Wednesday , 13 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Cara Mengatasi Vagina Gatal

Cara Mengatasi Vagina Gatal

Cara Mengatasi Vagina Gatal

Beberapa Manfaat Gula Aren Bagi Kesehatan

Beberapa Manfaat Gula Aren Bagi Kesehatan

Cara Mengatasi Vagina Gatal – Gatal yang dialami pada vagina ialah keadaan yang biasa terjadi pada anak-anak sampai orang dewasa dan yang cenderung tak berbahaya. Namun jika situasi ini berlanjut hingga lebih dari beberapa hari atau disertai gejala lain, maka sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

Penyebab di Balik Gatal
Gatal pada vagina bisa terjadi karena satu atau keadaan beberapa faktor. Dibutuhkan pemeriksaan oleh dokter guna mengetahui keadaan yang membuat vagina gatal. Berikut ini ialah beberapa faktor umum yang dapat terjadi.
Pemakaian bahan kimia membuat gatal bisa dikarenakan iritasi vagina akibat bahan-bahan kimia yang terdapat dalam kondom, krim, sabun, tisu, atau pembalut yang dipakai.

Infeksi jamur/kandidiasis vagina merupakanjamur yang tumbuh berlebihan pada vagina dan vulva. Infeksi ini lebih berisiko terjadi ketika wanita sedang hamil, memakai antibiotik, aktif berhubungan seksual, dan di saat sistem kekebalan tubuhnya melemah. Bukan hanya gatal, jamur mengakibatkan vagina mengeluarkan cairan putih dan kental.

Adanya bakteri-bakteri sehat pada vagina ialah hal yang normal. Dan  bakteri jahat bisa membuat infeksi dan rasa gatal. Bukan hanya gatal, biasanya vaginosis bakteri beriringan dengan gejala seperti rasa perih, serta keluarnya cairan dan bau tidak sedap dari vagina.

Penyakit menular seksual yaitu herpes, klamidia, trikomoniasis, dan gonore.

Menopause ialah turunnya produksi estrogen di akhir masa reproduksi wanita yang bisa mengakibatkan dinding vagina menipis dan mengering, sehingga membuat iritasi dan gatal. Bukan hanya lansia, keadaan ini bisa terjadi pada wanita yang sedang menyusui.

Lichen sklerosis ialah bercak putih pada kulit sekitar kemaluan. Keadaan yang jarang terjadi ini biasnya dirasakan wanita pascamenopause. Penyakit kulit lain seperti eksim juga menimbulkan gatal.

Adalanya Infeksi cacing kremi lebih sering dirasakan oleh anak perempuan.

Pra-kanker gatal juga dapat menjadi gejala kulit kemaluan yang mengalami prakanker.

Stres walaupun hal yang jarang kita rasakan, tetapi keadaan emosional yang tidak stabil bisa menyebabkan sistem kekebalan menurun yang membuat tubuh lebih berisiko mengalami gatal dan iritasi.

Iritasi pada vagina umumnya dapat membaik dengan sendirinya. Kalau tidak, di sarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Bergilah ke dokter apabila gatal pada vagina diiringi gejala-gejala sebagai berikut:
1. Keluarnya cairan tidak normal dari vagina
2. Bisul atau luka seperti sariawan pada vulva
3. Buang air kecil yang susah dan terasa perih
4. Gejala-gejala tidak normal lainnya yang terjadi sampai  lebih dari 1 minggu
5. Gatal disertai pendarahan dan pembengkakan

Dokter akan memeriksa secara fisik dan menyarankan tes medis, seperti pap smear, cek darah, dan tes urin guna mengetahui kemungkinan penyakit tertentu. Vagina yang gatal akan diperlakukan secara berbeda, tergantung dari jenis faktor awalnya yaitu antara lain:

1. Infeksi menular seksual ditangani dengan antibiotik
2. Jamur pada vagina ditangani dengan obat-obatan antijamur yang dikonsumsi dengan diminum atau krim yang dioleskan pada vagina
3. Gatal yang diakibatkan oleh menopause diobati dengan krim atau tablet estrogen. Krim atau losion estrogen kadang dipakai untuk mengatasi rasa gatal dan inflamasi
4. Obat-obatan antihistamin digunakan untuk menangani gatal akibat alergi
5. Agar Gatal Tidak Kembali dan Lekas Hilang
6. Ada cara guna mencegah datangnya gatal-gatal di vagina atau diatasi apabila gejala ini timbul. Selain untuk wanita dewasa, cara ini juga bisa diajarkan pada anak-anak dan remaja putri
7. Hindari pemakain tisu, pembalut, atau pantyliner beraroma dan pembersih organ kewanitaan yang harum
8. Untuk membersihkan area kewanitaan, cukup gunakan air bersih dan sabun biasa. Hal ini cukup dilakukan sekali dalam sehari. Membersihkannya lebih dari sekali akan membuat vagina kering
9. Sesudah buang air besar, bersihkan anus dari depan ke belakang, dan bukan sebaliknya.  Penggunaan tisu toilet setelah buang air kecil juga sebaiknya diusapkan dari arah vagina ke anus
10. Remaja dan wanita dewasa dianjurkan supaya mengganti pembalut sesering mungkin sesuai keperluan
11. Ganti celana dalam tiap hari. Celana dari bahan katun lebih sehat daripada bahan sintetis seperti nilon
12. Pakai kondom ketika berhubungan seksual untuk menghidar dari infeksi menular seksual
13. Hindari berhubungan seksual ketika vagina masih terasa gatal
14. Meski vagina terasa gatal, hindari untuk menggaruknya
15. Ganti pakaian olahraga, terutama baju renang, segera sesudah selesai berolahraga
16. Sebisa mungkin minimalisasi penggunaan celana atau rok ketat.

Secara umum, gatal pada vagina biasanya mampu dicegah dengan menjaga kebersihan organ intim. Jika merasakan gatal yang berkelanjutan, segera periksakan ke dokter.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates