Thursday , 21 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Patogenesis dan Etiologi Carpal Tunnel Syndrome

Seputar Patogenesis dan Etiologi Carpal Tunnel Syndrome

Seputar Patogenesis dan Etiologi Carpal Tunnel Syndrome

Seputar Patogenesis dan Etiologi Carpal Tunnel Syndrome

Seputar Patogenesis dan Etiologi Carpal Tunnel Syndrome

Seputar Patogenesis dan Etiologi Carpal Tunnel Syndrome – CTS atau singkatan dari Carpal Tunnel Syndrome merupakan suatu neuropati yang sering dijumpai, biasanya akan dijumpai unilateral di tahap awal serta bisa menjadi bilateral. Gejala yang akan terjadi pada umumnya akan dimulai dengan adanya gejala sensorik meskipun pada akhirnya bisa menyebabkan gejala motorik. Mulanya gejala yang kan sering ditemukan yaitu rasa nyeri, tebal atau numbness serta rasa seperti adanya suatu aliran listrik atau tingling di daerah yang di innervasi oleh suatu nervus medianus. Gejala tersebut bisa terjadi kapan saja serta terjadi di mana saja, baik terjadi di rumah ataupun terjadi di luar rumah. Pada saat awal gejala seringkali timbul di waktu  malam hari yang dapat mengakibatkan penderitanya menjadi terbangun.

Sebagian besar para penderita akan mencari pengobatan jika gejala sudah terjadi berlangsung yakni selama beberapa minggu. Untuk mengurangi gejalanya kadang – kadang perlu dilakukan pijatan atau dengan menggoyang – goyangkan tangan, akan tetapi jika diabaikan maka penyakit ini bisa berlangsung secara terus dengan progresif yang akan semakin memburuk. Kondisi ini pada umumnya kan terjadi akibat ketidaktahuan penderita terkait penyakit yang dialaminya serta sering dihiraukan dengan penyakit jenis lain misalnya reumatik.

Carpal Tunnel Syndrome atau CTS adalah tepatnya di bagian bawah tleksor retinakulum. Terowongan karpal ada di bagian sentral pada pergelangan tangan di bagian tulang serta bagian ligamentum akan membentuk suatu terowongan yang sempit dengan dilalui oleh beberapa tendon serta nervus medianus.

Berikut Patogenesis Carpal Tunnel Syndrome atau CTS
Faktor mekanik serta vaskular akan memegang peranan penting untuk terjadinya kondisi Carpal Tunnel Syndrome. Pada umumnya CTS atau Carpal Tunnel Syndrome akan terjadi dengan kronis dimana akan terjadi penebalan di fleksor retinakulum yang akan mengakibatkan suatu tekanan pada nervus medianus. Tekanan yang akan terjadi secara berulang – ulang serta lama dapat menyebabkan peninggian pada tekanan intrafasikuler. Dampaknya aliran darah dari vena intrafasikuler akan melambat. Kongesti yang terjadi dapat mengganggu nutrisi intrafasikuler kemudian diiringi oleh anoksia yang dapat merusak endotel. Kerusakan endotel etrsebut dapat menyebabkan kebocoran protein dengan demikian akan terjadi edema epineural.

Berikut Etiologi Carpal Tunnel Syndrome atau CTS
1. Herediter merupkan neuropati herediter yang akan cenderung menjadi pressure palsy, seperti HMSN atau hereditary motor and sensory neuropathies pada tipe III.

2. Trauma merupakan fraktur, dislokasi, atau hematom di bagian lengan bawah, di bagian pergelangan tangan serta pada tangan. Sprain pada pergelangan tangan.
Trauma secara langsung akan terhadap di pergelangan tangan.

3. Pekerjaan merupakan gerakan yang mengetuk ataupn fleksi serta ekstensi di pergelangan tangan secara berulang – ulang. Seperti seorang sekretaris yang sering mengetik, pada pekerja kasar yang kegiatannya sering mengangkat beban berat serta pada pemain musik khususnya pemain piano serta pemain gitar dengan kegiatannya yang banyak menggunakan jari tangannya adalah etiologi dari kondisi carpal turner syndrome.

4. Infeksi seperti akibat penyakit tuberkulosis, tenosinovitis, sarkoidosis.

5. Metabolik: gout, amiloidosis.

6. Endokrin: terapi androgen akromegali atau estrogen, diabetes mellitus, kehamilan, hipotiroid.

7. Neoplasma: lipoma, kista ganglion, infiltrasi metastase, mieloma.

8. Penyakit kolagen vaskular: polimialgia reumatika, artritis reumatoid, skleroderma, lupus eritematosus sistemik.

9. Degeneratif: akibat osteoartritis.

10. Iatrogenik: hematoma, komplikasi dari terapi anti koagulan, pemasangan shunt vaskular untuk dialisis.

11. Akibat stress.

12. Akibat Inflamasi
Inflamasi dari suatu membrane mukosa yang dapat mengelilingi tendon mengakibatkan nervus medianus akan tertekan serta mengakibatkan carpal tunnel syndrome

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates