Sunday , 22 October 2017
artikel terbaru :
Home » Bisnis » Bisnis Usaha Foto Prewedding

Bisnis Usaha Foto Prewedding

Bisnis Usaha Foto Prewedding

Bisnis Usaha Foto Prewedding

Bisnis Usaha Foto Prewedding

Bisnis Usaha Foto Prewedding – Bisnis usaha jasa foto prewedding kini telah semakin marak dilakoni oleh fotografer dan juga banyak yang berpendapat bahwa memang ada peluang besar di dalamnya. Jadi buat anda yang memang ingin memulai bisnis usaha foto prewedding, tetapi mengalami kendala minimnya suatu peralatan, jangan buru-buru untuk menolak pesanan klien. Anggapan bahwa potografer harus mempunyai peralatan lengkap dan juga mahal menjadi penghalang utama. Apa benar begitu? Niscaya mengenai anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Nyatanya ialah menjalankan profesi fotografi meski hanya dengan perlengkapan standar dan itu masih mungkin saja Anda coba. Meski memang perlu di akui ada beberapa keterbatasan di dalam memproyekasikan sebuah gambar, tetapi semua kembali pada kreativitas Anda.

Persiapan praktis sebelum memulai bisnis

Modal bisnis usaha fotografi
Persiapan yang dapat dilakukan sebelum memulai bisnis usaha salon muslimah ini ialah sebagai berikut :
1. Menyiapkan modal untuk bisa membeli peralatan kamera digital dan juga lighting yang sederhana, tetapi hasil jepretanya tidak akan kalah bagus dengan kamera yang mahal.
2. Membuat rencana bisnis usaha sebagai panduan Anda nanti di dalam menjalankan bisnis usaha.
3. Mencari refrensi dan juga membaca buku-buku mengenai fotografi dan juga teknik editing atau juga olah digital foto.

Tips jitu memulai bisnis
Nah, sesudah semuanya siap maka Anda hanya tinggal melakukan hal-hal yang praktis sebagai berikut ini :
1. Mempelajari mengenai teknik dasar potografi.
2. Mempelajari mengenai teknik dasar lighting yang amat bagus.
3. Ikuti kegiatan workshop atau juga acara hunting yang sering diadakan oleh suatu perkumpulan dan komunitas fotografi.
4. Mulailah dengan menjadi seorang jasa fotografi bagi teman-teman Anda dan juga berikan harga promo khusus.
5. Jalin hubungan yang begitu baik dengan para klien pada saat pemotretan supaya bisa mendapatkan jiwa dari hasil fotonya.
6. Tingkatkan rasa percaya diri Anda bahwa Anda memang bisa menjadi fotografer yang begitu luar biasa.
7. Bermainlah dengan konsep yang kreatif pada pemotretan dan juga kemas foto dengan baik.
8. Perbanyak aksesoris yang begitu murah, tetapi juga tidak murahan.
9. Sering berlatih dengan peralatan yang dipunyai untuk bisa meningkatkan kemampuan.
10. Obervasi lokasi yang begitu unik dan juga fotogenik.

Tips praktis promosi dan pemasaran
Berikut ini ialah tips praktis untuk promosi dan juga pemasaran supaya memperoleh pendapatan sesuai dengan yang benar – benar diharapkan.
1. Tentukan harga yang tidak berlebihan pada hasil fotografi Anda dengan tetap bisa mengutamakan hasil yang begitu memuaskan.
2. Kegiatan promosi dari mulut ke mulut. Pomosi ini akan bisa lebih evektif bila yang menyebarkan informasi ialah orang yang telah menggunakan jasa fotografi Anda.
3. Buat kartu nama dan juga sebar di tempat keramaian atau juga acara-acara untuk bisa memburu pelaggan.
4. Manfaatkan kegiatan promosi gratis di dunia internet melalui situs gratisan atau juga jejaring sosial seperti facebook atau twitter.
5. Bisa kerjasama dengan seorang desiner, atau penata rias, atau juga penata rambut untuk pengembanganya.

Hambatan yang bisa muncul
Hambatan di dalam berbisnis Foto prawedding adalah sebagai berikut :
1. Pesaing, Oleh karena itu, Anda harus benar – benar lebih kreatif dari para pesaing dan juga tentunya diperlukan yang namanya inovasi seeta pelayanan atau service yang memuaskan bagi pelanggan.
2. Merasa rendah diri karena peralatan fotografi yang dipunyai tidak lengkap dan juga mahal. Yakinlah pada diri Anda sendiri bahwa Anda memang benar – benar bisa menghasilkan foto yang memuaskan pelanggan.
3. Mental dan juga jiwa berbisnis yang kadang masih labil sehingga ini perlu motivasi tersendiri supaya target dapat dicapai.

Perkiraan perhitungan bisnis

Investasi awal:
1. Kamera digital dan juga lensa 1 unit = Rp 6.000.000,00
2. Paket studio mini atau strobis = Rp 3.000.000,00
3. Laptop untuk grafis 1 unit = Rp 5.000.000,00
4. Aksesoris pakaian = Rp 500.000,00
5. Biaya cadangan = Rp 4.000.000,00
Total dari investasi awal (TI) = Rp 18.500.000,00

Biaya operasional:
1. Biaya untuk cetak foto, bingkai, dan CD = Rp 1.000.000,00
2. Biaya untuk komunikasi dan internet = Rp 300.000,00
3. Biaya untuk transportasi = Rp 500.000,00
4. Biaya untuk listrik = Rp 200.000,00
5. Biaya untuk pembuatan kartu nama warna = Rp 200.000,00
6. Biaya untuk penyusutan peralatan = Rp 400.000,00
7. Biaya lain-lain = Rp 200.000,00
Total dari biaya operasional = Rp 2.800.000,00

Pekiraan perhitungan BEP atau Break Even Poin:
1. Omzet 1 bulan = Rp 4.500.000,00
2. Total dari biaya operasional (TB) = Rp 2.800.000,00
3. Laba (omzet – TB) = Rp 1.700.000,00

Asumsi:
1. Harga untuk paket prewedding = Rp1.500.000,000.
2. dalam 1 bulan target adalah 3 kali order pemotretan. Total omzet yang bisa diperoleh dalam 1 bulan 3 x Rp1.500.000,00 = Rp4.500.000,00.
3. Masa manfaat dari aset peralatan semisal kamera, lensa, dan lain-lain ialah 3 tahun atau 36 bulan. Beban dari penyusutan setiap bulan bila nilai residu Rp 100.000,00 adalah sebesar = Rp 14.500.000,00 – Rp 100.000,00 / 36 bulan maka Hasilnya dibulatkan menjadi = Rp 400.000,00.

About mr ikbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates