Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Mutu Pendidikan Indonesia Di Peringkat 69 Dari 76 Negara

Mutu Pendidikan Indonesia Di Peringkat 69 Dari 76 Negara

Mutu Pendidikan Indonesia Di Peringkat 69 Dari 76 Negara

Mutu Pendidikan Indonesia Di Peringkat 69 Dari 76 Negara

Mutu Pendidikan Indonesia Di Peringkat 69 Dari 76 Negara

Mutu Pendidikan Indonesia Di Peringkat 69 Dari 76 Negara – Seperti tahun-tahun sebelumnya, kualitas pendidikan Indonesia selalu berada diurutan paling bawah. Menurut hasil tes Program for International Student Assesment (PISA), Indonesia berada diurutan 69, sejajar dengan Negara-negara miskin Afrika seperti Ghana (76), Afrika Selatan (75), Peru (71), Botswana (70). Kualitas pendidikan di Indonesia tampak rendah dilihat dan diukur dari hasil tes mata pelajaran Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia bila dibandingkan dengan Negara tetangga yang berada di posisi teratas. Lima Negara tersebut adalah Singapura, Hongkong, Korea Selatan, Jepang dan Taiwan.

Turunnya kualitas pendidikan di Indonesia salah satunya disebabkan oleh kesalahan konsep dalam pembelajaran matematika. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah KEMENDIKBUD Hamid Muhammad mengatakan bahwa kesalahan konsep itu sudah berlangsung lama dan terjadi dari tingkat SD. Di lain pihak, Kepala Puspendik Kemendikbud Nizam mengatakan bahwa kesalahan konsep tidak hanya terjadi di mata pelajaran matematika saja, tetapi juga di IPA dan Bahasa Indonesia. Jika dihubungkan dengan hasil penelitian tentang penguasaan guru terhadap materi pembelajaran yang rendah, maka wajar apabila hasil pendidikannya juga ikut rendah.

Banyak guru yang dihasilkan oleh lembaga abal-abal, lulus secara rombongan bahkan banyak sekolah swasta yang merekrut guru tanpa dilihat latar belakang pendidikannya, yang penting bisa mengajar di dalam kelas. Selain itu, banyak guru yang membuat RPP yang ditawar-tawarkan untuk diunduh dan di copy paste. LKS, soal-soal, dan materi pembelajaran banyak yang di copy paste, lalu kapan keterampilan guru meningkat?
Dinas pendidikan melakukan pelatihan guru yang biasa disebut dengan pendalaman materi tetapi pada kenyataannya hanya berisi peraturan-peraturan njlimet yang bisa dibaca sendiri oleh guru. Bagaimana cara menyampaikan dan membelajarkan materi pokok di kelas dengan baik hanya disinggung sepintas saja. Pembelajaran PAIKEM dihafalkan, model-model pembelajaran diceramahkan tetapi tidak dilatihkan atau diterapkan di kelas. Wajar saja kalau keprofesionalan guru hanya berjalan di tempat.

Di lain pihak, kualitas otak anak di Indonesia saat ini sangat cemerlang, hampir setiap tahun para siswa dapat memenangkan olimpiade baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hal ini dapat disimpulkan bahwa jika anak Indonesia dididik secara benar, maka mutu dari anak Indonesia akan sangat membanggakan, tetapi jika proses pendidikan dan pembelajarannya kurang, maka mutu mereka juga akan terjerumus ke peringkat terbawah. Hasil olimpiade justru menunjukkan bahwa mutu siswa kita bagus, tetapi proses pendidikan kita masih jauh, sehingga hasil pendidikan kita rendah.

About eka kurniawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates