Monday , 24 July 2017
artikel terbaru :
Home » Uncategorized » Tanda-Tanda Anda Perlu Resign dari Kantor Secepatnya

Tanda-Tanda Anda Perlu Resign dari Kantor Secepatnya

Tanda-Tanda Anda Perlu Resign dari Kantor Secepatnya

Tanda-Tanda Anda Perlu Resign dari Kantor Secepatnya

Tanda-Tanda Anda Perlu Resign dari Kantor Secepatnya

 

Tanda-Tanda Anda Perlu Resign dari Kantor Secepatnya – Saat harus resign dari perusahaan tempat kita bekerja bukanlah pilihan yang mudah. Terutama untuk karyawan yang sudah bertahan selama bertahun-tahun di perusahaan tersebut.

Namun ada kalanya Anda harus resign demi masa depan yang lebih baik. Anda pasti punya cita-cita untuk jadi sukses, bukan? Terkadang, peluang karier yang lebih baik Cuma didapat dengan mengundurkan diri dari perusahaan lama, dan mencari yang baru.

Kenali dulu delapan tanda Anda harus resign secepatnya dari tempat Anda bekerja sekarang.

1. Masa depan perusahaan makin suram
Waspada bila pemasukan perusahaan menurun drastis hingga mencapai 70 persen selama lebih dari tiga bulan. Dewan direksi juga setiap tahun selalu berubah-ubah dan mengalami pergantian, namun tidak ada memiliki solusi tepat untuk perusahaan.

Tidak ada inovasi juga yang bisa dilakukan oleh para petinggi perusahaan. Sebagian besar manajer dan group head mulai resign satu persatu.

Misalnya hal itu terjadi di perusahaan tempat Anda bekerja, sebaiknya ini merupakan sinyal untuk Anda segera mencari “sekoci penyelamat” atau tempat kerja baru.

Ketika menjumpai fenomena ini, segera cari blowongan pekerjaan. Jangan menunda-nunda, karena peringatan PHK dapat muncul kapan saja.

2. Tidak ada jenjang karier yang baik
Kinerja Anda sangat bagus. Anda juga merupakan seseorang yang selalu bisa mencapai target dalam semua program kerja. Namun bonus-bonus atau hadiah yang Anda terima cuma piagam penghargaan setiap tahun sebagai
“Employee of the Year”, dan bukan kenaikan jabatan.

Jika Anda mengalami hal ini, untuk apa menetap lama di perusahaan tersebut? Terutama bagi Anda yang masih muda alias berusia 20 tahunan. Sudah waktunya menemukan tantangan baru di perusahaan baru.

3. Sering tidak dipercaya mengemban tanggung jawab

Anda memiliki kemampuan yang baik dalam menyelesaikan tugas, namun karena “politik kantor”, Anda malahan tidak dilibatkan dalam proyek-proyek penting yang sedang berjalan. Itu tandanya, budaya di tempat Anda bekerja tidak sehat.

Tak jarang orang mengalami fenomena diskriminasi seperti ini. Diskriminasi pekerjaan bisa saja disebabkan karena masalah sosial, seperti agama, ras, faktor pendidikan, dan bahkan masalah sederhana seperti faktor suka atau tidak suka si atasan terhadap karyawan.

4. Anda lebih kompeten dari sang bos

Sang bos sangat tergantung kepada Anda, dan tak jarang mereka memberi kebebasan dan fleksibilitas karena Anda memang lebih paham semua hal dibanding dia.

Mengapa mesti resign segera kalau Anda berada di posisi ini? Coba tanya diri Anda sendiri, mengapa yang jadi bos dia, dan bukan Anda yang jauh lebih berkompeten? Rugi banget kan kalau harus kerja untuk atasan yang kapasitasnya masih di bawah kita.

5. Dipimpin oleh atasan yang tidak baik

Faktor atasan juga menjadi penentu apakah Anda pantas bertahan lama di perusahaan ini atau tidak. Sebab di dunia kerja, yang Anda cari ialah “bos yang baik”. Seberat apa pun pekerjaan, kalau Anda jalani dan sang bos sanggup memotivasi.

Bila sang bos memiliki tingkat kepemimpinan yang buruk, dan mementingkan diri sendiri, ini akan menjadi tanda bahwa Anda harus resign secepatnya.

6. Tidak ada tantangan lagi di tempat Anda bekerja

Anda mungkin sangat mencintai perusahaan tempat Anda bekerja. Keuntungan dan bonus pun telah anda dapat dan rasakan. Apa pun tugas yang diberikan, Anda bisa selesaikan dengan cepat. Akibatnya, Anda jadi terlalu santai, karena pekerjaan sekarang sudah tidak menantang lagi.

Mengajak atasan Anda untuk bicara dan memikirkan promosi jabatan untuk Anda agar dapat menjalankan tanggungjawab yang lebih besar dengan gaji yang sesuai. Namun jika hal tersebut sepertinya mustahil, segeralah cari pekerjaan baru dan resign agar kemampuan Anda tetap terasah dan terus berkembang.

7. Kebutuhan hidup bertambah tapi gaji biasa
Dengan perjalanan waktu, keperluan Anda pastilah akan bertambah dan seharusnya hal itu juga diikuti dengan kenaikan gaji. Gaji yang stagnan tentu tidak akan bisa membantu Anda untuk menabung dengan jumlah yang lebih banyak.

Ujung-ujungnya, Anda harus berhemat mengurangi pengeluaran. Kalau yang dikurangi adalah pengeluaran yang bersifat konsumtif mungkin tidak masalah. Namun apabila sudah membahas soal seperti uang makan, bayar listrik, dan lainnya? Itu namanya tidak realistis.
Anda harus resign demi mendapat penghasilan yang lebih baik. Mau sampai kapan menerima gaji pas-pasan?

8. Mengganggu kehidupan Anda
Kerja keras boleh, tapi jangan lantas hal itu mengganggu kehidupan pribadi Anda. Jangan sampai karena urusan kerja, Anda jadi kurang liburan, bersosialisasi dengan teman, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Lebih baik resign dan cari perusahaan baru, sehingga Anda bisa mengemban beban pekerjaan yang wajar.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, meski Anda harus resign secepatnya, bukan berarti ini boleh dilakukan sebelum pekerjaan baru sudah di tangan. Sekarang ini, tidak sedikit perusahaan yang mengurangi pegawai untuk efisiensi. Maksudnya, tidak mudah untuk Anda untuk memperoleh pekerjaan baru.
Melamar kerja saat berstatus “menganggur” jelas tidak tenang, apalagi jika tabungan terbatas. Jadi, pastikan Anda sudah mendapat pekerjaan di tempat yang baru sebelum mengajukan surat resign.

About putri indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates