Wednesday , 16 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Penyebab Tubuh Gemetar dan Lemas

Penyebab Tubuh Gemetar dan Lemas

Penyebab Tubuh Gemetar dan Lemas

Penyebab Tubuh Gemetar dan Lemas

Penyebab Tubuh Gemetar dan Lemas

Penyebab Tubuh Gemetar dan Lemas – Tubuh gemetar dan terasa lemas suka dihubungkan dengan keadaan tubuh yang tidak sehat. Bahkan beberapa kasus menunjukkan bahwa tubuh yang gemetar dan lemas tak bertenaga bisa menandakan adanya gejala penyakit yang serius. Namun, penyakit bukanlah satu-satunya penyebab mengapa tubuh gemetar dan lemas. Penyebab Tubuh

Gemetar dan Lemas dikarenakan oleh berbagai penyebab. Tubuh gemetar dan lemas bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Asupan Makanan
Pola asupan makanan bisa menjadi pemicu mengapa tubuh gemetar dan terasa lemas. Kebiasaan mengkonsumsi minuman berkafein dan juga makanan yang kaya akan kandungan gula bisa menjadi pemicu kondisi tersebut. Kafein merupakan stimulan bagi tubuh. Tetapi efeknya dapat berbahaya, terlebih untuk orang-orang yang mempunyai gangguan jantung dan juga riwayat hipertensi.

Konsumsi kafein juga akan meningkatkan produksi asam lambung. Karena itu jangan heran jika Anda mengkonsumsi minuman dengan kandungan kafein yang tinggi maka tubuh akan gemetar dan terasa lemas, kadang perut juga terasa perih dan jantung berdebar-debar. Asupan gula berlebih juga bisa menyebabkan tubuh gemetar dan lemas.

Konsumsi gula berlebih secara tidak langsung akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Jika kadar gula darah terlalu tinggi, tubuh akan terasa lemas dan gemetar. Dan seseorang yang mempunyai riwayat penyakit diabetes pun mengalami akibat yang fatal karena gula darah yang tidak terkendali.
2. Kurang Tidur
Kurang tidur juga bisa menyebabkan badan gemetar dan lemas. Tidur sangat penting untuk proses regenerasi sel sekaligus untuk mengembalikan kebugaran tubuh setelah melakukan aktivitas seharian. Tidurlah setidaknya 6 jam per hari. Akibat kurang tidur dapat menyebabkan proses metabolisme terganggu. Bukan hanya itu, kurang tidur pun dapat meningkatkan resiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan juga gangguan kerja otak. Untuk menjaga kualitas tidur Anda, hindarilah mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol, terutama menjelang tidur.

3. Kurang Olah Raga

Kurang olahraga pun dapat mengakibatkan tubuh gemetar dan lemas karena kurangnya berolahraga dapat terkena gangguan metabolisme. Selain itu, peredaran darah dalam tubuh juga cenderung kurang lancar. Sistem metabolisme yang mengalami gangguan juga peredaran darah yang kurang lancar akan membuat tubuh kurang sehat.

Bukan hanya itu, seluruh bagian tubuh kita pun membutuhkan suplai oksigen yang cukup supaya dapat berutinitas dengan baik. Namun, ketika peredaran darah tidak lancar, suplai oksigen ke seluruh bagian tubuh juga akan terganggu. Akibatnya sel-sel dalam tubuh kekurangan oksigen dan tubuh terasa lemas.

4. Anemia

Anemia merupakan penyebab paling umum kenapa tubuh terasa lemas dan gemetar. Selain lemas dan gemetar, seseorang yang terkena anemia juga sering mengalami jantung berdebar-debar. Tubuh kita mampu melaksanakan berbagai aktivitas dengan optimal ketika jumlah darah yang disuplai ke seluruh bagian tubuh juga optimal. Tetapi di saat seseorang menderita anemia, jumlah darah tidak mencukupi untuk dijalankan ke seluruh bagian tubuh.
Selain itu, jantung juga akan bekerja lebih keras untuk memompa darah yang jumlahnya sedikit, akibatnya jantung terasa berdebar-debar dan tubuh gemetar. Anemia dipengaruhi dari pola makanan yang di konsumsi juga jumlah cairan menstruasi yang terlalu banyak saat haid.

5. Gangguan Tiroid

Tubuh yang gemetar dan juga terasa lemas juga bisa disebabkan karena produksi hormon tiroksin oleh kelenjar tiroid terlalu sedikit atau terlalu banyak. Kelenjar tiroid berperan penting dalam pengontrolan produksi hormon di dalam tubuh. selain itu, kelenjar tiroid juga berguna untuk mengontrol detak jantung, tekanan darah, dan juga suhu tubuh. Jika jumlah hormon tiroksin tidak seimbang, tentu kinerja jantung, tekanan darah, dan juga suhu tubuh menjadi tidak stabil. Hal tersebut juga menyebabkan tubuh terasa lemas dan gemetar.

6. Depresi

Stres berkepanjangan atau depresi akan memicu berbagai komplikasi. Emosi yang berlebihan dapat membuat nafsu makan berkurang dan dapat membuat tubuh lemas dan gemetar. Kondisi tersebut hanya mampu ditangani dengan mengatasi depresi tersebut.

Stres berkepanjangan juga akan menyebabkan gangguan jantung dan memicu tekanan darah tinggi. Produksi hormon stres yang berlebih juga akan memicu obesitas.

7. Kelainan pada Jantung

Jantung yang mendertia kelainan gejalnya adalah timbulnya dengan rasa nyeri dan juga penurunan berat badan yang drastis. Tubuh akan terasa sangat lemas, tidak bertenaga, dan gemetar. Kondisi tersebut terutama terjadi pada wanita. Jika Anda sering mengalami gangguan ketika melakukan olah raga atau justru merasa semakin memburuk setelah melakukan olah raga maka bisa jadi jantung Anda mengalami gangguan.

8. Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah terlalu rendah biasanya pun ditandai dengan rasa lemas dan ngantuk yang berlebih. Kepala biasanya juga akan terasa pusing ketika berdiri secara mendadak. Jika hal tersebut Anda alami, maka sebaiknya Anda mengatur pola asupan makanan yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Demikian beberapa faktor yang dapat menyebabkan tubuh gemetar dan lemas. Olah raga dengan teratur, mengatur pola asupan makanan, juga istirahat yang cukup akan membantu mengatasi keadaan itu. Hindari pula kebiasaan merokok atau lingkungan orang-orang yang merokok.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates