Saturday , 23 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Jenis Buah yang Mengandung Albumin Tinggi

Jenis Buah yang Mengandung Albumin Tinggi

Jenis Buah yang Mengandung Albumin Tinggi

Jenis Buah yang Mengandung Albumin Tinggi

Jenis Buah yang Mengandung Albumin Tinggi

Jenis Buah yang Mengandung Albumin Tinggi – Albumin merupakan bagian dari protein plasma darah yang mempunyai banyak fungsi. Albumin bahkan akan menempati di bagian terpenting dalam suatu struktur plasma darah. Dengan demikian fungsi dari plasma darah akan bergantung pada manfaat albumin serta kadar albumin yang ada di dalam darah.

Dalam keadaan normal komposisi albumin akan mencapai 60 persen dari seluruh bagian plasma darah. Kadar normal albumin di dalam darah akan mencapai 3.4 sampai 5.4 g/dL. Albumin sendiri akan diproduksi di dalam hati dengan melalui mekanisme suatu proses penyerapan protein yang dapat dilakukan oleh hati. Hasil penyerapan tersebut lalu dialihkan menjadi albumin.

Agar mendapatkan kadar albumin yang optimal, berikut merupakan jenis buah – buahan yang mengandung albumin, diantaranya:
1.    Manggis
Buah manggis memiliki kandungan sebanyak 0,5 gram per 100 gram akan tetapi pada saat buah manggis di konsumsi dengan satu cangkirr ukuran besar sehingga nutrisi proteinnya akan meningkat menjadi sebanyak 0,89 gram.

2.    Kurma
Kurma memiliki kandungan protein sebanyak 2,50 gram per 100 gram, dimana proteinnya yang tinggi bagus untuk kesehatan rahim serta kesehatan janin. Kurma juga bisa meningkatkan kesehatan ginjal serta kesehatan jantung dengan demikan jumlah albumin akan cepat naik yang timbul dari kinerja pada organ hati.

3.    Jambu biji merah
jambu biji merah merupakan jenis buah yang kaya dengan kandungan protein yang didalamnya mengandung 3,2 gram dengan ukuran satu porsi. Kelebihan jambu merah dapat didukung dengan keberadaan suatu zat anti radang yang bisa meningkatkan kesehatan pada saluran pencernaan.

4.    Pisang
Buah pisang memiliki kandungan albumin alami serta sudah terkenal sebagai buah yang aman untuk dikonsumsi setiap harinya serta bisa menggantikan nasi untuk sementara. Pisang yang sudah matang mempunyai kandungan protein yakni sebanyak 4 gram per 100 gram, dimana jumlah yang cukup tinggi serta sesuai untuk kebutuhan protein dalam sehari – hari.

5.    Apel
Buah apel merupakan salah satu jenis buah yang memiliki kandungan albumin terbaik dari jenis buah – buahan yang tropis, yaitu mengandung sebanyak 6 gram per 2 buah apel yang matang dimana didalamnya mengandung serat serta vitamin E yang baik dalam melindungi jaringan kulit dari dalam.

6.    Jeruk keprok
Jeruk keprok memiliki kandungan sebanyak 1 gram protein di dalam satu buah jeruk keprok dengan ukuran sedang akan tetapi sudah matang. Jeruk juga memiliki kandungan vitamin C serta zat anti bakteri yang dapat melindungi jaringan tubuh termasuk dapat meningkatkan kesehatan pada jaringan hati dengan memproduksi albumin.

7.    Alpukat
Buah alpukat memiliki kandungan 2 gram protein per 100 gram yang didalamnya juga mengandung vitamin E yang tinggi. Vitamin E dapat memperbaiki jaringan kulit dari dalam dengan demikian pada saat albumin dalam keadaan yang baik di dalam tubuh sehingga vitamin E bisa semakin berguna untuk percepatan proses pada penyembuhan luka di jaringan kulit yang sedang mengalami kerusakan.

8.    Markisa
Buah markisa mengandung sebanyak 0,40 gram albumin dalam satu bauhnya. Markisa juga kaya dengan kandungan vitamin A serta vitamin C dan juga mineral yang bisa mendukung protein dalam melindungi jaringan organ ginjal, hati serta pencernaan.

9.    Buah persik
Buah persik memiliki kandungan 0,4 gram protein per 100 gram. Buah persik lebih aman dikonsumsi dengan kondisi yang benar – benar sudah masak. Pada saat masak buah persik akan terasa manis serta tidak akan mengganggu lambung (untuk yang mempunyai asam lambung sering naik atau kambuh).

10.    Buah naga
Buah naga merupakan jenis buah yang segar serta nikmat pada saat dijadikan jus serta kaya dengan kandungan albumin, dimana terdapat 1,40 gram per satu buah.

Keuntungan dari buah buahan tersebut meliputi:
1.    Dapat melindungi organ hati, melindungi jaringan pencernaan, melindungi organ ginjal, melindungi jaringan otak dari adanya kerusakan akibat penumpukan racun di dalam tubuh.

2.    Dapat mencegah terjadinya penumpukan kolesterol jahat di dalam darah serta dapat menghindari penyakit stroke.

3.    Memperbaiki serta dapat meningkatkan proses penyerapan nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi pada lambung ataupun pada jaringan pencernaan.

4.    Dapat menyehatkan jaringan kulit sebab termasuk minyak alami, kolagen serta syaraf – syaraf yang berkaitan dengan perasa pada permukaan kulit.

5.    Dapat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh dan dapat mempercepat proses pembakaran lemak dengan demikian tubuh akan tetap dalam kondisi sehat serta dapat terhindar dari kondisi kegemukan.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates