Wednesday , 13 December 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Tahukah Anda Dosa yang Lebih Besar Daripada 1000x Zina?

Tahukah Anda Dosa yang Lebih Besar Daripada 1000x Zina?

Tahukah Anda Dosa yang Lebih Besar Daripada 1000x Zina?

Tahukah Anda Dosa yang Lebih Besar Daripada 1000x Zina?

Tahukah Anda Dosa yang Lebih Besar Daripada 1000x Zina?

Tahukah Anda Dosa yang Lebih Besar Daripada 1000x Zina? – Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang semua hitam menandakan kalau ia berada dalam duka cita. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya.

Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah merusak hidupnya karna zina. Ia berjalan terseret-seret mendekati tempat tinggal atau rumah Nabi Musa a.s.

Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”. Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata,“Wahai Nabi Allah. Bantulah saya, Doakan saya supaya Allah berkenan mengampuni dosa keji saya.” “Apakah dosamu wahai wanita ayu?” tanya Nabi Musa as terkejut. “Saya takut mengatakannya. ” jawab wanita cantik. “Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa. Maka perempuan itupun terpatah bercerita, “Saya ……telah berzina.”Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.

Perempuan itu melanjutkan, “Dari perzinaan itu saya kemudian……lantas hamil, sesudah anak saya lahir, langsung saya…….. cekik lehernya hingga……tewas”, kata wanita itu sambil menagis sejadi-jadinya. Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik,” Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!”…teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Perempuan itu terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau dibawa kemana lagi kaki-kakinya. Apabila seorang Nabi saja telah menolaknya, bagaimana dengan manusia lain akan menerimanya??? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat yang ia lakukan. Ia tak mengetahui kalau setelah meninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril kemudian bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya? ” Nabi Musa pun terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan wanita pembunuh?” dan Nabi Musa dengan penuh rasa keingin tahuannya yang kemudian bertanya kepada Jibril.

“Betulkah ada dosa yang lebih besar ketimbang perempuan yang nista itu?” tanyanya, ” Ada!” jawab Jibril dengan lantang. “Dosa apakah itu?” tanya Musa kian penasaran. “Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpamenyesal. Orang itu dosanya lebih besar ketimbang seribu kali berzina”. Nabi Musa yang kaget Mendengar keterangan tersebut, Nabi Musa lalu memanggil wanita tadi guna menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk guna memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan itu.

Nabi Musa tersadar, orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja dan tanpa penyesalan ialah sama saja seperti berargumentasi kalau sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Bisa saja ia seakan-akan menganggap remeh perintah Allah, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak memiliki hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. Dan orang yang bertobat dan menyesali dosa atas perbuatannya dengan sungguh-sungguh tandanya masih memiliki iman didadanya dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.

Dalam hadist Nabi SAW dikatakan, “Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya ketimbang dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur’an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah….”
Dalam hadist yang lain dikatakan kalau orang yang meninggalkan sholat, sampau terlewat waktu, lalu ia meng-qadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari diakhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates