Saturday , 23 September 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Penyakit Trikomoniasis

Seputar Penyakit Trikomoniasis

Seputar Penyakit Trikomoniasis

Seputar Penyakit Trikomoniasis

Seputar Penyakit Trikomoniasis

Seputar Penyakit Trikomoniasis – Trikomoniasis adalah jenis penyakit menular seksual atau PMS yang diakibatkan oleh parasit uniselluler Trichomonas vaginalis. Trikomoniasis vaginalis memiliki hubungan dengan terjadinya peningkatan kondisi serokonversi virus HIV terhadap wanita. Selain itu bisa menyebabkan kelainan terhadap bayi yang lahir prematur, ruptur membran serta berat badan lahir yang rendah. Trikomoniasis vaginalis biasanya dapat ditularkan dengan melalui hubungan kelamin serta sering menyerang pada traktus urogenitalis di bagian bawah, baik terhadap wanita ataupun laki-laki. Parasit ini bisa dijumpai pada vagina, kantong kemih, urethra, atau saluran parauretral.Habitat Trikomoniasis vaginalis terdapat dalam vagina wanita, pada prostat serta vesikel seminal laki – laki dan pada urethra wanita dan juga laki-laki. Intinya mempunyai bentuk oval serta terletak di bagian atas badanya. Bawah membrannya ada costa yakni suatu  cord   yang   mantap,  dengan berfilamen yang berguna dalam menjaga undulating membrane. Juga memiliki axostyle yang ada pada sitoplasmanya yang berguna sebagai tulang.

Trikomonas vaginalis merupakan organisme anaerobik sehingga energy dapat diproduksi melalui fermentasi gula di dalam strukturnya yang dikenal dengan hydrogenosome. Trikomonas vaginalis memperoleh makanan dengan melalui osmosis serta fagositosis. Perkembangbiakannya yakni dengan melalui pembelahan diri atau binary fision serta intinya akan membelah secara mitosis yang dapat dilakukan dalam 8 sampai 12 jam dalam keadaan yang optimum. Trichomanas ini akan cepat mati dalam suhu 500°C serta jika pada 0°C ia dapat bertahan hingga 5 hari. Masa inkubasi nya 4 hari sampai 28 hari dan pertumbuhannya baik dalam pH 4,9 sampai 7,5.

Cara Penularan Trikomoniasis
Parasit ini bersifat obligat dengan demikian akan sukar untuk hidup di luar keadaan yang optimalnya serta harus jaringan vagina, urethra ataupun prostat untuk berkembangbiak. Trikomoniasis memiliki beberapa faktor virulensi yakni:
1. cairan protein serta protease yang membantu trofozoi adhere di sel epital traktus genitourinaria;
2. asam laktat serta asetat di mana dapat menurunkan pH vagina yang lebih rendah serta sekresi  vagina  dengan  pH  yang rendah  yakni  sitotoksik  terhadap  sel  epital, dan
3. enzim cysteine proteases yang mengakibatkan aktivitas haemolitik parasit.

Trikomoniasis juga bisa ditularkan dengan melalui penggunaan pakaian ataupun handuk basah yang memiliki trofozoit parasit yang masih viable. Trichomonas dapat lebih lekat di mukosa epitel vagina ataupun urethra serta mengakibatkan lesi superficial dan juga akan sering menginfeksi epitel skuamous. Parasit ini dapat mengakibatkan degenerasi serta deskuamasi epitel vagina. Trikomonas vaginalis akan merusakkan sel epitel dengan cara kontak langsung serta produksi bahan sitotoksik. Parasit ini juga dapat berkombinasi dengan suatu protein plasma hostnya sehingga ia dapat terlepas dari suatu reaksi lytik pathway complemen serta proteinase host.

Gejala Klinis Trikomoniasis
Trikomonas mengakibatkan spektrum klinis yang berbeda terhadap wanita serta laki – laki. Laki – laki akan lebih bersifat asimptomatik yang sering terabaikan. Pada wanita dengan simptomatik, trikomoniasis bisa mengakibatkan vulvo – vaginits  serta  urethritis. Gejala yang akan terjadi pada wanita termasuklah pengeluaran sekret tubuh yang berwarna kuning kehijauan serta akan berbau, dapat menimbulkan iritasi ataupun rasa gatal, dispareunia serta disuria. Selain itu, dapat juga terjadi pendarahan yang abnormal sesudah  koitus atau terasa nyeri abdomen. Apabila terjadi urethritis dengan demikian gejala yang timbul yaitu disuria serta frekuensi berkemih akan meningkat. Dengan pemeriksaan epitel vulva serta vaginal dengan spekulum, mukosa akan tampak hiperemis dengan bintik lesi yang berwarna merah yang dikenal dengan strawberry vaginitis atau sebagai colpitis macularis. Trikomoniasis terhadap laki – laki yang simptomatik dapat mengalami irritasi pada penis, mengalami pengeluaran cairan ataupun perasaan terbakar sesudah berkemih atau ejakulasi.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates