Sunday , 22 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Nyeri Ketika Menstruasi (Haid)

Nyeri Ketika Menstruasi (Haid)

Nyeri Ketika Menstruasi (Haid)

Nyeri Ketika Menstruasi (Haid)

Nyeri Ketika Menstruasi (Haid)

Nyeri Ketika Menstruasi (Haid) – Nyeri haid atau dismenorea adalah kram otot yang dirasakan pada perut bagian bawah yang muncul sebelum atau ketika mengalami menstruasi. Nyeri yang dirasakan terkadang bisa cukup parah dan menyebar hingga ke punggung dan paha, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Rasa nyeri ini dapat terjadi dua sampai tiga hari.

Nyeri haid berbeda dengan sindrom pramenstruasi (PMS), tapi gejala dari kedua kondisi ini bisa dianggap sebagai proses yang saling berkaitan. Keadaan ini akan membaik seiring bertambahnya usia dan juga sesudah wanita mempunyai anak.

Penyebab Munculnya Nyeri Haid pada Wanita
Nyeri haid disebabkan oleh dinding otot rahim yang berkontraksi sehingga menekan pembuluh darah di sekitarnya. Akibatnya, pasokan oksigen ke dalam rahim terhambat dan memicu munculnya rasa nyeri di bagian bawah perut.

Sembilan dari sepuluh wanita akan mengalami nyeri haid dan rasa tidak nyaman saat mengalami menstruasi. Kondisi ini sangat umum terjadi. Rasa sakit atau nyeri yang timbul mempunyai pengaruh berbeda-beda pada setiap wanita.

Pengobatan untuk Nyeri Haid

Jika kondisinya tidak parah, nyeri haid biasanya bisa ditangani sendiri di rumah tanpa bantuan dokter. Obat-obatan guna mereda rasa sakit bisa dikonsumsi untuk membantu meredakan gejala yang timbul. Ada berbagai jenis obat pereda rasa sakit yang bisa dibeli bebas di apotek untuk mengatasinya.

Bukan hanya itu ada beberapa cara alami yang dapat dilakukan sendiri guna mengatasi nyeri haid yang timbul di saat Anda mengalami menstruasi. Tapi untuk nyeri haid yang parah, Anda disarankan menemui dokter untuk memeriksa faktor penyebab yang mendasari munculnya nyeri haid tersebut.

Gejala Nyeri Haid

Nyeri haid bisa dialami oleh beberapa wanita pada perut bagian bawah disaat mengalami menstruasi. Terkadang rasa nyeri itu bisa menyebar sampai ke punggung bawah dan bahkan paha. Terdapat nyeri haid ringan yang dapat diabaikan, tetapi ada yang sangat parah dan dapat mengganggu rutinitas sehari-hari.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang sering muncul dengan rasa nyeri pada perut bagian bawah.
a. Mual dan kadang-kadang muntah
b.Sakit kepala dan pusing
c. Sering buang air kecil
d. Diare

Gejala-gejala di atas biasanya timbul sebelum atau disaat menstruasi dimulai. Kondisi ini biasanya bertahan dua hingga empat hari, tapi untuk kasus yang parah bisa bertahan lebih lama. Disaat perdarahan yang terjadi cukup banyak, rasa sakit pun akan semakin bertambah. Kondisi ini akan membaik saat usia bertambah dan juga setelah Anda memiliki anak.

Ada pun nyeri haid yang timbul beberapa tahun sesudah Anda mengalami menstruasi. Kondisi ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Tapi jika nyeri haid yang parah muncul tiap bulan, atau ketika Anda berusia di atas 25 tahun dan gejalanya memburuk, Anda disarankan untuk segera menemui dokter.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates