Wednesday , 26 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Dampak Kelebihan dan Kekurangan Mineral Berdasarkan Jenisnya

Dampak Kelebihan dan Kekurangan Mineral Berdasarkan Jenisnya

Dampak Kelebihan dan Kekurangan Mineral Berdasarkan Jenisnya

Dampak Kelebihan dan Kekurangan Mineral Berdasarkan Jenisnya

Dampak Kelebihan dan Kekurangan Mineral Berdasarkan Jenisnya

Dampak Kelebihan dan Kekurangan Mineral Berdasarkan Jenisnya – Tubuh membutuhkan elemen yang penting agar dapat mendukung kinerja sel – sel di dalam tubuh yaitu mineral. Mineral tersebut akan senantiasa menjaga dari fungsi saraf, dapat mendukung pembentukan terhadap tulang dan sel – sel darah, serta dapat menjaga sistem endokrin. Akan tetapi, terdapat sejumlah dampak kelebihan serta kekurangan mineral yang harus diwaspadai.Auspan mieral di dalam tubuh tentunya harus berdasarkan sesuai dengan yang direkomendasikan. Terdapat beberapa orang belum mengetahui bagaimana dalam mengonsumsi mineral dengan benar dengan demikian terkadang bisa mengakibatkan overdosis. Berikut merupakan akibat yang bisa dialami oleh tubuh jika kandungan mineral berlebihan, diataranya:

1. Yodium
Mengkonsumsi yodium dengan kadar yang berlebihan dapat membuat menimbulkan tanda atau gejala berikut ini:
a. Bau nafas dan mulut tidak sedap.
b. Perut terasa mual.
c. Berat tubuh mudah naik.
d. Datang bulan berlebih.
e. Kulit dan rambut kering.

2. Sodium
Asupan sodium yang berlebihan masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan tubuh akan mengalami osteoporosis dan menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

3. Zinc
Asupan zinc yang berlebihan dapat menyebabkan kekebalan tubuh menjadi melemah. Kadar kolesterol yang ada di dalam tubuh juga akan menjadi tidak stabil. Keadaan yang lebih serius dapat menyebabkan kelahiran secara prematur bayi, atau dapat menyebabkan meninggalnya bayi pada saat dilahirkan.

4. Fosfor
Mengonsumsi fosfor dengan jumlah yang berlebihan akanberpengaruh terhadap kinerja penyerapan pada kalsium. Penyerapannya kalsium tidak dapat optimal dengan demikian aktivitas sehari- hari menjadi terganggu.

5. Kalsium
Mengonsumsi kalsium dengan jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, misalnya mengalami gangguan pada saluran kemih. Asupan kalsium yang berlebih dapat menimbulkan penumpukan kalsium dalam jaringan tubuh, sembelit dan juga mual – mual.

6. Zat Besi
Jenis mineral zat besi sangat penting untuk menjalankan peran organ tubuh. Akan tetapi dengan mengkonsumsinya yang berlebihan menyebabkan dampak sebagai berikut:
a. Keracunan fatal yang terjadi terhadap anak-anak.
b. Berat tubuh menurun.
c. Peningkatan risiko infeksi.
d. Terasa mual-mual.
e. Mudah letih.
f. Mudah pusing.
g. Sembelit atau konstipasi.

Kurang mengkonsumsi asupan mineral bisa menimbulkan sejumlah dampak yang dapat memperburuk keadaan kesehatan tubuh. Berdasarkan jenis mineralnya, berikut merupakan sejumlah dampak yang akan dialami diantaranya:
1. Yodium
Yodium diperlukan oleh tubuh dengan jumlah yang tidak sangat besar, hormon tiroksin yang ada di dalam tubuh memerlukan asupan yodium. Kekurangan yodium pada wanita hamil dapat memicu bayi yang tidak bisa tumbuh secara normal. Bahkan asupan yodium dengan jumlah yang kurang dapat membuat anak tumbuh dengan kondisi mental yang terbelakang. Sementara untuk orang dewasa akibat kekurangan mineral dapat mengalami penyakit tiroid atau gondok.

2. Selenium
Jenis mineral selenium mempunyai sifat antioksidan yang bagus untuk kesehatan tubuh. Dengan jumlah asupan yang kurang maka dapat meningkatkan risiko penyakit kanker prostat.

3. Tembaga
Mineral tembaga merupakan zat penting yang dibutuhkan tubuh. Jika dalam tubuh jumlah mineral ini kurang maka akan menimbulkan gangguan kesehatan yang bisa terjadi dalam tubuh yaitu sakit paru-paru, menyebabkan kelainan tulang serta kurang darah atau disebut dengan anemia, dan menyebabkan gangguan terhadap jaringan tubuh yang lainnya.

4. Zinc
Zinc merupakan jenis mineral yang paling tinggi di dalam tubuh. Dengan demikian apabila kekurangan zat ini, menimbulkan gangguan kesehatan dengan gejala sebagai berikut:
a. Kulit mengering.
b. Daya tahan tubuh menurun.
c. Diare parah.
d. Luka mengalami proses penyembuhan sangat lama.
e. Anorexia
f. Kerontokan pada rambut.
g. Pertumbuhan buruk pada anak-anak.
h. Timbulnya jerawat.
i. Timbulnya stretch mark.
j. Bintik – bintik putih yang muncul di kuku.

5. Fosfor
Kurang mengkonsumsi asupan fosfor bisa menyebabkan masalah pada otot serta tulang. Berikut merupakan gejala kekurangan fosfor:
a. Anorexia
b. Tulang terasa nyeri.
c. Detak jantung tidak teratur.
d. Perut terasa mual.

6. Kalsium
Pada Orang dewasa yang kurang asupan kalsium, dapat menyebabkan osteoporosis, kejang, serta oesteomalasia. Sedangkan pada anak- anak yang kurang asupan kalsium dapat menyebabkan mengalami rakhitis.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates