Thursday , 17 August 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Jenis Penyakit Stroke Iskemik dan Hemoragik

Seputar Jenis Penyakit Stroke Iskemik dan Hemoragik

Seputar Jenis Penyakit Stroke Iskemik dan Hemoragik

Seputar Jenis Penyakit Stroke Iskemik dan Hemoragik

Seputar Jenis Penyakit Stroke Iskemik dan Hemoragik

Seputar Jenis Penyakit Stroke Iskemik dan Hemoragik – Penyakit stroke tidak dapat diabaikan karena penyakit stroke mengakibatkan kualitas hidup pada penderitanya akan menjadi menurun. Stroke dapat mengakibatkan penderitanya tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya, apabila kondisi stroke sudah pada tahap berat maka penderitanya hanya dapat terbaring di tempat tidur tanpa dapat melakukan apa – apa. Sehingga untuk mengurus kebutuhan dirinya sendiri memerlukan bantuan dari orang lain.
Terdapat berbagai jenis penyakit stroke yang dapat terjadi. Berikut ini merupakan jenis penyakit stroke diantaranya :1. Stroke Iskemik
Stroke iskemik adalah stroke yang dapat terjadi apabila pembuluh darah menyalurkan darah kepada otak mengalami tersumbat. Sebanyak 90 % stroke yang dialami oleh masyarakat yaitu stroke pada jenis iskemik. Stroke ini akan dipicu oleh terjadinya penumpukan lemak yang terdapat di dinding pembuluh darah. Kolesterol dapat memicu mengakibatkan serangan jenis stroke ini. Tidak hanya dengan kolesterol, akan tetapi lemak serta berbagai zat yang melekat pada dinding pembuluh darah di arteri jantung akan menjadi pemicu dari jenis penyakit stroke iskemik.
Stroke iskemik dapat dibedakan menjadi 2 macam yakni sebagai berikut ini :

a. Stroke trombotik
Penyumbatan pada pembuluh darah dengan stroke trombotik diakibatkan oleh terjadinya penggumpalan darah pada pembuluh arteri yang akan semakin mengalami penyempitan sebagai akibat terdapat penggumpalan darah tersebut.

b. Stroke embolik
Stroke embolik adalah stroke yang diakibatkan dengan adanya trombus ataupun penggumpalan darah. Gelembung udara serta pecahan lemak juga dapat menjadi penyumbatan pada pembuluh darah yang terdapat pada organ jantung, dada dan leher. Sistem ini dapat menyebabkan kelainan jantung disebut dengan istilah fibrilasi atrium dengan demikian dapat menciptakan keadaan darah yang menggumpal tersebut dapat dipompa serta di edarkan menuju ke otak maka dari itu penyumbatan akan berubah ada di dalam otak.

2. Stroke Hemoragik
Stroke yang kedua merupakan jenis stroke hemoragik yang dapat ditandai dengan terjadinya pendarahan pada penderita stroke. Stroke ini banyak diakibatkan oleh pembuluh darah yang menimbulkan kebocoran dampaknya yaitu suplai darah yang menuju ke jaringan yang terdapat di otak akan menjadi terhenti. Selain itu, darah yang mengalir serta membanjiri tubuh dapat mematikan jaringan otak serta dapat mengganggu sel otak. Berikut merupakan dua jenis penyebab stroke hemoragikdiantaranya :

a. Intraserebral
Stroke ini merupakan keadaan stroke dimana akan terjadi pendarahan intraserebral yang terdapat di dalam otak. Kebanyakan pada pendarahan ini disebabkan oleh cedera otak. Pada saat seseorang terjatuh lalu bagian kepalanya terbentur maka mempunyai resiko untuk mengalami stroke sebagai akibat trauma otak. Selain akibat cedera otak, stroke jenis merupakan mengalami kelainan pada pembuluh darah.

b. Subarachnoid
Stroke ini merupakan jenis stroke yang dapat ditandai dengan terjadinya pendarahan yang terjadi di ruang subarachnoid. Subarachnoid merupakan ruang yang terdapat di antara lapisan dalam lapisan tengah yang terdapat di jaringan selaput otak. Stroke ini adalah keadaan medis yang darurat dengan demikian berdampak pada cacat yang permanen bahkan dapat menyebabkan kematian.

Berdasarkan lokasi pada kelumpuhan syarafntya penyakit stroke dapat dibedakan menjadi 2 jenis macam sebagai berikut ini :

1. Stroke Sebagian
Stroke sebagian adalah stroke di lokasi kelumpuhan hanya pada sebagian tubuh saja. Cirinya yaitu tubuh tidak dapat digerakkan sebagian saja namun sebagian tubuh yang lainnya dapat digerakkan.

2. Stroke Total
Stroke total adalah stroke di lokasi kelumpuhan syaraf yang terjadi di seluruh tubuh. Cirinya yaitu seluruh tubuh dapat mengalami kelumpuhan dengan demikian seluruh anggota tubuh tidak dapat digerakkan.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates