Tuesday , 12 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Sumber dan Dampak Kekurangan Asupan Zat Besi

Sumber dan Dampak Kekurangan Asupan Zat Besi

Sumber dan Dampak Kekurangan Asupan Zat Besi

Sumber dan Dampak Kekurangan Asupan Zat Besi

Sumber dan Dampak Kekurangan Asupan Zat Besi

Sumber dan Dampak Kekurangan Asupan Zat Besi – Zat besi keberadaanya sangat dibutuhkan oleh organ tubuh untuk menjalankan fungsinya. Untuk mengkonsumsinya, ahli gizi sudah menentukan takaran zat besi. Dengan demikian dalam mengkosumsi zat besi tidak boleh berlebihan dan juga tidak boleh kurang, sebab kelebihan dan juga kekurangan dalam mengkonsumsi zat besi akan menimbulkan dampak negatif terhadap tubuh. Zat besi merupakan nutrisi penting yang dapat menjadi bagian dari hemoglobin. Berikut merupakan dampak serta gejala seseorang yang mengalami kekurangan asupan zat besi, diantaranya:1. Kurang Darah
Pada saat seseorang melakukan donor darah ataupun sedang mengalami pendarahan yang hebat pada waktu tertentu, hal tersbeut bisa menjadi efek dari kurangnya konsumsi zat besi. Pada saat datang bulan, seorang wanita akan merasakan pusing juga dapat disebabkan kurang memperoleh asupan zat besi dengan demikian menyebabkan anemia.

2. Suasana Hati Mudah Berubah
Kekurangan asupan zat besi bisa berimbas terhadap suasana hati yang dapat dengan mudah untuk berubah – ubah. Bahkan dalam suasana hati seseorang yang mengalami kurang asupan zat besi dapat menjadi terlalu sensitive, dan jika dibiarkan dengan demikian dapat memicu depresi.

3. Kaki Gemetaran
Asupan zat besi yang masuk ke dalam tubuh dengan takaran yang kurang dapat mengakibatkan peredaran darah menjadi tidak lancar yang biasanya dapat menyerang pada bagian kaki. Sehingga apabila kaki mengalami gemetaran serta terasa agak kaku, dengan demikian hal tersebut sebagai tanda kekurangan zat besi.

4. Menopause Dini
Apabila tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup, dengan demikian seorang wanita yang masuk pada masa pre – menopause dapat mengalami menopause secara dini. Hal tersebut diakibatkan oleh fungsi hormon pada wanita yang akan dipengaruhi oleh zat besi.

5. Rambut Mengalami Kerontokan
Supaya tetap kuat, rambut juga memerlukan asupan nutrisi yang berupa zat besi dengan demikian kesehatannya akan tetap terjaga. Maka dari itu, pada saat tubuh memperoleh asupan zat besi yang kurang, maka kerontokan pun dapat terjadi pada rambut.

6. Kulit Memucat
Tubuh yang mengalami asupan zat besi yang kurang dapat berpengaruh pada warna kulit yang akan tampak kelihatan memucat. Ini bisa terjadi akibat suplai darah yang kurang dengan demikian akan membuat hemoglobin menjadi menurun serta kulit pun pada akhirnya akhirnya akan tampak pucat.

7. Lesu dan Letih
Pada saat seseorang mengalami asupan zat besi yang kurang di dalam tubuh, dengan demikian ia akan sangat mudah mengalami letih dan juga lesu. Bahkan pada saat sudah memperoleh cukup istirahat, tubuh akan tetap merasa lesu serta lemah. Hal tersebut menandakan, bahwa tubuh mengalami kekurangan asupan zat besi sehingga cobalah agar dapat mengonsumsi sumber makanan yang memiliki kandungan zat besi yang tinggi untuk memperoleh asupan zat besi tinggi.

Zat besi dapat diperoleh dari hewan dan juga tumbuhan. Berikut merupakan beberapa contoh sumber makanan yang dapat membantu untuk memperoleh kembali asupan zat besi yang tinggi, diantaranya:
1. Hati Sapi
Hati sapi memiliki kandungan vitamin B12 yang dapat membuat sel darah merah bisa terproduksi serta terserap dengan baik.2. Alpukat
Alpukat memiliki kandungan zat besi yang dapat memberikan energi lebih terhadap tubuh.

3. Kedelai
Sel darah merah dapat terproduksi lebih dengan cukup mengkonsumsi kedelai sebab memiliki zat besi yang cukup tinggi.

4. Gurita
Zat besi yang terdapat dalam gurita dapat sangat berguna untuk proses produksi sel darah merah serta untuk kekebalan tubuh.

5. Kurma
Kurma sangat baik dikonsumsi sebab dapat membantu untuk peningkatan sel darah merah.

6. Tiram
Perlu diketahui bahwa proses peredaran darah yang terdapat di dalam tubuh dapat didukung oleh tiram.

7. Asparagus
Untuk yang mengalami kekurangan sel darah merah, pembentukannya dapat didukung oleh zat besi tinggi yang terdapat dalam asparagus.

8. Labu
Konsumsi labu sangat baik untuk membuat daya tahan tubuh agar tetap stabil dengan kandungan zat besinya yang tinggi.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates