Wednesday , 18 October 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Kisah Mengerikan di Balik Tas Hermes yang Bertabur Berlian seharga Rp. 6 Miliar

Kisah Mengerikan di Balik Tas Hermes yang Bertabur Berlian seharga Rp. 6 Miliar

Kisah Mengerikan di Balik Tas Hermes yang Bertabur Berlian seharga Rp. 6 Miliar

Kisah Mengerikan di Balik Tas Hermes yang Bertabur Berlian seharga Rp. 6 Miliar

Kisah Mengerikan di Balik Tas Hermes yang Bertabur Berlian seharga Rp. 6 Miliar

Kisah Mengerikan di Balik Tas Hermes yang Bertabur Berlian seharga Rp. 6 Miliar – Sebuah kebiasaan yang dilakukan oleh sebagian besar wanita adalah berbelanja. Untuk barang yang mereka inginkan terkadang baju, tas, sepatu, sampai perhiasan. Beberapa wanita terkadang pula rela untuk membeli barang-barang tersebut dengan harga yang sangat fantastis. Seperti beberapa contoh artis dalam negeri yang merogoh kocek dalam-dalam demi membalut tubuhnya dengan barang-barang yang bermerek.

Contohnya diva pop Indonesia yaitu Krisdayanti, termasuk artis yang sering berbelanja barang-barang mewah. Koleksi tasnya yang mewah ada yang mencapai harga di atas Rp 1 miliar. Lalu ada pula Syahrini, seorang penyanyi pop wanita fenomenal ini juga selalu mengunggah banyak foto koleksi tas dan sepatu mewah di akun Instagramnya.

Satu merek tas serta aksesoris yang berani untuk membanderol harga yang sangat fantastis adalah Hermes. Untuk kaum sosialita layaknya artis, penyanyi, atau para istri pejabat, membeli tas dari brand Hermes sudah menjadi gaya hidup mereka masing-masing dan dianggap sebagai sebuah investasi pula.

Lantas apa saja yang membuat kebanyakan tas yang di keluarkan oleh Hermes dapat mencapai harga sebegitu fantastisnya? Mengapa harganya sampai ratusan juta bahkan miliaran? Bahan apa yang yang mereka buat?

Banyak sekali  pertanyaan yang ada dibenak kita ketika mendengar harga yang begitu fantastis tersebut. Mengapa tas-tas yang dibuat oleh Hermes harganya sangat fantastis? Ternyata seorang pengrajin baru diperbolehkan untuk membuat tas setelah melewati beberapa pelatihan khusus selama setahun bahkan lebih. Untuk pembuatan satu buah tas saja dapat memakan waktu kurang lebih 25 jam.

Setiap prosesnya dimulai dari pewarnaan, pemotongan, sampai penjahitan kerangkanya dilakukan menggunakan tangan. Baru proses penyempurnaannya menggunakan bantuan sebuah mesin.

Ternyata, untuk bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan tas Hermes ini berasal dari kulit hewan yang asli. Dikutip dari aura.tabloidbintang, beberapa hewan yang kulitnya diambil dan digunakan untuk bahan baku tas Hermes adalah kulit dari seekor burung unta, kulit seekor rusa, kulit dari banteng Pakistan, kulit seekor buaya Florida dan Australia, serta kulit seekor hiu Thailand.

Semua kulit hewan-hewan ini diolah dengan cara yang sangat profesional sehingga memakan banyak sekali biaya. Membayangkan hewan-hewan yang diambil kulitnya saja merupakan hal yang sangat mengerikan. Hermes dengan bahan Birkin Himalayan Crocodile ini pernah laku terjual dengan harga Rp 6 miliar, bukankah merupakan harga yang sangat fantastis?

Hermes Birkin Himalayan Crocodile ini adalah seri paling mahal. Satu seri tas Hermes yang dihargai dengan harga selangit adalah seri Birkin Bag. Harga sebuah Birkin Himalayan Crocodile Bag dapat mencapai Rp 6 miliar. Tas seri ini dilengkapi dengan sebuah gembok kecil berlapis emas putih 18 karat dan ditaburi 40 berlian. Pada tasnya sendiri, terdapat 200 berlian yang dipasang secara acak sebagai pemanisnya.

Bukan hanya itu, bahan baku yang digunakan untuk pembuatan Birkin Himalayan Crocodile Bag ini merupakan kulit buaya jenis Niloticus yang diambil dari sebuah penangkaran di sekitar Sungai Nil, Afrika. Himalayan bukan merupakan daerah asal buaya yang kulitnya dijadikan bahan baku pembuatan tas tersebut, namun Himalayan adalah sebutan untuk warna putih yang memiliki corak cokelat dan ditampilkan pada tas seri ini.

About ary Pratiwi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates