Friday , 21 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Jenis Produk Susu yang Mengandung Albumin

Jenis Produk Susu yang Mengandung Albumin

Jenis Produk Susu yang Mengandung Albumin

Jenis Produk Susu yang Mengandung Albumin

Jenis Produk Susu yang Mengandung Albumin

Jenis Produk Susu yang Mengandung Albumin – Sebagaimana fungsi dari albumin sebagai pengikat dalam darah, selain itu albumin juga dapat menjadi media untuk berbagai nutrisi, untuk lemak, beberapa hormon misalnya hormon tiroksin dan kortisol, beberapa protein darah misalnya bilirubin, serta beragam mineral yang tersimpan selama berjalan yang menuju seluruh tubuh dengan melalui plasma darah. Dengan demikian pada saat kekurangan albumin tubuh akan mengalami malnutrisi. agar dapat menjaga kadar albumin di dalam darah, dapat diperoleh dari produk susu sebagai berikut:

1.    Yogurt
Yogurt memiliki kandungan 3 gram protein dalam 1 cangkir dengan ukuran yang sedang. Yogurt adalah makanan probiotik sebagai hasil dari fermentasi yang dapat menghasilkan bakteri baik agar dapat melindungi jaringan pencernaan dari adanya serangan berbagai bakteri yang jahat.

2.    Susu kambing
Susu kambing memiliki kandungan protein sebanyak 3,5 gram dalam 1 cangkir dengan ukuran sedang, dimana proteinnya sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, kulit serta otot. Susu kambing aman serta dapat dikomsumsi untuk segala umur.

3.    Susu sapi
Susu sapi memiliki kandungan protein sebanyak 3,20 gram dalam 1 cangkir dengan ukuran yang besar serta bisa diminum 2 kali dalam sehari secara rutin untuk melindungi jaringan tubuh termasuk melindungi organ hati supaya tetap dalam keadaan yang prima dengan demikian bisa memproduksi albumin secara lancar.

4.    Keju
Keju memiliki kandungan protein sebanyak 3 gram dalam 1 cangkir dengan ukuran yang sedang dimana keju dapat digunakan sebagai pelengkap roti atupun kue – kue tertentu. Keju asli akan terbukti lebih baik sebab bisa meningkatkan albumin di dalam darah dengan relatif lebih efektif.

5.    Sereal
Sereal memiliki kandungan protein sebanyak 2,7 gram yang dapat dihasilkan dari berbagai campuran bahan – bahan dengan bernutrisi tinggi seperti susu, keju, gandum atau bahkan oat. Sereal baik dikonsumsi pada anak – anak yang masih pada masa pertumbuhan.

Adapun keuntungan dari jenis produk susu tersebut diantaranya:
1.    Bisa merubah asam amino supaya mudah diserap tubuh serta dapat membentuk albumin di dalam darah dengan demikian dapat meningkatkan fungsi organ hati untuk memproduksi albumin.

2.    Dapat meningkatkan kesehatan pada organ pankreas supaya fungsinya untuk memproduksi insulin menjadi semakin optimal serta dapat mencegah tubuh untuk mengalami peningkatan kadar gula.

3.    Memperbaiki fungsi sendi, kepadatan tulang, melindungi kalsium di dalam tubuh serta dapat menjaga kesehatan kolagen yang terdapat di bawah kulit.

4.    Meningkatkan sel – sel otak serta dapat mencegah kerusakan di jaringan otak sebagai akibat penumpukan racun karena makanan, konsumsi obat – obatan tertentu atau akibat paparan dari adanya radikal bebas yang sudah terkontiminasi dengan partikel yang beracun.

Adapun jenis makanan lain, diantaranya:
1.    Gandum
Gandum memiliki kandungan protein sebanyak 16 gram per 100 gram yang dapat dikonsumsi oleh anak – anak dan orang dewasa apabila ingin menghindari kadar gula yang tinggi misalnya pada beras putih.

2.    Beras merah
Mengandung 7,13 gram per 100 gram dalam 1 porsi ukuran sedang. Beras merah mempunyai kadar gula yang sangat rendah dengan demikian rendah kalori yang sehat sehingga dapat dijadikan sebagai pengganti nasi putih untuk yang ingin terhindar dari penyakit diabetes.

3.    Putih telur
Dalam Kuning telur terbukti memiliki kandungan kolesterol. Sedangkan putih telur memiliki kandungan protein tinggi yang bisa memperbaiki jaringan otot yang mengalami kerusakan ataupun mengalami penyusutan.
Keuntungan konsumsi gandum, beras dan telur, diantaranya:

1.    Menyediakan pasokan energi serta dapat melancarkan proses pembakaran lemak secara sempurna
2.    Melindungi serta dapat meningkatkan fungsi dari sistem pencernaan supaya terhindar dari gangguan pencernaan pada tubuh, dapat melancarkan pembuluh darah serta kesehatan otot.
3.    Meningkatkan jumlah massa otot serta dapat menyehatkan jaringan otot dari suatu proses penyusutan
4.    Membantu untuk mempertahankan kondisi sel – sel tubuh supaya tetap baik dengan demikian proses penyembuhan pada jaringan luka bisa terbentuk dengan relatif lebih cepat.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates