Wednesday , 13 December 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Efek Buruk Tidur Terlalu Lama

Efek Buruk Tidur Terlalu Lama

Efek Buruk Tidur Terlalu Lama

Efek Buruk Tidur Terlalu Lama

Efek Buruk Tidur Terlalu Lama

Efek Buruk Tidur Terlalu Lama – Siapa sih, yang tidak menikmati tidur? Tiduran di kasur yang empuk, sambil memeluk guling, ditambah juga dengan AC bersuhu dingin membuat kita nyaman dan rasanya ingin terus tidur, ketimbang mesti bekerja atau beraktivitas.
Namun, jika kita mengikuti kata hati dan terus tidur melebihi jam tidur normal yang direkomendasikan oleh para ahli, ternyata ada banyak bahaya yang bisa mengancam.

Secara umum, tidur adalah cara terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh agar jadi bugar lagi. Khususnya ketika tidur di malam hari, untuk bisa beraktivitas esok harinya. Kurang tidur bisa membuat kita sulit berkonsentrasi, menurunkan daya analisis, menghambat kreativitas, sampai memicu timbulnya penyakit-penyakit tertentu.

Tetapi, terlalu banyak tidur pun dapat memicutimbulnya dampak yang kurang lebih sama dengan kurang tidur. Kurang tidur pun meningkatkan tumbulnya berbagai penyakit, bahkan kematian. Menapa bisa seperti itu?
Kenapa kita bisa tidur terlalu lama?

Para peneliti menjelaskan ada dua faktor yang bikin kita bisa tidur terlalu lama (terlalu lama di sini adalah lebih dari 9 jam), yaitu depresi dan status sosioekonomi rendah. Keduanya memberikan efek pada kondisi kesehatan kita secara langsung maupun tidak langsung.

Orang yang memiliki status sosioekonomi rendah atau orang kurang mampu biasanya menghindari pergi ke rumah sakit atau ke dokter karena biaya yang mahal. Dan hal ini membuat mereka cenderung mengabaikan tanda-tana tubuh yang terkena penyakit serius lain, yaitu salah satunya mungkin membuat mereka tidur terlalu lama.

Tapi pada dasarnya, waktu tidur kita juga tergantung pada usia dan tingkat aktivitas kita, juga dengan kondisi tubuh dan kebiasaan gaya hidup. Untuk orang yang mengalami hypersomnia, tidur terlalu lama bukan disebabkan kemalasan, tetapi memang menjadi salah satu gangguan medis.

Hypersomnia membuat orang perlu tidur sangat lama, yang tidak bisa digantikan dengan tidur siang. Oleh karena itu, disaat tidur malam, orang yang mengalami hipersomnia butuh waktu yang lebih lama ketimbang orang normal. Akibatnya, mereka bisa mengalami gejala kecemasan, loyo, dan masalah ingatan karena waktu tidur yang sangat lama.

Sleep apnea obstruktif, gangguan yang menyebabkan seseorang untuk berhenti bernafas sejenak ketika tidur, juga mampu meningkatnya kebutuhan untuk tidur. Ini karena sleep apnea mengganggu siklus tidur normal.
Tapi tenang, jangan takut. Pastinya tidak semua orang yang suka tidur terlalu lama (termasuk Anda mungkin) mempunyai gangguan tidur. Bisa jadi faktor lain dari terlalu lama tidur dikarenakan zat-zat tertentu, misalnya alkohol dan beberapa obat resep. Kondisi medis lainnya seperti depresi, bisa menyebabkan orang terlalu lama tidur.

Penyakit yang muncul karena tidur terlalu lama
Disaat Anda tidur terlalu lama dan merasakan ada yang “salah” dengan tubuh Anda, dan hal itu akan mengganggu aktivitas Anda, sebaiknya Anda memeriksakan diri Anda ke dokter. Mungkin saja Anda menderita beberapa penyakit seperti :

1. Diabetes
Beberapa studi menunjukkan kalau orang yang tidur terlalu lama atau kurang tidur, cenderung mengembangkan penyakit diabetes.

2. Penyakit jantung
Studi Kesehatan Perawat melibatkan sekitar 72.000 wanita. Analisis tersebut memperlihatkan bahwa dari wanita yang tidur 9-11 jam per malam, 38% di antaranya akan menderita penyakit jantung koroner, dibandingkan wanita yang tidur 8 jam per malam. Tetapi, para peneliti belum dapat mengidentifikasi alasan kenapa hubungan penyakit jantung dengan terlalu banyak tidur.

3. Cepat lupa
Tidur baik untuk memperkuat kemampuan mengingat. Namun, kalau Anda tidur lebih dari 9 jam per hari, Anda justru akan merasakan dampak sebaliknya. Tidur berlebihan atau terlalu lama akan memperlambat peran sel otak, yang akan memicu gejala-gejala lupa atau pikun.

4. Depresi
Banyak studi yang mempelajari masalah ini, bahkan para ahli menyebutkan 15% penderita depresi suka tidur terlalu lama. Beberapa di antaranya menyatakan penderita depresi cenderung tidur lebih lama daripada orang normal. Sedihnya, tidur terlalu lama pun akan memperburuk masalah depresi orang tersebut.

5. Sakit punggung
Orang yang tidur terlalu lama cenderung bisa lebih sering menderita sakit punggung, kecuali bila tidur di kasur khusus yang disesuaikan dengan kondisi tubuhnya. Tetapi kalau Anda merasa tidak nyaman dan takut kondisi semakin buruk, seharusnya Anda segera periksakan diri Anda ke dokter.

6. Obesitas
Ketika kita tidur, metabolisme tubuh berjalan lebih lambat, sehingga ketika kita tidur terlalu lama, cepat atau lambat kita bisa terancam obesitas. Di sebuah studi, orang yang tidur terlalu lama akan memicu 21% terkena obesitas ketimbang orang normal.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates