Monday , 11 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Faktor Penyebab Mata Berdarah

Faktor Penyebab Mata Berdarah

Faktor Penyebab Mata Berdarah

Faktor Penyebab Mata Berdarah

Faktor Penyebab Mata Berdarah

Faktor Penyebab Mata Berdarah Penyebab mata berdarah adalah faktor pemicu timbulnya kelainan di bagian mata yang mengakibatkan mata merah serta terjadi pendarahan yang ringan atau berat. Berbahaya atau tidaknya keadaan mata berdarah bisa dilihat dari faktor penyebab awal serta bagaimana keadaan penglihatan pada penderitanya ketika sednag mengalami pendarahan. Perlu diketahui berikut merupakan faktor penyebab mata berdarah diantaranya:

1. Trauma cedera
Cedera misalnya tertusuk dengan beda tumpul atau tajam, akibat terbentur, akibat terhantam ataupun terjatuh dari tempat yang tinggi bisa mengakibatkan trauma yang berupa tekanan episcleral sehingga membuat pembuluh darah akan menjadi rapuh, dinding pada pembuluh rusak yang pada akhirnya akan megakibatkan pendarahan konjungtival serta sclera yang dapat menimbulkan timbulnya bintik – bintik merah pada mata.

2. Batuk, Muntah dan bersin
Batuk akibat bronkitis akut, muntah – muntah dengan kondisi yang berat akibat penyakit lambung kronis serta bersin – bersin yang berlebihan bisa memberi tekanan serta mengalami desakan keras terhadap pembuluh darah pada mata yang mengakibatkan pecahnya pembuluh darah pada mata.

3. Beban terlalu berat
Mengangkat ataupun membawa beban berat dengan terus – menerus bisa memicu terjadinya pendarahan subconjuntival. Beban yang terlalu berat akan menimbulkan desakan, menimbulkan dorongan serta tekanan terhadap pembuliuh darah pada kepala serta dapat meimbulkan kerusakan vena yang pada akhirnya bisa mengakibatkan pembuluh darah pada mata menjadi rapuh kemudian akan mudah pecah.

4. Penggunaan lensa mata
Berhati – hatilah apabila menggunakan lensa mata. Pada saat mata mengalami rasa gatal – gatal sebagai akibat lensa mata yang mengalami kering atau akibat lensa mata terkontiminasi debu dengan demikian janganlah menggosok ataupun jangan mengucek mata dengan terlalu keras sebab bisa mengakibatkan iritasi pada permukaan putih mata serta akan merangsang pembuluh darah sehingga akan menjadi sensitive, pada akhirnya menjadi meradang serta timbul pendarahan ringan di jaringan mata. Dengan penggunaan lensa mata yang sudah habis masa pakainya atau kadaluarsa bisa menjadi faktor penyebab mata berdarah, sebab lensa mata yang terlalu lama digunakan dan tidak diganti akan mengiritasi lapisan luar bola mata di bagian putihnya.

5. Kondisi medis tertentu
Seseorang yang mempunyai riwayat penyakit hipertensi atau darah tinggi, penyakit Diabetes, Galukoma serta masalah konjungtivis dengan demikian hendaknya selalu menjaga pola makan supaya penyakit – penyakit tersebut tidak menjadi semakin parah. Meningkatkan tekanan darah, meningkatkan gula darah, glaukoma serta konjungtivis yang tidak sembuh – sembuh bisa menjadi faktor penyabab munculnya tekanan berat pada bola mata yang akan memicu melemahnya pada pembuluh darah serta dapat menyebabkan pembuluh darah mata menjadi pecah.

6. Infeksi bakteri dan virus
Infeksi bakteri serta virus bisa terjadi sebagai akibat polutan udara yang kotor seperti akibat asap rokok, akibat asap kendaraan, akibat asap pembakaran sampah, akibat tertular penyakit mata ataupun karena tidak selalu menjaga kesehatan mata. Bakteri serta virus bisa melemahkan kekuatan pada dinding pembuluh darah di mata serta akan melukai saraf – saraf mata yang bisa memicu terjadinya pendarahan ringan yang apabila tidak segera diatasi bisa menjalar menjadi pendarahan yang dapat mengancam kualitas terhadap penglihatan mata.

7. Penggunaan bahan herbal berlebihan
Perlu diketahui bahwa segala sesuatu yang berlebihan akan menimbulkan dampak. Berlebihan dalam menggunakan bahan herbal seperti bawang putih, jahe, atau cabe merah dapat mengakibatkan dinding pada pembuluh mata akan meregang kemudian akan melemah dan juga akan mudah pecah.

8. Gangguan Kelainan darah
Penyakit yang berkaitan dengan kelainan darah misalnya anemia akut, penyakit leukimia atau gangguan kelainan ginjal yang mengharuskan untuk cuci darah bisa mengakibatkan konsentrasi darah akan menjadi sangat rendah, kondisi tersebut beresiko tinggi dapat menimbulkan tekanan hidrostatis pada pembuluh darah yang akan menyebabkan darah keluar berasal dari dalam pembuluh darah.

 

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates