Tuesday , 21 November 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Faktor Penyebab dan Pengobatan Hifema

Faktor Penyebab dan Pengobatan Hifema

Faktor Penyebab dan Pengobatan Hifema

Faktor Penyebab dan Pengobatan Hifema

Faktor Penyebab dan Pengobatan Hifema

Faktor Penyebab dan Pengobatan Hifema – Hifema adalah indikasi kelainan pada mata yang disertai dengan adanya pendarahan sebagai salah satu factor penyebab menurunnya kualitas pada penglihatan. Hifema adalah suatu keadaan dimana terdapat gumpalan darah di area bilik mata depan di antara kornea serta iris mata yang timbul sebagai akibat cedera yang pada awalnya berupa robekan kecil di arteri iris yang mengandung suatu cairan alami mata.

Berikut merupakan factor penyebab munculnya hifema, diantaranya:
1.    Hifema muncul sebagai akibat peradangan yang terjadi di bagian iris yang mengakibatkan kerusakan pembuluh darah sampai menyebabkan pecah dimana keadaan tersebut dapat memicu mengalami penurunan pada penglihatan dari hari ke hari.

2.    Akibat perbaikan pada mata dengan pembedahan yang dilakukan dengan prosedur yang salah, maka dapat menyebabkan hifema.

3.    Hifema yang timbul akibat sudah terjadi kerusakan masif di sel – sel darah pada area mata dengan demikian dapat mengakibatkan pandangan mata menjadi kabur serta akan terasa nyeri.

4.    Hifema yang disebabkan karena adanya pendarahan yang hebat di area bagian segmen anterior bola pada mata karena akibat trauma yang pada awalnya tidak dapat menunjukan gejala yang berupa titik – titik darah di bilik mata depan.

5.    Hifema yang muncul karena akibat masalah neoplasma yaitu suatu kondisi pada jaringan mata yang mengalami abnormal akibat pertumbuhan jaringan dengan berlebihan.

6.    Kesalahan internal atau akibat yang dilakukann oleh penderita yang berkaitan dengan penggunaan lensa kontak, akibat masuknya benda asing karena pemakaian kosmetik mata ataupun akibat penggunaan obat tetes mata yang tidak cocok.

Berikut merupakan gejala hifema, diantaranya:
1.    Mata akan terasa sakit pada saat bola mata bergerak serta akan sering mengeluarkan cairan atau berair.

2.    Kualitas penglihatan pada mata akan berkurang, akan mengalami penglihatan ganda, objek akan terlihat menjadi kabur, serta akan kesulitan untuk melihat objek dekat atau jauh.

3.    Dari luar dapat terlihat adanya penumpukan darah atau akan mengalami pendarahan yang timbul diantara kornea dan pada iris mata atau di bagian bilik pada mata bagian depan.

4.    Penderita akan mengalami masalah glukoma sekunder yang berkaitan dengan peningkatan kadar gula darah atau timbulnya gejala diabetes .

5.    Kejernihan pada bola mata akan berubah menjadi keruh kemerahan bahkan ada yang berwarna merah kekuningan yang sesuai dengan keadaan pendarahan yang sudah terjadi.

6.    Kelopak mata akan mengalami pembengkakan, menimbulkan rasa nyeri serta sering berair sebagai akibat peradangan yang diakibatkan pendarahan yang sudah terjadi meskipun masih pada tahap yang ringan.

7.    Bentuk pupil akan tampak membesar serta penderita akan kesulitan untuk melihat objek dengan jarak dekat. Pelebaran pupil akan terjadi di ruangan yang teduh ataupun yang terang, hal tersebut diakibatkan sudah mengalami trauma hebat di bilik mata depan dengan demikian fungsi pupil akan terganggu.

8.    Jaringan pada mata akan kesulitan untuk menerima cahaya yang masuk atau dalam bentuk visual yang terlihat dengan jarak tertentu engan demikian mata akan selalu terasa nyeri serta silau. Hal tersebut berkaitan dengan menurunnya kemampuan terhadap pupil untuk menangkap cahaya secara sempurna seperti cahaya lampu ataupun sinar matahari.

Berikut merupakan upaya pengobatan yang dapat dilakukan pada kondisi hifema, diantaranya:
1.    Jus Buah Sayur
2.    Tomat dan wortel
3.    Brokoli dan bayam
4.    Mangga dan jambu biji

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates