Monday , 11 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Penyakit Silikosis

Seputar Penyakit Silikosis

Seputar Penyakit Silikosis

Seputar Penyakit Silikosis – Silikosis atau Silicosis merupakan suatu penyakit yang terjadi pada saluran pernafasan sebagai akibat menghirup debu silika, yang dapat mengakibatkan peradangan serta menyebabkan pembentukan jaringan parut dalam paru-paru. Gejala penyakit silikosis biasanya akan timbul sesudah pemaparan selama terjadi 20 sampai 30 tahun. Akan tetapi akibat pembuatan terowogan serta alat pengampelas sabun, dan akibat peledakan pasir, dimana kadar silika yang akan dihasilkan dari kegiatan tersebut sangat tinggi, maka gejala bisa terjadi dengan waktu kurang dari 10 tahun. Berikut merupakan 3 jenis penyakit silicosis, diantaranya:

1. Silikosis kronis simplek, jenis penyakit silikosis ini akan terjadi akibat pemaparan dengan sejumlah kecil debu silika pada jangka waktu yang panjang yakni lebih dari 20 tahun.  Nodul – nodul peradangan kronis serta jaringan parut sebagai akibat silika akan terbentuk dalam paru – paru serta kelenjar getah bening pada dada.

2. Silikosis akselerata, jenis penyakit silikosis ini akan terjadi sesudah terpapar oleh sejumlah silika dengan waktu lebih pendek yakni 4 smapai 8 tahun.  Peradangan serta pembentukan jaringan parut dan gejala – gejalanya akan terjadi lebih cepat.

3. Silikosis akut, jenis penyakit silikosis ini akan terjadi akibat pemaparan silikosis dengan jumlah yang sangat besar, pada waktu yang lebih pendek.  Paru – paru sangat meradang serta akan terisi oleh cairan, dengan demikian akan mengalami sesak nafas yang hebat serta kadar oksigen di dalam darah yang rendah.

Silikosis akan terjadi pada seseorang yang sudah menghirup debu silica dengan waktu selama beberapa tahun. Silika merupakan unsur utama dari pasir, dengan demikian pemaparan dapat terjadi pada:
1. Buruh tambang logam.
2. Pekerja pemotong batu dan granit.
3. pekerja pengecoran logam.
4. pembuat tembikar.

Apabila terhirup, maka serbuk silika akan masuk ke bagian paru – paru serta sel pembersih (seperti makrofag) akan mencernanya. Enzim yang diperoleh oleh sel pembersih kan mengakibatkan terbentuknya jaringan parut dalam paru – paru. Pada penderita dengan silikosis noduler simpel tidak akan mengalami masalah pada pernafasan, akan tetapi akan menderita batuk berdahak sebab saluran pernafasannya yang mengalami iritasi (bronkitis). Silikosis konglomerata dapat mengakibatkn batuk berdahak serta sesak nafas.

Gejala tambahan yang akan mungkin dirasakan pada penderitanya, terutama pada silikosis akut yaitu:
1. Demam
2. Batuk
3. Penurunan berat badan
4. Gangguan pernafasan yang berat.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan sebagai berikut:
1. Rontgen dada (akan terlihat gambaran pola nodul serta jaringan parut)
2. Tes fungsi pada organ paru
3. Tes PPD (untuk penyakit TBC).

Tidak ada upaya pengobatan secara khusus untuk penyakit silikosis.  Untuk upaya pencegahan maka sangat penting agar menghilangkan sumber paparan. Terapi suportif dapat dilakukan yang terdiri dari obat untuk penekan batuk, oksigen dan bronkodilator. Apabila terjadi suatu infeksi, dapat diberikan obat golongan antibiotik. Hal lain yang harus dipertimbangkan sebagai berikut:
1. Membatasi paparan terhadap silika.
2. Berhenti dari kebiasaan merokok.
3. Menjalani tes kulit untuk penyakit TBC secara rutin.

Pada penderita penyakit silikosis mempunyai resiko tinggi untuk menderita penyakit tuberkulosis (TBC), dengan demikian dianjurkan untuk melakukan tes kulit dengan rutin setiap tahunnya. Silika dapat diduga akan mempengaruhi imunitas atau sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri sebagai faktor penyebab penyakit TBC.
Pengawasan terhadap di lingkungan kerja bisa membantu untuk mencegah terjadinya penyakit silikosis. Apabila debu tidak bisa dikontrol, (seperti halnya di industri peledakan), dengan demikian pekerja harus menggunakan peralatan yang dapat memberikan udara bersih atau dengan sungkup. Pekerja yang sudah terpapar silika, harus melakukan foto rontgen dada dengan rutin.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates