PBT (paper-based test), CBT (computer-based test) dan, IBT (internet-based test), dimana ketiganya terdiri dari komponen soal yang berbeda-beda. Dan IELTS cuma terdiri dari dua jenis misalnya; General IELTS dan Academic IELTS letak tingkat kesulitan pada kedua jenis tes tersebut nampak berbeda, karena General IELTS dipakai pada mereka yang akan membuat visa, sedangkan Academic IELTS dipakai sebagai tolak ukut penilaian kemampuan bahasa Inggris untukmu yang akan mendaftar kuliah di luar negeri.

3. Untuk TOEFL dan IELTS, mempunyai komponen penilaian dan skor yang berbeda-beda. Dari sini kemampuanmu akan terlihat
Saat ini, jenis TOEFL yang dipakai adalah PBT dan IBT. Untuk TOEFL PBT, terdapat 3 bidang soal, yaitu; listening, structure, dan reading, yang berlangsung hingga 115 menit. Sedangkan TOEFL IBT meliputi 4 komponen soal yaitu; listening, writing, reading dan speaking selama kurang lebih 4 jam. IELTS yang terdiri dari 4 komponen yang sama dengan TOEFL IBT hanya saja berlangsung hanya 2 jam 45 menit. Untuk sesi speaking, nantinya kamu akan berhadapan langsung dengan native speaker, lho. Jadi, pastikan sudah berlatih conversation terlebih dahulu ya!
Satuan skor untuk masing-masing tes juga berbeda. Untuk TOEFL PBT skor yang diperoleh ada pada kisaran 310 – 677, sedangkan TOEFL IBT memiliki skor kisaran 0-120. Berbeda dengan IELTS dimana satuan skornya berupa band 1.0 – 9.0.

4. Berat untuk mengatakan, tapi kedua tes ini memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Makanya, perlu persiapan ekstra agar tak jadi sia-sia
Baik TOEFL maupun IELTS sama-sama dilaksanakan oleh lembaga yang sudah teruji. Sertifikat dan hasil yang dikeluarkan juga bukan semata-mata tes biasa, karena selembar sertifikat itu sangat kredibel untuk menentukan tingkat kemampuanmu dalam berbahasa Inggris yang bisa digunakan di banyak negara. Jadi, jangan kaget kalau untuk 1 kali tes TOEFL PBT, kamu harus membayar sekitar Rp. 500.000. Itu masih jauh lebih murah, karena untuk TOEFL IBT, kamu perlu merogoh kocek lebih dalam karena biaya yang harus dikeluarkan untuk mengikuti tes ini adalah sekitar Rp. 2. 300.000. Sedangkan IELTS ada di kisaran Rp. 2.500.000.
Mahal ya? Jadi, perlu persiapan esktra agar tak jadi sia-sia. Jangan ragu untuk mengambil preparation class yang banyak ditawarkan lembaga kursus bahasa Inggris. Karena kalau skor yang didapat tinggi, itu tidak sebanding dengan jumlah beasiswa yang akan didapat. Jadi, perjuangkan ya!

About putri indah

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates