Sunday , 22 October 2017
artikel terbaru :
Home » Info Kesehatan » Seputar Sakit pada Tulang Kering

Seputar Sakit pada Tulang Kering

Seputar Sakit pada Tulang Kering

Seputar Sakit pada Tulang Kering

Seputar Sakit pada Tulang Kering

Seputar Sakit pada Tulang Kering – Rasa sakit pada tulang kering atau disebut dengan istilah shin splints atau disebut dengan bidai tulang kering. Keadaan ini merupakan suatu gangguan pada kesehatan dimana terdapat tekanan berulang di bagian tulang kering dan di jaringan ikat. Jaringan ikat merupakan suatu jaringan yang berfungsi untuk perekat otot pada tulang.
Untuk yang jarang melakukan olahraga, terutama dengan olahraga lari, biasakanlah terlebih dahulu melakukan pemanasan secara baik serta cukup lama. Sebab dengan olahraga lari akan meningkatkan resiko bidai tulang kering atau resiko tulang kering sakit. Tidak hanya itu, dengan berlari di permukaan terjal serta keras akan membuat sakit pada tulang kering.

Selain dengan olahraga lari, olahraga bola basket, tenis dan bulu tangkis juga dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit tulang kering, khususnya pada saat ada gerakan mulai serta berhenti dalam olahraga tersebut.
Pada dasarnya bahwa letak tulang kering yakni di kaki bagian bawah serta rasa nyeri yang akan terjadi dapat dirasakan di sepanjang tulang yang akan membuat penderitanya menjadi tidak nyaman. Gejala yang paling utama akan dirasakan sakit pada tulang kering yakni nyeri di bagian dalam sepanjang tulang. Akan tetapi pada beberapa kasus, terdapat penderita mengalami pembengkakan pada bagian kaki bawah. Rasa sakit ini akan meningkat serta semakin serius.

Berikut merupakan faktor risiko yang dapat meningkatkan potensi seseorang mengalami sakit pada tulang kering diantaranya:
1. Penggunaan sepatu olahraga yang kurang pas dengan demikian tidak nyaman pada saat dipakai bergerak.
2. Latihan militer
3. Obesitas atau berat badan yang berlebihan.
4. Pergelangan kaki tidak begitu kuat dan akan cenderung lemah.
5. Otot betis yang terlalu kencang.
6. Permukaan kaki datar ataupun yang melengkung terlalu ke dalam.
7. Terdapat jaringan penghubung otot betis ke bagian tulang tumit yang kencang.

Berikut merupakan metode diagnosa terhadap tulang kering yang mengalami sakit, diantaranya:
1. Menanyai pasien
Dokter akan bertanya kepada pasien terkait gejala yang dialami.

2. Pemeriksaan fisik
Kemudian fisik pasien akan diperiksa agar dapat melihat apakah terdapat tanda – tanda inflamasi pada bagian tulang kering.

3. Pemindaian
Metode diagnosa dengan melakukan pemindaian seperti dengan menggunakan X-ray kemungkinan akan diterapkan agar hasil pemeriksaan dapat lebih detil.

Adapun kemungkinan – kemungkinan lain yang dapat mengakibatkan rasa sakit di bagian tulang kering sebagai berikut:
1. Penyakit Paget pada tulang.
2. Infeksi
3. Pasokan darah yang kurang ke kaki bagian bawah.
4. Radikulopati
5. Tulang kering retak
6. Hernia otot
7. Tumor
Tujuan melakukan pengobatan yakni membuat kondisi kembali seperti semula dengan aman. Pada saat melakukan aktivitas dengan terlalu cepat, ini dapat membuat cedera akan lebih serius serta metode pengobatan RICE dapat di coba, sebagai berikut:
1. Rest
Disarankan untuk melakukan istirahat dengan menghindari aktivitas yang berat ataupun aktivitas yang berkaitan dengan gerakan kaki yang terlalu banyak supaya keadaan kaki tidak makin serius.

2. Ice
Selain dengan istirahat, maka penderita tulang kering yang mengalami sakit dapat menggunakan es sambil dengan memijatnya dengan waktu kurang lebih 20 menit.

3. Compress
Latihan peregangan ataupun dengan pijatan bisa sangat membantu agar otot – otot kaki yang cedera dapat kembali kuat serta bahkan semakin kuat.

4. Elevation
Melakukan angkat kaki secara rutin. Gunakanlah bantal pada kaki agar kaki dapat diangkat tanpa merasa tidak nyaman.

Cara Mencegah Sakit pada Tulang Kering
Tulang kering bisa dicegah untuk tidak gampang cedera ataupun sakit, yakni sebagai berikut:
1. Selalu gunakan sepatu olahraga yang sesuai dengan kaki, dan pilih sepatu dengan menggunakan bantalan ataupun sol yang sesuai dengan bentuk kaki Anda.

2. Hindari melakukan olahraga di permukaan lantai yang begitu keras.

3. Secara bertahap, cobalah dengan meningkatkan kekuatan serta fleksibilitas dari otot tubuh supaya tidak mudah sakit atau cedera.

4. Pemanasan merupakan hal wajib sebelum melakukan olahraga.

About yanti nurjayanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates