Sunday , 23 July 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Faktor Penyebab Terjadinya Kesemutan

Faktor Penyebab Terjadinya Kesemutan

Faktor Penyebab Terjadinya Kesemutan

Faktor Penyebab Terjadinya Kesemutan

Faktor Penyebab Terjadinya Kesemutan

Faktor Penyebab Terjadinya Kesemutan – Duduk bersila dalam waktu yang cukup lama, seringkali menyebabkan kita tidak bisa merasakan apa pun pada kaki atau seperti mati rasa. Keadaan ini disebut dengan kesemutan atau dalam arti medisnya dikenal dengan nama parestesia. Kesemutan ini biasanya terbagi menjadi dua yakni kesemutan yang bersifat sementara dan yang sifatnya berkepanjangan. Berikut penjelasan penyebab dari dua kesemutan tersebut dan bagaimana cara mengetahui penyababnya secara pasti.

1. Penyebab Kesemutan Sementara
Penyebab kesemutan sementara ini adalah ketika ada salah satu anggota tubuh yang mengalami tekanan dengan waktu yang lama. Sehingga, dapat membuat pasokan darah ke saraf menjadi terhambat. Kesemutan ini bisa terjadi pada saat kita duduk bersila ataupun memakai sepatu yang terlalu kecil. Sementara pada tangan dapat terjadi kesemutan apabila pada saat tidur, posisi kepala menindih lengan misalnya.

Kondisi diatas bisa merasakan kesemutan sementara ini, dan mampu mereda dengan sendirinya apabila melepaskan area yang terasa kesemutan tadi, seperti melepaskan tangan yang tertindih dan meluruskan kaki setelah bersila. Hal ini akan membuat aliran darah kembali lancar

Tidak hanya karena tekanan, kesemutan sementara ini juga bisa disebabkan karena dehidrasi dan hiperventilasi, dimana keadaan pada saat kita bernapas terlalu cepat Selain itu, dapat dikarenakan penyakit Raynaud yang mempengaruhi pasokan darah pada area tertentu di dalam tubuh, misal jari tangan dan kaki. Penyakit ini dapat menyerang pada saat kita sedang stres, gelisah ataupun ketika ada di ruangan bersuhu dingin.

2. Penyebab Kesemutan Berkepanjangan
Kesemutan yang berkepanjangan biasanya dikarenakan kondisi kesehatan pada diri sendiri, dimana akibat dari memiliki penyakit-penyakit seperti berikut ini yakni diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, stroke, tumor otak, kanker, ketidakstabilan hormon, multiple sclerosis atau sklerosis ganda, atau Carpal Tunnel Syndrome (CTS), atau sindrom lorong kapal, kompresi saraf ulnar.

Selain itu, obat-obatan dapat menyebabkan seseorang mengalami kesemutan, misalnya saja obat kejang, obat-obatan kemoterapi untuk kanker payudara dan limfoma, antibiotik dan obat HIV/AIDS. Terkena radiasi zat beracun juga mampu menyebabkan kesemutan, seperti talium, merkuri,  timbal arsenik, dan lainnya.

Terakhir, penyebab lainnya yang dapat mengakibatkan kesemutan berkepanjangan adalah karena adanya malnutrisi atau kondisi kekurangan nutrisi yang diakibatkan karena pola makan yang buruk, seperti mengonsumsi minumal beralkohol dan kekurangan vitamin B12.

3. Bagaimana Cara Mengetahui Penyebab Pasti Kesemutan?
Apabila kita merasakan kesemutan, dapat menyakan pada dokter terkait penyebabnya. Dan kemungkinan akan dilakukan tes, seperti tes darah, tes elektromiogram, pemeriksaan cairan serebrospinal, tes konduksi saraf, tes MRI, dan biopsi saraf. Tapi sebelum dilakukan tes, biasanya akan ditanyai gejala, riwayat kesehatan, kondisi lingkungan kerja, gaya hidup, serta riwayat penyakit keluarga.

Sesudah didiagnosis, kita bisa menangani kesemutan lebih mudah, contohnya apabila kesemutan terjadi karena diabetes, dokter akan mengingatkankita agar mengontrol kadar gula serta menyuntikkan insulin ataupun menerapkan pola makan yang terartur dan sehat.

Pada umumnya, kesemutan bisa diatasi dengan menjalankan pola gaya hidup yang sehat, seperti, olahraga rutin, menghindar dari paparan racun, mengurangi minuman alkohol, berhentilah merokok, makan makanan yang sehat, dan mengontrol serta mengobati penyakit diabetes atau gagal ginjal apabila ada.

Kasus kesemutan biasanya yang terjadi hanya bersifat sementara. Apabila kesemutan disertai dengan munculnya ruam, pusing, kejang otot atau gejala lain yang tidak biasa, sering buang air kecil, nyeri di leher, lengan bawah dan jari tubuh terasa lemah atau tidakdapat bergerak dan kehilangan kesadaran, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Semoga bermanfaat

About Pradini33

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates