Saturday , 23 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Tips Mengatasi Anodontia dan Upaya Pemeriksaan

Tips Mengatasi Anodontia dan Upaya Pemeriksaan

Tips Mengatasi Anodontia dan Upaya Pemeriksaan

Tips Mengatasi Anodontia dan Upaya Pemeriksaan

Tips Mengatasi Anodontia dan Upaya Pemeriksaan

Tips Mengatasi Anodontia dan Upaya Pemeriksaan – Anodontia adalah kelainan pada pertumbuhan gigi yang akan menyerang pada bayi perempuan maupun laki – laki yang baru bisa dilihat pada saat anak sudah berusia satu tahun, sebab diusia tersebutlah pada umumnya pertumbuhan gigi yang normal sudah mulai membentuk. Anak anak yang mengalami anodontia komplit ataupun mengalami parsial di usia lebih dari 3 tahun maka akan mengalami kesulitan untuk mengunyah, mengalami kehilangan nafsu makan akibat tidak mempunyai gigi sehingga tidak mempunyai kesensitivitas terhadap lidahnya terhadap rasa dalam makanan, akan mengalami ketidak jelasan untuk berbicara serta akan mengalami ketidaksimetrisan estetika atau penampialn wajah menjadi tidak normal atau akan terlihat lebih tua.Untuk mengatasi anodontia pada anak – anak supaya gigi cepat tumbuh, berikut diantaranya:
1. Kalsium tinggi
Memberikan asupan makanan serta minuman dengan teratur serta konsisten terhadap bayi yang memiliki kandungan kalsium tinggi. Dengan berkonsultasi langsung terhadap ahli gizi yang terkait.

2. Zat fluor
Pada wanita yang hamil sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi zat fluor sampai bayi lahir serta menyusui secara ekslusif atau dapat memberikan zat fluor pada seorang anak smapai usia 10 tahun dan atas anjuran dokter yang terkait.

3. Makanan sehat
Pada wanita hamil dianjurkan agar dapat membiasakan diri untuk konsumsi makanan jenis kacang – kacangan, konsumsi makanan jenis ikan – ikanan, konsumsi sayuran hijau khususnya brokoli, konsumsi makanan jenis produk turunan susu misalnya susu sapi, yogurt, keju dan lain sebagainya.

4. Mainan gigit untuk bayi
Agar dapat mengatasi bayi yang mengalami anodontia bisa memberikan sebuah mainan gigit dengan bahan yang terbuat dari plastik khusus dengan diformulasikan agar dapat mempercepat pertumbuhan pada gigi bayi. Mainan gigit bisa merangsang jaringan gusi pada anak akan menjadi lebih aktif serta akan mengakibatkan gigi seri bagian tengah, atas serta bagian bawah dan geraham susu pertama serta kedua akan menjadi cepat tumbuh.

Anodontia pada jenis anodontia komplit membutuhkan upaya penyembuhan dengan melakukan pemeriksaan intensif yang menggunkaan radiografik dengan tujuan agar dapat mencari tahu dengan akurat tentang keberadaan benih gigi pada seorang anak ada atau tidak.

Anodontia pada jenis anodontia hipodontia serta Oligodontia membutuhkan pemeriksaan dengan melakukan radiografik panoramik agar dapat memeriksa serta menganalisa secara detail apakah gusi pada anak masih dapat menghasilakan gigi atau tumbuh gigi atau apakah tidak.

Pada orang dewasa yang mengalami kelainan anodontia parsial saat kecil mempunyai jumlah gigi yang tidak utuh akan tetapi bisa diperbaiki dengan pemasangan implan secara permanen yang sebelumnya dapat disesuaikan dengan bentuk serta karakter rahang dan juga gusi seseorang yang dilakukan berdasarkan anjuran dokter yang terkait.

1. Pemilihan implan gigi permanen
Kelainan terhadap struktur geligi bisa diatasi dengan penggunaan implan gigi apabila memang penderita udah cukup usia serta tidak mempunyai gigi utuh atau tidak mempunyai gigi akibat kondisi anodontia kronis, Setidaknya udah berusia 18 tahun yakni sesuai dengan standar aturan yang berlaku di dunia kedokteran gigi dengan demikian bisa mencegah terjadinya bahaya implan gigi di kemudian hari.

2. Pengangkatan jaringan gusi
Ahli bedah gigi dapat melakukan proses pengangkatan pada jaringan gusi secara behati hati kemudian akan melekatkan secara kuat fixtura ke dalam lapisan tulang rahang. Sedangkan keadaan gusi dapat diposisikan dengan bentuk serta letak yang seharusnya agar dapat dilakukan perapatan dengan jalan menjahitnya.

3. Pemberian anastesi local
Sesudah proses penanaman implan gigi sehingga dokter dapat melakukan prosedur dengan pemberian suntikan untuk penahan rasa sakit yakni anastesi lokal dengan kadar yang sudah disesuaikan kondisi pasien.

4. Pemasangan abutment
Pemasangan abutment merupakan upaya dalam memberikan penguat lapisan gusi dimana nantinya berguna agar dapat menutupi area gusi supaya gigi rahang bisa tertanam secara benar dan nyaman digunakan dalam mengunyah.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates