Wednesday , 13 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Jenis Daging yang Mengandung Albumin

Jenis Daging yang Mengandung Albumin

Jenis Daging yang Mengandung Albumin

Jenis Daging yang Mengandung Albumin

Jenis Daging yang Mengandung Albumin

Jenis Daging yang Mengandung Albumin – Sel darah sebetulnya tidak sepenuhnya dapat berbentuk cairan. Albumin mempunyai peran untuk mengikat seluruh bagian sel dengan air dengan demikian akan membentuk cairan darah. Albumin akan mengikat darah serta pada saat jumlahnya tidak sesuai dengan kebutuhan, maka sel – sel dalam darah serta cairan dapat terpisah, dengan demikian akan membentuk suatu endapan – endapan darah yang kemudian disebut dengan edema. Di bagian dimana edema terjadi, maka akan muncul pembengkakan yang kadang disertai dengan lebam. Agar kadar albumin dalam darah tetap cukup, berikut merupakan jenis daging yang memiliki kandungan albumin, diantaranya:

1.    Daging ikan tuna
Daging ikan tuna di dalamnya mengandung protein sebesar 29 gram per 100 gr. Protein yang tinggi dan berguna sebagai makanan dengan kandungan albumin ini tidak akan menimbulkan efek samping.

2.    Ikan lele
Ikan lele memiliki kandungan protein sebanyak 15,6 gram per 3 ons, Ikan lele sangat bagus untuk perkembangan otak pada anak – anak serta dapat melindungi jaringan otak dan juga melindungi organ jantung pada orang dewasa.

3.    Ikan salmon
Ikan salmon mengandung omega 3 serta protein tinggi sebanyak 19 gram per 3 onsnya. Ikan salmon bisa diberikan pada anak – anak serta pada orang dewasa bahkan untuk usia lanjut sehingga dapat memenuhi kebutuhan protein harian.

4.    Ikan gabus
Ikan gabus memiliki kandungan protein sebanyak 20 gram per 3 onsnya yang aman untuk dikonsumsi bagi anak – anak serta dewasa. Ikan gabus adalah jenis ikan yang mengandung albumin dengan cukup baik serta bisa diberikan pada anak – anak yang mengalami kekurangan gizi.

5.    Dada ayam
Dada ayam memiliki kandungan protein sebanyak 28 gram per 100 gram yang sangat baik untuk pertumbuhan hormon pada anak – anak serta baik untuk kesehatan jaringan otot dan otak.

6.    Daging sapi
Daging sapi mempunyai kandungan protein sebanyak 22,7 gram per 100 gram akan tetapi dalam daging sapi muda justru memiliki kadar protein yang sangat tinggi yakni sekitar 34,94 gram per 100 gram. Daging sapi merupakan jenis makanan yang mengandung albumin dengan rekomendasi dari para ahli gizi agar dapat pemenuhan protein sehari – hari untuk anak – anak yang tidak menyukai susu, mengalami kekurangan gizi serta mengalami penyakit anemia.

7.    Daging Kalkun
Daging kalkun mengandung protein sebanyak 23,5 gram per 100 gram yang bagus dikonsumsi agar dapat memenuhi protein sehari – hari. Daging kalkun memiliki kandungan rendah kalori dan dapat menyediakan beberapa mineral yang penting untuk kesehatn jaringan tubuh.

8.    Daging domba
Daging domba memiliki kandungan protein tinggi yang sebanyak 20,8 gram per 100 gram yang bisa menstabilkan albumin di dalam darah untuk orang – orang yang baru pulih dari kondisi sakit.

9.    Daging Belut
Daging belut memiliki kandungan protein sebanyak 18,4 gram per 100 gram. Daging belut adalah jenis makanan yang mengandung albumin tinggi yang bisa meningkatkan kecerdasan pada daya pikir anak – anak serta bisa meningkatkan konsentrasi dan juga stamina tubuh untuk orang dewasa.

10.    Daging kelinci
Daging kelinci merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan albumin sebanyak 21,9 gram per 100 gram. Daging kelici memiliki kandungan rendah kalori serta baik untuk kesehatan orang dewasa , orang lansia bahkan untuk anak – anak yang masih pada masa pertumbuhan.

Keuntungan dari jenis daging – dagingan tersebut sebagai berikut:
1.    Mempercepat pertumbuhan sel – sel tubuh serta dapat meningkatkan hormon pertumbuhan yang baik untuk anak – anak.

2.    Meningkatkan jumlah sel darah merah serta dapat menyehatkan jaringan saraf – saraf dan dapat memperbaiki fungsi otot di semua jaringan tubuh.

3.    Menjaga serta dapat melindungi kesehatan prostat pada seorang pria supaya tetap dalam kondisi sehat.

4.    Membantu organ hati untuk memproduksi albumin yang menjadi lebih aktif serta selalu dalam kondisi yang terbaiknya.

5.    Meningkatkan regenerasi sel – sel ginjal supaya menjadi lebih baik dalam hal menyaring racun serta dapat mengendalikan cairan dalam tubuh.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates