Sunday , 22 October 2017
artikel terbaru :
Home » Knowledge » Pernahkah Anda Merasakan Peristiwa Deja-vu?

Pernahkah Anda Merasakan Peristiwa Deja-vu?

Pernahkah Anda Merasakan Peristiwa Deja-vu?

Pernahkah Anda Merasakan Peristiwa Deja-vu?

Pernahkah Anda Merasakan Peristiwa Deja-vu?

Pernahkah Anda Merasakan Peristiwa Deja-vu? – Pernahkah anda merasa atau mengalami suatu kejadian yang sebelumnya sudah terjadi pada anda? Seperti contohnya adalah anda pernah berkunjung ke suatu pulau, yang mana pulau tersebut sebenarnya baru pertama kali anda kunjungi namun anda merasa pernah mengunjungi pulau itu sebelumnya. Atau kejadian yang sederhana lainnya, mungkin seperti  mengenali seseorang yang pada kenyataanya orang asing namun anda merasa orang tersebut sangat dekat dengan dunia anda atau sebagainya. Percaya atau tidak, namun pada umumnya semua orang pernah mengalami hal ini. Peristiwa ini dinamaka sebagai Deja-vu.

Istilah déjà vu berasal dari bahasa Prancis dan pertama kali diperkenalkan oleh seorang peneliti bidang psikolog dari Prancis yaitu Emile Boirac. Déjà vu adalah suatu peristiwa atau kejadian yang dialami oleh seseorang yang mana ia merasa yakin bahwa sebelumnya telah mengalami peristiwa tersebut sebelumnya tetapi tidak tahu kapan pastinya. Selain itu, seseorang yang mengalami hal tersebut dapat merasakan suatu kesamaan pada peristiwa yang telah dialaminya di masa lalu atau sudah pernah melihat hal tersebut dalam mimpinya. Banyak orang mendefinisikan déjà vu sebagai gangguan pada otak sedangkan yang lainnya berpendapat bahwa déjà vu berhubungan erat dengan kehidupan lain di masa lalu. Orang yang sering mengalami Deja-vu dikatakan lebih cerdas daripada orang yang jarang atau tidak pernah Deja-vu .

Ada tiga jenis déjà vu, yaitu :

1.Deja Senti (memikirkannya) adalah fenomena kejiwaan yang mana sesuatu yang dirasakan pada masa lalu tersebut sangat mirip atau merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan sekarang atau sebaliknya yang dirasakan sekarang hampir sama dengan peristiwa yang dirasakan pada masa lalu.

2. Deja Vecu (mengalami) adalah suatu perasaan yang dialami seseorang dimana dirinya mengetahui apa yang akan terjadi atau merasa telah mengingat kejadian tersebut pada waktu sebelumnya.

3.Deja Visite (mengunjungi) adalah seseorang yang sedang mengunjungi suatu tempat yang benar-benar baru dan belum pernah dikunjungi sebelumnya akan tetapi ia merasakan sudah pernah mengunjungi tempat tersebut sebelumnya.

Menurut pandangan ilmiah, penjelasan tentang Deja-vu masih belum dipahami dan terpecahkan sepenuhnya, bahkan masih menjadi suatu misteri penyebabnya. Teori teori yang baru muncul:

*Deja vu mungkin saja kontradiksi dari ruang dan waktu itu sendiri apakah itu dari ingatan masa depan atau dimensi lain? Atau bisa dikatakan berasal dari kehidupan sebelumnya (reinkarnasi ) dari ingatan pada kehidupan sebelumnya (mystic).

*Deja vu mungkin terjadi apabila bagian otak bernama rhinal cortex meningkatkan pengalaman familiar atau samar-samar tanpa diingat kembali oleh memori otak (sirkuit hippocampal). Dalam hal ini mungkin seseorang memiliki pengalaman familiar tentang suatu tempat atau seseorang, kemudian lupa karena lamanya waktu. Pada suatu hari, anda kembali ketempat tersebut dan mengalami Deja vu padahal sebelumnya hal itu pernah terjadi.

*Deja vu merupakan warisan ingatan (memori) yang ikut diturunkan dari DNA orang tua kepada anaknya. Hal ini menyebabkan kita seakan akan pernah melakukan atau mengalami hal serupa padahal sebenarnya berasal dari rangsangan memori sel keturunan yang menyatakan bahwa pernah terjadi pada orang tua kita atau kehidupan sebelum kita.

About eka kurniawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates