Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Cara Terbaik Merawat Luka Bakar Minor

Cara Terbaik Merawat Luka Bakar Minor

Cara Terbaik Merawat Luka Bakar Minor

Cara Terbaik Merawat Luka Bakar Minor

Cara Terbaik Merawat Luka Bakar Minor

Cara Terbaik Merawat Luka Bakar Minor – Alirkan air dingin ke atas luka bakar. Cara ini akan mengatasi kerusakan kulit Anda semakin melebar. Letakkan bagian yang terbakar di bawah air mengalir selama 10-15 menit hingga rasa sakitnya mereda. Jangan gunakan air es karena bisa memperparah kerusakan di sekitar luka bakar. Perubahan suhu panas yang tinggi ke suhu dingin secara tiba-tiba cuma akan menghambat proses penyembuhan.

Secepatnya lepaskan pakaian atau perhiasan yang ada di saat mengalirkan air ke atas luka, lepaskan benda apa pun yang menganggu kulit di area luka bakar. Jika Anda ragu-ragu, lepaskanlah. Hal ini akan membantu memperlancar aliran darah menuju luka dan mulai menyembuhkannya. Melepaskan pakaian atau perhiasan yang ketat juga bisa mencegah kerusakan kulit semakin parah.

Beri kompres dingin. Kalau tak ada air dingin di sekitar Anda, pakailah kompres dingin atau es yang dibalut dengan handuk. Letakkanlah di atas luka Anda. Kompres bagian yang sakit kurang lebih sekitar 10-15 menit, berikan jeda 30 menit, lalu kompres kembali kurang lebih sekitar 10-15 menit. Jangan langsung kompres di bagian luka karena hal itu akan merusak lapisan kulit. Beri handuk sebagai pembatas antara kulit dengan es.

Minum pereda rasa sakit. Obat pereda rasa sakit yang dapat dibeli tanpa resep seperti ibuprofen, parasetamol, aspirin, atau naproxen bisa membantu jika gejala luka bakar cukup mengganggu Anda. Apaibila rasa sakit tidak berkurang sesudah beberapa jam, minumlah satu dosis obat lagi. Jangan gunakan aspirin untuk anak-anak, atau jika Anda baru saja sembuh dari flu atau cacar air. Ikuti petunjuk penggunaan khusus dalam kemasan. Petunjuk ini akan berbeda-beda bergantung pada obat yang Anda pilih.

Bersihkan luka. Setelah mencuci tangan Anda, gunakanlah sabun dan air untuk membersihkan luka dan mencegah infeksi. Oleskan antibiotik macam Neosporin ketika Anda sudah membersihkan luka bakar. Aloe vera juga bisa digunakan untuk menenangkan kulit Anda. Antibiotik dan aloe vera juga bisa mencegah perban Anda merekat dengan luka.

Jangan memecahkan gelembung kulit saat Anda membersihkannya, karena gelembung ini sebenarnya melindungi kulit Anda dari infeksi. Jagalah agar gelembung kulit ini tidak pecah dan mengeluarkan cairannya, karena tubuh Anda mampu mengatasi gelembung kecil dengan sendirinya. Salep antibiotik tidak diperlukan jika gelembung kulit Anda belum pecah. Tetapi jika gelembung ini pecah dan luka Anda terbuka, gunakanlah antibiotik untuk mencegah infeksi.

Balut luka dengan kain kasa. Anda tidak membutuhkan perban untuk dipakai pada luka derajat satu, gelembung kulit yang belum pecah, atau kulit yang tidak terbuka. Tetapi, luka bakar derajat dua yang kecil sekalipun perlu dibalut untuk melindunginya dari infeksi. Balut luka dengan kain kasa perlahan-lahan dan rekatkan dengan selotip medis. Anda mesti mengganti kain kasa setiap hari. Jangan memasangkan kain kasa yang langsung menempel ke luka mana pun. Luka terbuka harus selalu diberi lapisan krim atau salep sebelum dibalut dengan kasa. Jika tidak, saat kain kasa dilepaskan, lapisan kulit yang baru terbentuk akan ikut terkelupas.

Lepaskan kain kasa searah dengan arah pertumbuhan rambut. Apabila kain kasa menempel dengan luka, pakailah air suam-suam kuku atau larutan salin guna membantu melepaskannya. Buat larutan salin dengan menambahkan 1 sendok teh garam ke dalam satu galon air.

Hindari penggunaan obat rumahan seperti putih telur, mentega, dan teh. internet selalu dipenuhi dengan berbagai macam solusi “luar biasa” guna mengatasi luka bakar, walaupun cuma ada sedikit penelitian ilmiah yang mendukung manfaatnya. Banyak sumber yang tepercaya, seperti Palang Merah, yang menyatakan bahwa obat rumahan ini justru “memperparah” luka karena mengandung bakteri pemicu infeksi. Pelembap alami seperti aloe vera atau kedelai mungkin bermanfaat untuk meredakan kasus terbakar sinar matahari.

Waspadai terjadinya infeksi pada luka. Periksa luka guna mengamati perubahan warna menjadi merah, cokelat, atau hitam. Dan periksa adanya perubahan warna lapisan lemak di bawah dan di area luka menjadi hijau. Luka yang tak segera sembuh dapat menjadi pertanda bertambahnya komplikasi, infeksi, atau luka bakar yang lebih parah. Beri tahu dokter jika Anda mengalami salah satu dari tanda berikut ini:
1. Rasa hangat
2. Nyeri
3. Luka bakar yang mengeras
4. Suhu tubuh lebih dari 39°C atau kurang dari 36,5°C (ini merupakan gejala infeksi serius dalam tubuh dan mesti memperoleh perawatan medis secepatnya).

Redakan rasa gatal dengan mengoleskan obat. Rasa gatal ialah keluhan umum dari pasien pada awal masa penyembuhan luka bakar minor. Obat topikal seperti aloe vera atau petroleum jell bisa menenangkan rasa tidak nyaman akibat gatal. Antihistamin oral juga bisa diminum untuk meredakan rasa gatal.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates