Thursday , 21 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan »  Seputar Jenis Penyakit Pneumoconiosis di Tempat Kerja 

 Seputar Jenis Penyakit Pneumoconiosis di Tempat Kerja 

 Seputar Jenis Penyakit Pneumoconiosis di Tempat Kerja

 Seputar Jenis Penyakit Pneumoconiosis di Tempat Kerja

Seputar Jenis Penyakit Pneumoconiosis di Tempat Kerja

 Seputar Jenis Penyakit Pneumoconiosis di Tempat Kerja  – Penyakit Akibat Kerja atau sering disebut dengana PAK merupakan jenis yang diakibatkan oleh alat kerja, bahan, pekerjaan, proses ataupun lingkungan kerja. Penyakit Akibat Kerja adalah penyakit yang bersifat artifisial atau sebagai man made disease. Dalam melaksanakan jenis pekerjaan apapun, sebetulnya mempunyai resiko terhadap kesehatan sehingga dapat menimbulkan penyakit. Dalam hal ini, adapun pajanan berbahaya yang ada dilingkungan kerja, seperti berikut ini:1. Debu, gas, atau asap
2. Suara atau kebisingan (noise)
3. Bahan toksik (racun)
4. Getaran (vibration)
5. Radiasi
6. Infeksi kuman atau suhu dingin yang ekstrem
7. Tekanan udara tinggi atau rendah yang ekstrem

Dalam melaksanakan tugasnya di suatu perusahaan seseorang ataupun sekelompok tenaga kerja mempunyai resiko untuk mengalami penyakit akibat kerja atau kecelakaan. Berdasarkan WHO dapat membedakan 4 kategori Penyakit Akibat Kerja, diantaranya:

1. Penyakit yang hanya diakibatkan oleh pekerjaan, seperti Pneumoconiosis.
2. Penyakit yang salah satu penyebabnya yaitu pekerjaan, seperti Karsinoma Bronkhogenik.
3. Penyakit dengan pekerjaannya adalah salah satu penyebab di antara factor – faktor penyebab lainnya, seperti Bronkhitis khronis.
4. Penyakit dimana pekerjaan memperberat suatu keadaan yang sudah ada sebelumnya, seperti asma.

Adapun beberapa jenis penyakit dari pneumoconiosis yang banyak ditemukan di daerah dengan kegiatan industri serta teknologi, sebagai berikut:

1. Penyakit Silikosis
Penyakit Silikosis dapat diakibatkan oleh adanya pencemaran debu silika yang bebas, yang berupa SiO2 akibat terhisap masuk ke bagian dalam organ paru – paru serta kemudian emngalami pengendapan.  Debu silika tersebut banyak dijumpai di tempat pabrik baja serta di pabrik besi, pengecoran beton, bengkel, keramik, dan lainnya.
Penggunaan batubara untuk bahan bakar juga dapat menghasilkan suatu debu silika bebas SiO2. Penyakit silicosis dapat lebih buruk jika penderita sebelumnya mengalami penyakit TBC paru, ashma bronchiale, bronchitis, serta penyakit saluran pernapasan yang lainnya.

2. Penyakit Asbestosis
Penyakit Asbestosis merupakan jenis penyakit sebagai akibat kerja yang diakibatkan oleh  debu ataupun oleh serat asbes yang sudah mencemari udara. Asbes merupakan campuran dari berbagai jenis silikat, akan tetapi yang paling utama yaitu pada Magnesium silikat. Debu asbes yang sudah terhirup akan masuk ke bagian dalam organ paru – paru yang dapat menyebabkan gejala sesak nafas serta batuk – batuk yang dapat disertai dengan dahak. Dimana ujung pada jari penderitanya dapat tampak membesar atau melebar.

3. Penyakit Bisinosis
Penyakit Bisinosis merupakan jenis penyakit pneumoconiosis yang diakibatkan oleh adanya pencemaran debu kapas ataupun dari serat kapas di udara yang terhisap ke bagian dalam paru -paru. Debu kapas ataupun serat kapas akan banyak ditemukan di pabrik tekstil, pemintalan kapas, di perusahaan serta pergudangan kapas dan di pabrik atau di tempat lain yang menggunakan kapas ataupun tekstil; misalnya di tempat pembuatan kasur, di pembuatan jok kursi dan lain yang lainya. Pada kondisi bisinosis yang sudah berat, dimana penyakit tersebut akan diikuti dengan penyakit bronchitis yang kronis serta akan disertai dengan emphysema.

4. Penyakit Antrakosis
Penyakit Antrakosis merupakan penyakit yang terjadi pada saluran pernapasan akibat oleh adanya debu batubara. Penyakit tersebut biasanya ditemukan pada pekerja tambang batubara ataupun pada pekerja yang menggunakan batubara. Penyakit antrakosis akan ditandai dengan timbulnya rasa sesak nafas. Sebab dalam debu batubara terdapat debu silikat sehingga penyakit antrakosis akan disertai dengan jenis penyakit silicosis.

5. Penyakit Beriliosis
Penyakit beriliosis akan terjadi akibat udara yang sudah tercemar oleh auatu debu logam berilium, yang bisa mengakibatkan penyakit pada saluran pernafasan yang disebut dengan beriliosis. Debu logam ini bisa mengakibatkan broncitis, nasoparingtis, serta pneumonitis yang akan ditandai dengan gejala batuk kering, demam, serta sesak nafas.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates