Tuesday , 23 May 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Ketahui Seputar Anodontia

Ketahui Seputar Anodontia

Ketahui Seputar Anodontia

Ketahui Seputar Anodontia

Ketahui Seputar Anodontia

Ketahui Seputar Anodontia – Anodontia adalah bentuk kelainan pada rongga mulut yang berhubungan dengan cacatnya pada struktur geligi yang mengakibatkan gigi tidak tumbuh pada saat bayi. Anodontia dapat terdiri dari anodontia komplit atau tidak terdapat gigi yang tumbuh serta Anodontia parsial atau tumbuh dalam jumlah yang kurang. Dimana kondisi ini adalah kelainan pada pertumbuhan gigi yang sama – sama berdampak buruk yang berupa kesulitan serta rasa ketidaknyamanan anak pada saat mengunyah sesuatu. Berikut penjelasanya:1. Anodontia komplit
Anodontia komplit adalah bentuk dari kelainan pertumbuhan gigi yang diakibatkan karena genetik dimana menyebabkan seorang anak tidak mempunyai satu gigipun atau tidak mempunyai benih gigi di kedua rahangnya dengan demikian gigi tidak mungkin dapat tumbuh. Keadaan kelainan ini sangat jarang terjadi akan tetapi terbukti pernah terdapat serta menyerang anak – anak diseluruh dunia.

2. Anodontia Hipodontia
Anodontia hipodontia adalah kasus kelainan terhadap pertumbuhan gigi yang termasuk golongan anodontia parsial, yakni kelainan genetika yang mengakibatkan tidak tumbuhnya gigi dalam jumlah 6 buah ataupun bahkan kurang.

3. Anodontia Oligodontia
Anodontia oligodontia adalah kelainan pada pertumbuhan gigi yang mengakibatkan bayi ataupun balita tidak mempunyai jumlah gigi dengan jumlah 6 ataupun bahkan lebih.

Berikut merupakan penyebab anodontia, diantaranya:
1. Faktor genetika
Anodontia adalah kelainan pada pertumbuhan gigi yang diakibatkan karena faktor genetika yang mana kondisi ini merupakan warisan yang dapat diturunkan oleh kedua ataupun salah satu orang tuanya. Selain itu terdapat jenis anodontia parsial atau Olidodontia dan Hipodontia, dimana dapat muncul bukan akibat warisan yang diturunkan dari kedua orangtuanya namun melainkan dari keluarga lain yang masih terdapat ikatan darah.

2. Paparan sinar X
Paparan sinar X dengan frekuensi yang terlalu sering ataupun berulang – ulang yang ditujukan terhadap upaya penyembuhan pada penyakit di daerah wajah sehingga sinar X dapat menembus pada bagian rongga gigi termasuk pada benih gigi bagian gusi. Radiasi Sinar X bisa merusak jaringan pada gusi dengan demikian akan menghambat pertumbuhan gigi atau bahkan dapat menggagalkan pada pertumbuhan gigi. Selain itu jenis anodontia parsial atau Olidodontia dan Hipodontia, yang dapat timbul.

3. Kelainan kromosom
Kelainan kromosom terhadap manusia bisa mengakibatkan pertumbuhan geligi akan menjadi tidak sempurna serta bahkan kan mengakibatkan kerusakan pada struktur gusi dengan demikian akan menyebabkan anak – anak tidak mempunyai benih gigi dalam tulang rahangnya dari sejak pertama dilahirkan.

4. Faktor lingkungan
Faktor lingkungan bisa mengakibatkan munculnya masalah anodontia yakni dampak buruk sebagai akibat kualitas hidup yang tidak baik yang terlahir dari akibat kebiasaan serta gaya hidup yang tidak sehat, seperti pada saat hamil ibu tidak mengkonsumsi zat flour yang baik agar dapat menjaga kesehatan benih gigi bayi.

5. Sotos dodge syndrome
Sotos dodge syndrome adalah kelainan genetika yang bisa mempengaruhi kecepatan terhadap gigi tumbuh pada anak – anak, sebab didalam tubuhnya mempunyai sel pertumhuhan mental serta fisik dengan berlebihan ketimbang pada anak – anak seusianya. Keadaan ini mengakibatkan seorang anak akan mengidap penyakit autism.

6. Goltz gorlin Syndrome
Goltz gorlin syndrome adalah salah satu penyakit genetika yang akan menyerang bayi yang baru lahir serta bisa semakin jelas akan terlihat pada saat dewasa. Keadaan ini bisa mengakibatkan munculnya anodontia yang akan diawali dengan tanda tidak biasa seperti munculnya kelainan pada kulit, Kerusakan pada gigi, dan lainya.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates