Wednesday , 13 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Faktor Penyebab dan Gejala Spasmofilia

Faktor Penyebab dan Gejala Spasmofilia

Faktor Penyebab dan Gejala Spasmofilia

Faktor Penyebab dan Gejala Spasmofilia

Faktor Penyebab dan Gejala Spasmofilia

Faktor Penyebab dan Gejala Spasmofilia – Spasmofilia merupakan suatu gangguan kesehatan yang berkaitan dengan hipokalsemi. Hipokalsemi adalah suatu kondisi dimana dalam tubuh mengalami penurunan terhadap kadar kalsium di dalam darah. Kekurangan kalsium merupakan faktor penyebab utamanya serta penyebabnya yaitu akibat asupan mineral kalsium yang terlalu rendah masuk ke dalam tubuh.

Gangguan saraf motorik merupakan inti dari kondisi spasmofilia dimana hal tersebut dapat ditandai dengan adanya sensitivitas tidak normal terhadap suatu rangsangan mekanik ataupun elektrik. Supaya bisa mewaspadainya, berikut merupakan factor penyebab terjadinya spasmofilia, diantaranya:

1.    Diare
Diare menjadi faktor yang dapat mengakibatkan seseorang akan mengalami kekurangan kalsium. Selain itu penderitanya juga akan mengalami penurunan nafsu makan yang cukup drastis, juga menyebabkan dehidrasi.

2.    Hipoalbumin
Hipoalbumin atau keadaan dimana tubuh mengalami kekurangan protein albumin juga dapat menjadi factor penyebab kekurangan kalsium di dalam tubuh yang berkaitan dengan spasmofilia. Sama dengan keadaan diare, hipoalbumin dapat menyebabkan seseorang tidak berselera makan serta akan membuat berat badan turun.

3.    Hipoparatiroid
Keadaan ini adalah suatu gangguan kesehatan akibat kekurangan hormon paratiroid. Rata – rata wanita akan mengalami masalah terhadap tiroid dibanding pria. Penderitanya bisa mengalami di usia berapa saja serta dapat meningkatkan resiko kekurangan kalsium di dalam tubuh.

4.    Faktor Keturunan
Riwayat kesehatan keluarga akan sangat mempengaruhi terhadap keturunannya, tidak terkecuali spasmofilia yang berkaitan dengan hipokalsemi. Apabila orang tua mengalami spasmofilia, dengan demikian akan memperbesar untuk menderita penyakit yang sama.

5.    Pola Makan Buruk
Spasmofilia akan sangat rentan dialami pada seseorang yang mempunyai pola makan yang buruk. Apabila mempunyai keluarga dengan riwayat kesehatan spasmofilia serta ditambah memiliki pola makan tidak sehat, maka dapat meningkatkan resiko terkena spasmofilia.

6.    Sepsis
Penyakit infeksi berat yang disebut dengan keracunan darah. Sepsis adalah suatu kondisi komplikasi luka ataupun infeksi yang dapat mengancam nyawa. Selain menyebabkan berkurangnya keping darah, sepsis juga dapat menjadi factor penyebab penurunan kadar kalsium dalam tubuh.

7.    Pankreatitis
Penyakit yang berkaitan dengan pankreas bisa dialami seseorang dengan dadakan. Pankreatitis bisa terjadi pada saat seseorang mempunyai kadar kalsium yang sangat tinggi di dalam tubuhnya. akan tetapi pankreatitis kemudian dapat menjadi faktor yang menyebabkan kadar kalsium menjadi rendah serta sampai menyebabkan tubuh kekurangan mineral tersebut.

Gejala Spasmofilia

Setelah mengetahui beberapa factor penyebab ataupun peningkat risiko kondiis spasmofilia, dengan demikian penting juga agar mengetahui segala kemungkinan gejala yang bisa dialami pada seseorang dengan kondisi spasmofilia menyerang. Pada kebanyakan kasus terjadinya spasmofilia, maka penderitanya akan mengalami tidak hanya gejala psikis, akan tetapi juga akan merasakan adanya ketidaknyamanan terhadap fisik. Berikut merupakan serangkaian gejala yang dapat terjadi pada penderita spasmofilia yang ditinjua berdasarkan pada organ tubuh yang terkena, sebagai berikut:

1.    Otot leher
Apabila pada bagian otot leher yang terserang, maka akan menimbulkan gejala kekakuan pada leher, akan mudah berkeringat dengan demikian akan rentan mengalami hiperhidrosis, nyeri di bagian kepala, kejang, depresi, serta gelisah.

2.    Dada
Pada saat bagian dada yang terserang penyakit ini, biasanya dapat mengalami kram pada bagian otot dada. Gejala yang akan dirasakan seperti gejala penyakit jantung koroner.

3.    Otot dinding perut
Spasmofilia juga akan menyerang bagian otot di dinding perut dimana gejalanya yaitu mual, sakit pada ulu hati, selera makan menurun, dan bahkan muntah.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates