Friday , 21 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Penyebab dan Jenis Disentri

Seputar Penyebab dan Jenis Disentri

Seputar Penyebab dan Jenis Disentri

Seputar Penyebab dan Jenis Disentri

Seputar Penyebab dan Jenis Disentri

Seputar Penyebab dan Jenis Disentri – Disentri merupakan kondisi infeksi pada usus yang akan mengakibatkan diare dengan disertai darah atau disertai lendir. Diare adalah buang air besar yang encer dimana frekuensinya lebih sering dari biasanya. Selain diare, gejala disentri yang lainnya yaitu kram perut, mual atau muntah, dan juga demam. Disentri adalah penyakit yang sangat umum dapat terjadi, terutama pada jenis disentri basiler. Penyakit disentri ini dapat terjadi sepanjang tahun di Indonesia.

Jumlah pasti pada penderita disentri tidak dapat diketahui sebab selain penyakit disentri ini belum tercatat dengan resmi, kebanyakan pada penderita biasanya merawat diri di rumah tanpa melakukan konsultasi dengan dokter. Sanitasi yang tidak baik serta keterbatasan air bersih, terutama di daerah dengan padat penduduk, maka bisa meningkatkan resiko penyebaran penyakit disentri ini. Selain itu, juga faktor risiko disentri di Indonesia yakni akibat kontaminasi dalam makanan dan juga minuman.

Berikut merupakan penyebab , diantaranya:
Disentri bisa dikelompokan berdasarkan dari factor penyebabnya. Dua jenis utama dari penyakit disentri ini sebagai berikut:
1. Disentri basiler atau sigelosis yang dapat diakibatkan oleh bakteri shigella.
2. Disentri amoeba atau amoebiasis yang dapat diakibatkan oleh amoeba atau parasit bersel satu yang bernama Entamoeba histolytica. Jenis disentri tersebut biasanya akan dijumpai di daerah tropis.

Kedua jenis penyakit disentri ini biasanya akan menular akibat lingkungan yang kotor. Manusia yang sering terinfeksi akibat mengkonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi oleh kotoran pengidap penyakit. Seperti akibat pengidap tidak mencuci tangan secara bersih sesudah buang air besar.

Berikut merupakan risiko komplikasi disentri, diantaranya:
Pada penderita penyakit disentri dianjurkan untuk selalu waspada, sebab disentri dapat memicu terjadinya beberapa komplikasi, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Hal tersebut pada umumnya akan terjadi di daerah dengan kondisi sanitasi yang buruk, serta terutama apabila perawatan klinis sulit untuk diperoleh.

Adapun komplikasi – komplikasi yang akan terjadi meliputi sebagai berikut:
1. Dehidrasi karena mengalami kehilangan cairan akibat diare serta muntah – muntah. Hal ini merupakan keadaan yang dapat berakibat fatal, terutama peneritanya anak – anak.

2. Abses pada hati akibat amoeba yang mengalami penyebaran sampai ke hati.
Meskipun tidak semua penderita disentri harus konsultasi ke dokter, sebab biasanya akan pulih dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Akan tetapi apabila seseorang mengalami diare yang berdarah ataupun berlendir yang berlangsung lama atau lebih dari beberapa hari, maka segera konsultasikanlah kepada dokter supaya dapat memperoleh diagnosis serta pengobatan yang lebih akurat.

Khusus pada anak – anak, pengawasan yang lebih ketat harus dilakukan. Apabila pada seorang anak mengalami gejala diare sebanyak enam kali ataupun diare lebih dari enam kali selama 24 jam atau diare yang berkelanjutan, maka segeralah konsultasikan ke dokter.

Berikut Merupakan Langkah Pencegahan Disentri
Menjaga kebersihan adalah faktor utama untuk mencegah disentri. Penyakit disentri ini termasuk penyakit yang sangat mudah menular, terutama terhadap anggota keluarga. Berikut merupakan langkah -langkah agar dapat mencegah disentri serta penularannya sebagai berikut:

1. Senantiasa mencuci tangan dengan menggunakan air bersih yang mengalir serta menggunakan sabun.
2. Sebelum makan, memasak, dan menyiapkan makanan selalu mencuci tangan.
3. Bersihkan toilet dengan menggunakan disinfektan sesudah buang air besar.
4. Memisahkan pakaian pengidap pada saat dicuci.
5. Jangan menggunakan handuk atau menggunakan peralatan makan yang sama dengan pengidap disentri.
6. Penderita alangkah baiknya tidak keluar rumah selama minimal 48 jam sesudah periode disentri berakhir.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates